
Bola.net - Sebuah pelajaran berharga diperoleh tim putra DBL All-Star saat menjamu tim National Basketball League (NBL) Indonesia, Satya Wacana Metro LBC Bandung di Sritex Arena dalam lanjutan laga pemanasan jelang DBL International Challenge 2013 (26/10). Rivaldo Tandra dkk, dipaksa menyerah 34-64 oleh skuad yang tampil tidak full team ini.
Sejak kuarter pertama, Satya Wacana telah menguasai jalannya pertandingan. Serangan terpola dari klub profesional ini, sulit ditahan DBL All-Star. Satya Wacana unggul 9-3 pada kuarter pertama.
Saat pertengahan kuarter kedua, Yo Sua ditarik keluar setelah terjatuh akibat terjadi body charge dengan Adhitya Kusuma. Hal ini dimanfaatkan optimal oleh DBL All-Star dengan mencetak beberapa poin. Sayang, hal tersebut belum mampu menyamai perolehan Satya Wacana. Satya Wacana bertahan unggul dengan 34-19.
Pada awal kuarter ketiga, tren permainan DBL All-Star sedikit meningkat. Lima poin berhasil dicuri dalam waktu tiga menit. Setelah itu DBL All-Star dibuat scoreless hingga satu menit terakhir kuarter ketiga karena kedisiplinan permainan Satya Wacana. Skor di kuarter ketiga masih menjadi milik tim Bandung ini 45-27.
Pada kuarter akhir, Satya Wacana bermain lebih tenang dan semakin disiplin. Defense Satya Wacana pun kian sulit ditembus. Tim yang menempati peringkat sembilan musim lalu di NBL Indonesia ini akhirnya menyelesaikan game ini dengan margin poin yang cukup jauh.
"Para pemain DBL All-Star bermain cukup baik dari awal hingga akhir. Postur dan skill mereka cukup lumayan. Maka itu, saya mencoba memasang 2 bigman untuk mengimbangi mereka,” ujar Efry Meldi, pelatih Satya Wacana Metro LBC Bandung.
Sementara itu, Ateng Sugijanto mengatakan bahwa inkonsistensi menjadi masalah bagi timnya. “Awalnya defense kami tidak terlalu jelek. Namun, saat kuarter ketiga para pemain kurang konsisten karena terlalu tegang dan kehilangan kepercayaan diri. Besok, kami akan berlatih shooting untuk memperbaiki tim ini,” ungkap mantan pelatih Bhinneka Solo tersebut.
Sementara itu, tim putri DBL All-Star menang 69-43 atas tim basket putri Universitas Gajah Mada Jogjakarta. Dengan hasil ini, tim putri DBL All-Star telah mengkoleksi dua kali kemenangan dalam laga pemanasan jelang DBL International Challenge. Sebelumnya, mereka menang melawan Universitas Muhammadiyah Solo di Sritex Arena 25 Oktober lalu.
Walaupun sempat seri di kuarter pertama dengan skor 17-17, tim basket UGM tetap tidak dapat mengejar angka. Fika Wirastuti, salah satu pemain UGM yang juga merupakan first team DBL Jogjakarta 2010 dan 2011 memuji kekuatan DBL All Star.
“Mereka sangat gesit. Kami bahkan kesulitan mengejar poin mereka. Tapi kami bangga bisa bertanding melawan DBL All-Star,” kelakar Fika di akhir pertandingan.
Selain untuk menjalin persahabatan dengan civitas akademika UGM, sparring ini di Gelanggang UGM ini merupakan salah satu langkah untuk mematangkan stategi dan kekompakan tim DBL All-Star yang akan berangkat ke Amerika awal November mendatang.
Hasil Pertandingan
Sejak kuarter pertama, Satya Wacana telah menguasai jalannya pertandingan. Serangan terpola dari klub profesional ini, sulit ditahan DBL All-Star. Satya Wacana unggul 9-3 pada kuarter pertama.
Saat pertengahan kuarter kedua, Yo Sua ditarik keluar setelah terjatuh akibat terjadi body charge dengan Adhitya Kusuma. Hal ini dimanfaatkan optimal oleh DBL All-Star dengan mencetak beberapa poin. Sayang, hal tersebut belum mampu menyamai perolehan Satya Wacana. Satya Wacana bertahan unggul dengan 34-19.
Pada awal kuarter ketiga, tren permainan DBL All-Star sedikit meningkat. Lima poin berhasil dicuri dalam waktu tiga menit. Setelah itu DBL All-Star dibuat scoreless hingga satu menit terakhir kuarter ketiga karena kedisiplinan permainan Satya Wacana. Skor di kuarter ketiga masih menjadi milik tim Bandung ini 45-27.
Pada kuarter akhir, Satya Wacana bermain lebih tenang dan semakin disiplin. Defense Satya Wacana pun kian sulit ditembus. Tim yang menempati peringkat sembilan musim lalu di NBL Indonesia ini akhirnya menyelesaikan game ini dengan margin poin yang cukup jauh.
"Para pemain DBL All-Star bermain cukup baik dari awal hingga akhir. Postur dan skill mereka cukup lumayan. Maka itu, saya mencoba memasang 2 bigman untuk mengimbangi mereka,” ujar Efry Meldi, pelatih Satya Wacana Metro LBC Bandung.
Sementara itu, Ateng Sugijanto mengatakan bahwa inkonsistensi menjadi masalah bagi timnya. “Awalnya defense kami tidak terlalu jelek. Namun, saat kuarter ketiga para pemain kurang konsisten karena terlalu tegang dan kehilangan kepercayaan diri. Besok, kami akan berlatih shooting untuk memperbaiki tim ini,” ungkap mantan pelatih Bhinneka Solo tersebut.
Sementara itu, tim putri DBL All-Star menang 69-43 atas tim basket putri Universitas Gajah Mada Jogjakarta. Dengan hasil ini, tim putri DBL All-Star telah mengkoleksi dua kali kemenangan dalam laga pemanasan jelang DBL International Challenge. Sebelumnya, mereka menang melawan Universitas Muhammadiyah Solo di Sritex Arena 25 Oktober lalu.
Walaupun sempat seri di kuarter pertama dengan skor 17-17, tim basket UGM tetap tidak dapat mengejar angka. Fika Wirastuti, salah satu pemain UGM yang juga merupakan first team DBL Jogjakarta 2010 dan 2011 memuji kekuatan DBL All Star.
“Mereka sangat gesit. Kami bahkan kesulitan mengejar poin mereka. Tapi kami bangga bisa bertanding melawan DBL All-Star,” kelakar Fika di akhir pertandingan.
Selain untuk menjalin persahabatan dengan civitas akademika UGM, sparring ini di Gelanggang UGM ini merupakan salah satu langkah untuk mematangkan stategi dan kekompakan tim DBL All-Star yang akan berangkat ke Amerika awal November mendatang.
Hasil Pertandingan
Boys: DBL All-Star (34) – (64) Satya Wacana Metro LBC Bandung
Girls: DBL All-Star (69) – (43) Universitas Gajah Mada Jogjakarta
Jadwal DBL International Challenge:
Rabu, 31 Oktober 2013 – 16.30 WIB di Sritex Arena Solo
DBL All-Star v Gold Coast Junior Allstars (girls)
Jumat, 1 November 2013 – 16.30 WIB di Sritex Arena Solo
DBL All-Star v Gold Coast Junior Allstars (boys) (dbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tim DBL All Star Dapatkan Pelajaran dari Satya Wacana
Basket 27 Oktober 2013, 13:50
-
DBL International Challenge 2013, Tahap Akhir Seleksi DBL All Star
Basket 22 Oktober 2013, 20:15
-
Empat SMA Berebut Gelar Juara DBL 2013 East Java Series
Basket 14 Juni 2013, 20:00
-
DBL 2013 Bakal Singgahi Kupang
Basket 17 Desember 2012, 15:45
-
Jelang 2013, Penyelenggara DBL Umumkan Regulasi Terbaru
Basket 10 Desember 2012, 17:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR