
Bola.net - Pertandingan semifinal Piala Afrika 2026 antara Nigeria dan Maroko berakhir tanpa gol hingga 120 menit. Skor 0-0 yang bertahan membuat penentuan lolos ke final harus diputuskan melalui adu penalti, di mana Maroko menang 4-2.
Laga yang berlangsung Kamis dini hari, 15 Januari 2026 WIB, dimulai pukul 03.00 WIB di Stade Prince Moulay Abdallah. Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak waktu normal hingga babak tambahan.
Maroko menunjukkan agresivitas lebih tinggi dengan mencatatkan 16 upaya, lima di antaranya tepat sasaran. Nigeria memilih strategi defensif dengan hanya mencatat dua percobaan sepanjang pertandingan.
Kegagalan kedua tim mencetak gol selama permainan berlangsung membuat tiket final harus diperebutkan dari titik penalti. Dalam drama adu penalti, Yassine Bounou tampil sebagai pahlawan dengan dua penyelamatan penting.
Kemenangan ini membawa Maroko melangkah ke partai final Piala Afrika 2026 untuk berhadapan dengan Senegal. Sementara itu, Nigeria harus puas bermain di laga perebutan posisi ketiga melawan Mesir.
Babak Pertama

Tim dari Afrika Barat membuka pertandingan dengan pendekatan berhati-hati dan garis pertahanan yang rendah. Maroko segera berupaya menguasai jalannya laga melalui kontrol bola di area tengah lapangan.
Ancaman pertama muncul dari kubu Maroko di menit kesembilan lewat aksi Brahim Diaz. Tendangan kaki kirinya dari sisi kanan area penalti masih belum menemukan sasaran.
Respons Nigeria datang di menit ke-14 melalui tendangan jarak jauh Ademola Lookman. Upaya tersebut tidak menyulitkan penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou, yang mengamankan bola dengan mudah.
Intensitas serangan Maroko meningkat melalui situasi bola mati dan umpan silang dari sisi sayap kanan. Tandukan Neil El Aynaoui di menit ke-21 masih sedikit meleset dari kerangka gawang Nigeria.
Pertandingan semakin keras memasuki pertengahan paruh pertama. Kartu kuning pertama ditunjukkan kepada Calvin Bassey di menit ke-33 setelah melakukan pelanggaran terhadap Brahim Diaz di area sayap.
Menjelang akhir babak pertama, ancaman kembali datang dari Ismael Saibari melalui tembakan dari sisi kiri kotak penalti. Stanley Nwabali tampil responsif mengamankan tembakannya, skor tetap 0-0 hingga istirahat.
Babak Kedua

Maroko langsung meningkatkan tempo serangan di awal paruh kedua. Upaya Abde Ezzalzouli di menit ke-52 kembali digagalkan oleh refleks cepat kiper Nigeria, Nwabali.
Nigeria sesekali berupaya keluar dari tekanan melalui pola serangan cepat. Tembakan jarak jauh Raphael Onyedika di menit ke-51 belum tepat sasaran dan melenceng ke sisi kiri gawang.
Kesempatan terbaik Maroko tercipta di menit ke-76 melalui tandukan Ayoub El Kaabi dari jarak sangat dekat. Meski dalam posisi bebas di area enam yard, bola masih sedikit melebar.
Intensitas pertandingan meningkat dengan beberapa pelanggaran terjadi di kedua kubu. Onyedika menerima kartu kuning di menit ke-77 setelah melakukan tekel terlambat pada pemain lawan.
Tekanan terus dilakukan Maroko hingga menit-menit akhir waktu normal. Berbagai upaya dari Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi dari luar area penalti belum mampu mengubah papan skor.
Waktu tambahan tiga menit tidak menghasilkan perubahan apa pun. Skor 0-0 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu dan kemudian adu penalti.
Adu Penalti Nigeria vs Maroko
El Aynaoui gol! Nigeria 0-1 Maroko
Paul Onuachu gol! Nigeria 1-1 Maroko
Hamza Igamane gagal! Nigeria 1-1 Maroko
Samuel Chukwueze gagal! Nigeria 1-1 Maroko
Ben Seghir gol! Nigeria 1-2 Maroko
Dele-Bashiru gol! Nigeria 2-2 Maroko
Achraf Hakimi gol! Nigeria 2-3 Maroko
Bruno Onyemaechi gagal! Nigeria 2-3 Maroko
Youssef En-Nesyri gol! Nigeria 2-4 Maroko
Statistik Nigeria vs Maroko
Tembakan: 2 - 16
Tembakan tepat sasaran: 1 - 5
Penguasaan bola: 51% - 49%
Operan: 462 - 436
Akurasi operan: 83% - 83%
Pelanggaran: 29 - 11
Kartu kuning: 2 - 0
Kartu merah: 0 - 0
Offside: 0 - 0
Tendangan sudut: 1 - 5
Susunan Pemain
NIGERIA XI: Nwabili; Onyemaechi, Bassey, Ajayi, Osayi-Samuel; Iwobi, Onyedika, Onyeka; Lookman, Adams, Osimhen
MAROKO XI: Bounou; Mazraoui, Masina, Augerd, Hakimi; Saibari, El Aynaoui, El Khannouss; Ezzalzouli, Brahim Diaz, El Kaabi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Inter Milan vs Lecce: Raup Poin Penuh, Nerazzurri Kian Nyaman di Puncak
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:08
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR