
Bola.net - Thailand menyelamatkan muka negara ASEAN di Piala Asia 2023. Mereka jadi satu-satunya tim yang berhasil menghindari kekalahan di matchday 1, bahkan bisa meraih kemenangan.
Jumat, 12 Januari 2024 kemarin, Piala Asia 2023 kick-off di Qatar, negara tuan rumah. Opening Ceremony pun terlihat berlangsung mewah dan meriah, salah satu yang terbaik sepanjang sejarah.
Nah, Qatar mengawali langkahnya di Grup A Piala Asia 2023 dengan sempurna, Jumat (12/1/2024). Tuan rumah sekaligus juara bertahan itu menumbangkan Lebanon tiga gol tanpa balas.
Per hari ini, Rabu 17 Januari 2024, matchday 2 Piala Asia 2023 sudah beres dimainkan. Ada empat negara ASEAN yang berlaga di kompetisi kali ini, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.
Nah di antara empat perwakilan tersebut, hanya Thailand yang bisa menyelamatkan muka negara ASEAN.
Vietnam, Indonesia, dan Malaysia kalah
Sudah menjadi rahasia umum bahwa negara-negara ASEAN bakal selalu kesulitan di Piala Asia. Level permainan dan kualitas pemain masih di bawah negara-negara Asia lainnya, seperti dari Asia Timur dan Asia Barat.
Kali ini pun kasusnya demikian. Vietnam jadi yang pertama bermain, kontra Jepang di Grup D, satu grup dengan Indonesia. Sempat melawan, pada akhirnya Vietnam harus mengaku kalah dengan skor 2-4.
Setelahnya, giliran Indonesia yang dipaksa mengaku kalah oleh Irak. Skuad Shin Tae-yong dirugikan kontroversi VAR yang menguntungkan Irak. Kalah dengan skor 1-3.
Kemarin, Selasa 16 Januari 2024, Malaysia pun harus mengakui kekuatan Yordania, kalah dengan skor telak 0-4. Saat ini, Indonesia dan Malaysia sama-sama jadi juru kunci di grup masing-masing.
Thailand menang, selamatkan muka ASEAN
Nah, ketika tiga tetangganya kalah di laga pertama, Thailand menolak ikut-ikut. Mereka sedikit diuntungkan karena harus menghadapi lawan yang relatif lebih mudah, Kirgistan.
Thailand tampil efektif untuk mengamankan kemenangan 2-0. Supachai Chaided mencetak brace, menundukkan Kirgistan yang sebenarnya bermain lebih dominan.
Kemenangan Thailand ini jadi satu-satunya hal positif di tengah rapor merah wakil ASEAN di Piala Asia 2023 Qatar.
Hasil Piala Asia 2023
Matchday 1
Jumat, 12 Januari 2024
Qatar 3-0 Lebanon
Sabtu, 13 Januari 2024
Australia 2-0 India
China 0-0 Tajikistan
Minggu, 14 Januari 2024
Uzbekistan 0-0 Suriah
Jepang 4-2 Vietnam
Uni Emirat Arab 3-1 Hong Kong
Senin, 15 Januari 2024
Iran 4-1 Palestina
Korea Selatan 3-1 Bahrain
Indonesia 1-3 Irak
Selasa, 16 Januari 2024
Malaysia 0-4 Yordania
Thailand 2-0 Kirgistan
Rabu, 17 Januari 2024
Arab Saudi 2-1 Oman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyerang Timnas Indonesia Beber Keunggulan Pemain Diaspora Dibanding Pemain Lokal
Tim Nasional 17 Januari 2024, 21:16
-
Mengapa Ada Banyak Nama Nguyen di Timnas Vietnam?
Tim Nasional 17 Januari 2024, 15:17
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR