Terjun ke FIFA Series 2026, Ini 4 Amunisi Baru yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia

Terjun ke FIFA Series 2026, Ini 4 Amunisi Baru yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (tengah) berdiskusi dengan Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza (kiri) (c) Dok. Persija Jakarta

Bola.net - John Herdman akan segera menjalani laga perdananya bersama Timnas Indonesia saat skuad Garuda terjun di ajang FIFA Series 2026.

Kesempatan itu bisa digunakan oleh Herdmann untuk mencoba beberapa amunisi baru yang bermain di BRI Super League 2025/2026. Mereka sebelumnya belum pernah Alanilani debut bersama Timnas Indonesia.

Para pemain itu memang kalah mentereng dibandingkan nama-nama lokal yang sudah lebih dahulu gabung skuad Merah Putih. Namun performa mereka layak dipertimbangkan karena tampil apik di BRI Super League.

Siapa saja para pemain itu? Berikut ulasannya.

1 dari 4 halaman

Teja Paku Alam

Teja Paku Alam menggagalkan penalti David da Silva pada laga Persib Bandung lawan Malut United di pekan ke-12 BRI Super League (c) Dok. Persib Bandung

Teja Paku Alam menggagalkan penalti David da Silva pada laga Persib Bandung lawan Malut United di pekan ke-12 BRI Super League (c) Dok. Persib Bandung

Banjirnya penjaga gawang asing di BRI Super League 2025/2026 tampaknya tak mempengaruhi nasib Teja Paku Alam sebagai kiper utama Persib Bandung. Teja saat ini juga menjadi salah satu kiper lokal yang paling istimewa.

Teja sejauh ini sudah berhasil mencatatkan 12 kali nirbobol dari 18 pertandingan. Jumlah ini menjadi yang tertinggi jika dibandingkan seluruh penjaga gawang yang berlaga pada musim 2025/2026 ini. Tidak hanya itu, gawangnya juga hanya kebobolan delapan gol saja.

Dengan performa semacam ini, penjaga gawang berusia 31 tahun itu layak mendapatkan kesempatan dari John Herdman. Apalagi, sepanjang kariernya, Teja belum pernah mengukir debut bersama skuad Garuda meski beberapa kali dipanggil.

2 dari 4 halaman

Eksel Runtukahu

Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, layak menjadi salah satu opsi yang dipanggil John Herdman pada ajang FIFA Series mendatang. Dia merupakan penyerang lokal yang punya kiprah paling istimewa di BRI Super League 2025/2026.

Setelah bergabung bersama Persija Jakarta pada musim ini, Eksel Runtukahu sukses mengukir performa yang impresif di kasta tertinggi. Dia bahkan sempat menjadi salah satu andalan Mauricio Souza di lini serang.

Sejauh ini, penyerang berusia 27 tahun itu sudah menghasilkan empat gol plus dua assist dari 15 pertandingan. Eksel tentu harus berjuang untuk mencuri perhatian John Herdman dalam beberapa pertandingan terdekat menuju FIFA Series 2026 ini.

3 dari 4 halaman

Komang Teguh

Pemain muda lainnya yang juga mulai mengukir penampilan konsisten di BRI Super League 2025/2026 ialah Komang Teguh Trisnanda. Bek berusia 23 tahun ini tampil sangat impresif bersama Borneo FC.

Di tengah persaingan ketat di sektor pertahanan, Komang bisa tampil cukup reguler bersama Pesut Etam. Sejauh ini, dia sudah mencatatkan 18 penampilan, dan semuanya diukir sejak menit pertama alias sebagai starter.

Komang sejauh ini belum pernah mengukir penampilan bersama Timnas Indonesia senior. Padahal, dia punya reputasi yang oke karena pernah bermain di berbagai level Timnas seperti U-16, U-19, U-22, hingga U-23.

4 dari 4 halaman

Yano Putra

Salah satu pemain muda yang belakangan ini sukses mencuri perhatian di BRI Super League 2025/2026 ialah Yano Putra. Dia menjadi salah satu nama yang tengah naik daun karena tampil konsisten bersama PSBS Biak.

Gelandang berusia 22 tahun itu bisa tetap bertahan di tengah persaingan ketat bersama para pemain asing. Sepanjang musim ini, dia tercatat mengukir 18 kali penampilan bersama skuad Badai Pasifik, julukan PSBS.

Catatan kontribusinya juga cukup oke karena sudah bisa menghasilkan dua gol dan dua assist. Dia terhitung sebagai pemain yang serbaguna karena bisa turun di posisi gelandang tengah, bertahan, hingga serang.

Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa/Gregah Nurikhsani
Published: 19/02/2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL