Bola.net - Tuan rumah NBL Indonesia 2012-2013 Seri III Malang, Bimasakti Nikko Steel belum juga bangkit dari keterpurukan. Adalah Satya Wacana Angsapura Salatiga yang membuat Bimasakti harus menelan kekalahan tiga kali berturut-turut di GOR Bimasakti, Malang, Jumat (22/2).
Permainan cepat langsung diterapkan Satya Wacana pada awal kuarter dan membuat Bimasaki keteteran. Pelatih Bimasakti, William McCammon pun langsung memasukkan kapten Deny Sartika yang baru pulih dari cedera. Namun jump shoot Deny di akhir kuarter tak mampu mengejar keunggulan Satya Wacana 18-11.
Berondongan three points Bimasakti di kuarter berikutnya mampu membuat mereka mengejar. Dua tembakan tiga angka Yanuar Dwi Priasmoro dan sekali dari Made Indra Novrihadi sempat membuat skor sama kuat 20-20 di pertengahan kuarter. Namun, Yanuar memimpin kebangkitan timnya dan membawa Bimasakti berbalik memimpin 30-29.
Pada kuarter ketiga, keadaan berbalik lagi. Giliran Satya Wacana yang menguasai jalannya laga. Dua kali blok yang dilakukan Luthfianes Gunawan kepada Bima Rizky membuat mental tuan rumah seakan runtuh. Kejar mengejar angka terjadi, namun kali ini giliran Satya Wacana yang unggul satu bola, 56-54.
Dua tembakan tiga angka Yo Sua membuat Satya Wacana leading dua bola di awal kuarter empat ini. Harapan untuk memaksakan babak over time mulai muncul kala Bima Rizky mendapat hadiah free throw ketika ia memasukkan tembakan tiga angka. Namun sayang, free throw yag dieksekusinya gagal dan giliran free throw demi free throw Satya Wacana membuat mereka tak terkejar. Bimasakti pun dipaksa menyerah 73-80. (fjr/kny)
Permainan cepat langsung diterapkan Satya Wacana pada awal kuarter dan membuat Bimasaki keteteran. Pelatih Bimasakti, William McCammon pun langsung memasukkan kapten Deny Sartika yang baru pulih dari cedera. Namun jump shoot Deny di akhir kuarter tak mampu mengejar keunggulan Satya Wacana 18-11.
Berondongan three points Bimasakti di kuarter berikutnya mampu membuat mereka mengejar. Dua tembakan tiga angka Yanuar Dwi Priasmoro dan sekali dari Made Indra Novrihadi sempat membuat skor sama kuat 20-20 di pertengahan kuarter. Namun, Yanuar memimpin kebangkitan timnya dan membawa Bimasakti berbalik memimpin 30-29.
Pada kuarter ketiga, keadaan berbalik lagi. Giliran Satya Wacana yang menguasai jalannya laga. Dua kali blok yang dilakukan Luthfianes Gunawan kepada Bima Rizky membuat mental tuan rumah seakan runtuh. Kejar mengejar angka terjadi, namun kali ini giliran Satya Wacana yang unggul satu bola, 56-54.
Dua tembakan tiga angka Yo Sua membuat Satya Wacana leading dua bola di awal kuarter empat ini. Harapan untuk memaksakan babak over time mulai muncul kala Bima Rizky mendapat hadiah free throw ketika ia memasukkan tembakan tiga angka. Namun sayang, free throw yag dieksekusinya gagal dan giliran free throw demi free throw Satya Wacana membuat mereka tak terkejar. Bimasakti pun dipaksa menyerah 73-80. (fjr/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dendam CLS Knights ke Pelita Jaya Belum Terbalas
Basket 22 Februari 2013, 21:25
-
Bimasakti Malang Belum Juga Bangkit
Basket 22 Februari 2013, 18:41
-
'Matikan' Aguy, Aspac Bungkam Hangtuah
Basket 21 Februari 2013, 20:35
-
Garuda Kukar Bandung Tambah Kemenangan di Malang
Basket 21 Februari 2013, 19:10
-
Double-Double Batam Kokohkan PJE di Puncak
Basket 21 Februari 2013, 16:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR