
Bola.net - Timnas Palestina menciptakan kejutan besar di ajang FIFA Arab Cup. Singa Kanaan sukses menumbangkan tuan rumah sekaligus juara Asia, Qatar.
Laga panas di Grup A ini berakhir dengan skor tipis 1-0. Stadion Al-Bayt menjadi saksi bisu drama yang sangat emosional tersebut.
Kemenangan ini diraih lewat cara yang sangat dramatis pada masa injury time. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Julen Lopetegui.
Namun bagi Palestina, tiga poin ini bermakna jauh lebih dalam. Ini adalah simbol perlawanan dan harga diri di tengah penderitaan bangsa.
Blunder Fatal di Menit Akhir
Palestine claim their first Arab Cup victory after a dramatic late Qatar own goal pic.twitter.com/5FGFxXI0Dx
— Leyla Hamed (@leylahamed) December 1, 2025
Petaka bagi Qatar datang tepat saat laga tampaknya akan berakhir imbang. Serangan balik cepat Palestina menghancurkan konsentrasi pertahanan tuan rumah.
Pemain pengganti, Ahmad al-Qaq, melepaskan umpan silang mendatar yang sangat berbahaya. Bola itu memaksa bek Qatar, Sultan Al-Brake, melakukan kesalahan fatal.
Al-Brake justru membelokkan bola ke gawangnya sendiri alias gol bunuh diri. Gol "berdarah" ini langsung membungkam ribuan suporter tuan rumah yang memadati stadion.
Sebaliknya, momen ini memicu perayaan emosional yang tak terlupakan. Para pemain dan fans Palestina larut dalam tangis haru kemenangan.
Tembok Kokoh Rami Hamada
Kemenangan Palestina tak lepas dari performa heroik sang penjaga gawang, Rami Hamada. Ia menjadi mimpi buruk bagi barisan penyerang bintang Qatar.
Rami Hamada tampil luar biasa sepanjang 90 menit pertandingan. Ia menggagalkan sejumlah peluang emas dari Akram Afif hingga Edmilson Junior.
Disiplin taktis Palestina juga membuat penguasaan bola Qatar menjadi sia-sia. Serangan bertubi-tubi The Maroons selalu mentah di pertahanan lawan yang bermain militan.
Struktur pertahanan rapat ini benar-benar membuat Qatar frustrasi. Tempo permainan lawan berhasil diredam dengan kerja keras kolektif yang spartan.
Kejutan di Grup Neraka
Grup A FIFA Arab Cup benar-benar penuh dengan hasil tak terduga. Sebelumnya, Suriah juga berhasil menumbangkan unggulan lainnya, Tunisia.
Gol tendangan bebas akurat Omar Kharbin memastikan kemenangan tipis 1-0. Hasil ini membuat persaingan lolos ke fase gugur makin sulit ditebak.
Palestina kini menatap laga kontra Tunisia dengan mentalitas baja dan momentum positif. Semangat mereka sedang membara usai menaklukkan raksasa Asia.
Sementara itu, Qatar harus segera bangkit dan menata ulang strategi. Mereka wajib menang lawan Suriah jika tidak ingin angkat koper lebih awal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Arab Cup: Dramatis, Palestina Bungkam Qatar Lewat Gol Bunuh Diri di Menit Akhir
Asia 2 Desember 2025, 10:07
-
Hasil Pertandingan Malaysia vs Palestina: Gol Kilat Figueiredo Akhiri Penantian 24 Tahun
Asia 9 September 2025, 04:44
-
Hasil Palestina vs Oman: Skor 1-1
Piala Dunia 11 Juni 2025, 03:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
-
Tiket Persib vs Persija Sold Out, GBLA Bakal Dipenuhi Bobotoh
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR