
Bola.net - Penampilan Tim Nasional Bola Basket Indonesia yang kurang memuaskan di SEA Games 2011 lalu memberikan pelajaran yang sangat berharga dan menjadi cambukan bagi perbasketan di tanah air.
Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) pun mempersiapkan Timnas Bola Basket dengan lebih baik lagi menjelang event dua tahunan, SEA Games 2013 bulan Desember mendatang di Myanmar.
"Dengan persiapan enam bulan, target untuk dapat menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia harus bisa kita capai," ungkap Raoul Miguel Hadinoto, kepala pelatih Timnas Putri.
Tjetjep Firmansyah, kepala pelatih Timnas Putra pun mengungkapkan meraih medali perak adalah targetnya, meski pemusatan latihan baru akan berjalan efektif pada bulan Juni mendatang.
“Dengan persiapan yang tidak terlalu panjang dikarenakan kompetisi NBL Indonesia baru selesai akhir Mei mendatang, pemusatan baru benar-benar akan efektif awal Juni. Tetapi hal tersebut bukan kendala, justru menjadi tantangan untuk mencapai target medali perak," ucap Tjetjep.
Pernyataan para pelatih di atas juga diamini oleh Ketua Umum PP Perbasi, Anggito Abimanyu. Menurutnya menyumbang medali bagi kontingen Indonesia harus menjadi target yang dipenuhi timnas basket putra dan putri.
”Dengan kombinasi antara tim pelatih, para pemain senior dan muda terbaik yang terpilih untuk timnas, kami yakin target tersebut bisa tercapai," tuturnya. “Manajer dan pelatih terpilih, terlihat memiliki kemampuan untuk menyatukan dan mengayomi para pemain senior dan muda demi mencapai target yang dicanangkan PP Perbasi, yaitu 'Cabor bola basket putra dan putri HARUS bisa menyumbang medali bagi kontingen Indonesia di SEA Games Myanmar 2013'." (dbl/kny)
Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) pun mempersiapkan Timnas Bola Basket dengan lebih baik lagi menjelang event dua tahunan, SEA Games 2013 bulan Desember mendatang di Myanmar.
"Dengan persiapan enam bulan, target untuk dapat menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia harus bisa kita capai," ungkap Raoul Miguel Hadinoto, kepala pelatih Timnas Putri.
Tjetjep Firmansyah, kepala pelatih Timnas Putra pun mengungkapkan meraih medali perak adalah targetnya, meski pemusatan latihan baru akan berjalan efektif pada bulan Juni mendatang.
“Dengan persiapan yang tidak terlalu panjang dikarenakan kompetisi NBL Indonesia baru selesai akhir Mei mendatang, pemusatan baru benar-benar akan efektif awal Juni. Tetapi hal tersebut bukan kendala, justru menjadi tantangan untuk mencapai target medali perak," ucap Tjetjep.
Pernyataan para pelatih di atas juga diamini oleh Ketua Umum PP Perbasi, Anggito Abimanyu. Menurutnya menyumbang medali bagi kontingen Indonesia harus menjadi target yang dipenuhi timnas basket putra dan putri.
”Dengan kombinasi antara tim pelatih, para pemain senior dan muda terbaik yang terpilih untuk timnas, kami yakin target tersebut bisa tercapai," tuturnya. “Manajer dan pelatih terpilih, terlihat memiliki kemampuan untuk menyatukan dan mengayomi para pemain senior dan muda demi mencapai target yang dicanangkan PP Perbasi, yaitu 'Cabor bola basket putra dan putri HARUS bisa menyumbang medali bagi kontingen Indonesia di SEA Games Myanmar 2013'." (dbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perbasi: Cabor Basket Harus Raih Medali SEA Games 2013
Basket 17 Maret 2013, 08:30
-
Maraknya Liga Basket Tanah Air Permudah Seleksi Timnas
Basket 17 Maret 2013, 08:15
-
Tjetjep Firmansyah, Pelatih Timnas Basket di SEA Games 2013
Basket 17 Maret 2013, 08:00
-
EFI Rampungkan Kualifikasi Pertama Equestrian SEA Games 2013
Olahraga Lain-Lain 13 Maret 2013, 01:15
-
EFI Tengah Berharap Bintang Jatuh
Olahraga Lain-Lain 12 Maret 2013, 01:38
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 25 Mei 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR