Cristiano Ronaldo dan Aksi Boikot: 3 Momen CR7 Menolak Bermain Sepanjang Kariernya, Termasuk di Man United

Bola.net - Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa. Namun, di balik profesionalismenya di atas lapangan, megabintang asal Portugal itu juga tak jarang menunjukkan sikap keras ketika merasa tidak diperlakukan sesuai ekspektasi.
Sepanjang kariernya, tercatat beberapa momen kontroversial saat Ronaldo memilih menolak bermain sebagai bentuk protes. Terbaru, aksi tersebut kembali mencuat bersama Al Nassr.
Berikut rangkuman tiga peristiwa penting ketika CR7 menolak tampil dan dampak yang mengikutinya.
Februari 2026: Ronaldo Boikot Laga Al Nassr

Cristiano Ronaldo dipastikan tidak akan tampil dalam laga Al Nassr kontra Al Riyadh, meski kondisinya dinyatakan sepenuhnya fit. Kabar ini dikonfirmasi jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano.
Belakangan terungkap, absennya Ronaldo bukan disebabkan cedera, melainkan ketidakpuasan terhadap manajemen klub. Ia menilai Al Nassr tidak mendapatkan dukungan finansial setara dengan klub-klub besar lain di Liga Arab Saudi yang juga berada di bawah naungan Saudi Public Investment Fund (PIF), seperti Al Hilal, Al Ahli, dan Al Ittihad.
Kekecewaan Ronaldo kian memuncak setelah rival utama Al Nassr, Al Hilal, semakin kuat dan bahkan merekrut Karim Benzema. Situasi ini membuat CR7 merasa peluang Al Nassr meraih gelar liga pertamanya bersamanya mulai menipis, terutama setelah bursa transfer Januari yang dinilai kurang agresif.
Meski Al Nassr diprediksi tetap mampu mengalahkan Al Riyadh yang berada di papan bawah, keputusan Ronaldo absen dinilai sebagai pesan protes yang ingin ia sampaikan secara terbuka. Kini publik menanti, apakah sikap ini akan memicu perubahan di internal klub.
Oktober 2022: Konflik Memuncak di Manchester United

Hubungan Cristiano Ronaldo dengan Erik ten Hag sejak awal memang tidak harmonis. Ketegangan mencapai puncaknya saat Ronaldo menolak masuk sebagai pemain pengganti dalam laga Premier League melawan Tottenham Hotspur.
Merasa tidak dihargai, Ronaldo memilih meninggalkan stadion sebelum pertandingan usai. Aksi tersebut langsung menjadi sorotan dunia dan berujung pada sanksi internal klub.
Dalam wawancara kontroversial bersama Piers Morgan, Ronaldo mengakui penyesalannya, meski tetap merasa diprovokasi. Ia menilai keputusan memainkan dirinya hanya beberapa menit di akhir laga sebagai bentuk ketidakrespekkan terhadap status dan kontribusinya.
Tak lama setelah insiden tersebut, Ronaldo hanya tampil dua kali lagi di liga sebelum akhirnya berpisah dengan Manchester United melalui kesepakatan bersama pada November 2022.
Agustus 2021: Awal Perpisahan dengan Juventus

Sebelum kembali ke Old Trafford, Ronaldo lebih dulu menunjukkan sikap tegas di Juventus. Ia secara terbuka meminta tidak dimainkan pada laga kandang pertama musim 2021/2022 melawan Empoli, di tengah keinginannya hengkang dari Turin.
Keputusan itu berujung pahit bagi Juventus yang kalah 0-1. Beberapa hari kemudian, Ronaldo resmi kembali ke Manchester United, sesuai dengan keinginannya.
Pelatih Juventus saat itu, Massimiliano Allegri, mengonfirmasi bahwa Ronaldo memang sudah tidak berniat melanjutkan karier bersama Bianconeri. Meski demikian, Allegri tetap memberikan apresiasi atas kontribusi sang bintang.
Selama tiga musim di Italia, Ronaldo mencatatkan 101 gol dari 134 pertandingan dan mempersembahkan lima trofi domestik, meski gagal mewujudkan ambisi menjuarai Liga Champions.
Sikap Tegas Cristiano Ronaldo

Tiga momen tersebut menunjukkan satu benang merah: Cristiano Ronaldo selalu memilih bersuara ketika merasa prinsip dan ambisinya tidak sejalan dengan klub.
Bagi sebagian pihak, sikap ini dianggap egois. Namun bagi pendukungnya, tindakan tersebut mencerminkan mental juara yang menuntut standar tinggi, baik dari dirinya sendiri maupun dari tim yang dibelanya.
Kini, di usia hampir 41 tahun, Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian. Bukan hanya karena gol-golnya, tetapi juga karena sikapnya yang terus memantik perdebatan di dunia sepak bola.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siapa Emil Holm? Sosok Bek Sayap Raksasa 191cm Milik Juventus!
Liga Italia 3 Februari 2026, 12:41
-
Apa Alasan Juventus Rekrut Jeremie Boga-Emil Holm dan Tolak Mauro Icardi?
Liga Italia 3 Februari 2026, 11:19
-
Juventus Rekrut Emil Holm, Rugani dan Joao Mario Dipinjamkan
Liga Italia 3 Februari 2026, 09:42
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City saat Hajar Newcastle: 3 Pemain The Citizens Diganjar Nilai 8
Liga Inggris 5 Februari 2026, 06:29
-
Final Carabao Cup 2025-2026: Arsenal vs Man City
Liga Inggris 5 Februari 2026, 06:15
-
Hasil Inter vs Torino: Nerazzurri Lolos ke Semifinal, Tunggu Napoli atau Como
Liga Italia 5 Februari 2026, 05:31
-
Nonton Live Streaming Inter vs Torino di ANTV - Coppa Italia 2025/2026
Liga Italia 5 Februari 2026, 01:30
-
Tempat Menonton Inter vs Torino di Coppa Italia: Tayang di TV Mana?
Liga Italia 5 Februari 2026, 01:05
-
Tempat Menonton Man City vs Newcastle di Semifinal Carabao Cup: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 5 Februari 2026, 00:43
LATEST EDITORIAL
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42



















KOMENTAR