
Bola.net - Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian publik setelah insiden yang terjadi pasca pertandingan final Leagues Cup 2025. Dalam laga krusial antara Inter Miami dan Seattle Sounders tersebut, tim yang dibela Messi harus menelan kekalahan telak 0-3.
Kekalahan ini rupanya diwarnai oleh sebuah insiden panas di lapangan yang melibatkan kapten timnas Argentina itu dengan winger muda Seattle Sounders, Pedro De La Vega. Peristiwa ini kemudian memicu serangkaian tuduhan untuk Lionel Messi yang cukup serius, terutama terkait masa depan De La Vega di kancah sepak bola internasional.
Insiden perselisihan antara kedua pemain Argentina ini lantas menjadi perbincangan hangat, terutama setelah mantan bintang MLS, Alan Gordon, memberikan klaim mengejutkan. Gordon menuduh Messi melontarkan ancaman yang berpotensi menghambat karier De La Vega di tim nasional Argentina, menimbulkan spekulasi dan perdebatan luas di kalangan penggemar dan media.
Detail Tuduhan Alan Gordon
Pertandingan final Leagues Cup 2025 menjadi panggung bagi kekalahan telak Inter Miami, di mana mereka takluk 0-3 dari Seattle Sounders. Di tengah tensi tinggi pertandingan, sebuah insiden menarik perhatian banyak pihak.
Lionel Messi, sang kapten Inter Miami, dilaporkan bersitegang dengan Pedro De La Vega, pemain muda asal Argentina yang tampil gemilang bersama Seattle. Ketegangan di lapangan ini kemudian berkembang menjadi tuduhan serius yang dilontarkan oleh Alan Gordon.
Mantan bintang MLS, Alan Gordon, mengklaim bahwa Messi secara terang-terangan melontarkan ancaman. Tuduhan untuk Lionel Messi ini menyebutkan bahwa La Pulga akan menutup pintu bagi De La Vega untuk bergabung dengan tim nasional Argentina.
Gordon bahkan mengutip perkataan Messi yang disebutnya menjijikkan: "Selama saya masih di timnas, kamu tidak akan pernah dipanggil." Klaim ini sontak memicu perdebatan sengit mengenai etika dan pengaruh Messi di dunia sepak bola.
Klarifikasi dan Respon Pedro De La Vega
Menanggapi klaim yang beredar luas, Pedro De La Vega segera berupaya menenangkan situasi. Winger muda ini tidak ingin memperpanjang polemik yang muncul akibat insiden tersebut.
De La Vega menganggap keributan dengan Lionel Messi hanyalah dinamika biasa dalam sebuah pertandingan. Ia menyatakan bahwa bentrokan di lapangan adalah hal yang wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan.
Secara pribadi, De La Vega menegaskan bahwa Messi dan Rodrigo De Paul adalah panutannya. Ia sangat menghormati kedua pemain tersebut sebagai juara dunia dan tidak ingin insiden ini merusak pandangannya.
De La Vega memilih untuk tidak membawa masalah ini secara pribadi, menunjukkan sikap profesionalisme. Responsnya yang tenang membantu meredakan ketegangan yang timbul dari tuduhan untuk Lionel Messi.
Posisi Messi di Timnas dan Komentar Scaloni
Terlepas dari tuduhan yang muncul, Lionel Messi tetap menjadi bagian integral dari skuad tim nasional Argentina. Pelatih Lionel Scaloni secara konsisten memasukkan namanya dalam daftar pemain pilihan.
Bahkan, pertandingan melawan Venezuela di Buenos Aires berpotensi menjadi laga kualifikasi terakhir Messi sepanjang kariernya. Hal ini menunjukkan betapa krusialnya peran Messi bagi tim Albiceleste hingga saat ini.
Pelatih Lionel Scaloni juga memberikan komentarnya mengenai posisi Messi di timnas. Ia menegaskan bahwa tidak ada yang bisa benar-benar menjadi penerus Messi, baik di Argentina maupun di kancah sepak bola dunia.
Scaloni menambahkan bahwa apa yang telah dicapai Messi dalam waktu yang panjang nyaris mustahil untuk ditiru oleh pemain lain. Jika laga melawan Venezuela benar-benar menjadi yang terakhir, Scaloni mengakui itu akan sangat emosional bagi tim dan penggemar.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Argentina vs Venezuela 5 September 2025
Piala Dunia 4 September 2025, 11:33
-
Argentina Siap-Siap Berpisah, Mustahil Ada Penerus Lionel Messi
Piala Dunia 4 September 2025, 07:03
-
Messi Gagal Juara, Inter Miami Tumbang di Final Leagues Cup 2025
Bola Dunia Lainnya 1 September 2025, 09:50
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR