Chili memang tampil mendominasi jalannya laga babak pertama. Akan tetapi mereka masih kesulitan menembus ketatnya pertahanan Venezuela. Alur bola cepat yang dimotori Alexis Sanchez masih bisa diantisipasi oleh lawan mereka kali ini.
Sementara Venezuela yang hanya sesekali menyerang malah mampu unggul terlebih dahulu melalui Oswaldo Vizcarrondo. Ia sukses mengarahkan bola dengan sundulannya ke gawang Claudio Andres Bravo memanfaatkan umpan crossing dari sebuah situasi set piece. Skor berubah menjadi 1-0 di menit ke-34.
Chili mencoba membalas, namun hingga turun minum keunggulan Venezuela 1-0 ini tetap bertahan.
Usaha Chili untuk mengejar ketertinggalan terus mereka lakukan di awal babak kedua. Belum genap 10 menit laga berjalan, Chili langsung membuat Venezuela berdebar-debar. Sebuah tendangan setengah memutar dilepaskan oleh Humberto Suazo di sisi kiri pertahanan Venezuela. Sayang mistar masih menjadi ganjalan bagi gol Chili ini.
Mistar lagi-lagi menjadi pengaruh bagi tendangan Humberto Suazo di menit ke-69. Bedanya, kali ini tendangan striker Chili itu menghujam ke dalam gawang Venezuela tanpa mampu dicegah kiper Renny Vicente Vega.
Konsentrasi dalam antisipasi situasi set piece benar-benar menjadi kelemahan Chili. Tepat di menit ke-81 mereka harus kebobolan lagi karena situasi seperti ini. Adalah Gabriel Cichero yang sukses memanfaatkan kemelut usai tendangan bebas ini dan membuat Venezuela unggul 2-1.
Derita Chili kian bertambah kala dua menit kemudian mereka harus bermain dengan 10 pemain, menyusul diusirnya Gary Medel karena menerima kartu kuning kedua. Pendukung Chili hampir saja bersorak kala tendangan mendatar Arturo Vidal menyusur deras ke gawang Vega. Sayang, tendangannya masih membentur kaki pemain belakang Venezuela.
Kartu merah yang diterima pemain Venezuela, Tomas Rincon tak mengubah jalannya laga karena terjadi di injury time babak kedua. Laga pun berakhir 2-1 untuk kemenangan Venezuela dan mereka akan menghadapi Paraguay yang sukses menyingkirkan Brasil. [initial]
[polling]415[/polling] (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mike Maignan, Tembok Terakhir Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:16
-
Piala Dunia 2026: Duel Para Bintang Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:54
-
Lamine Yamal, Ulang Tahun Ke-19, dan Semifinal Kontra Prancis
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:26
-
Menanti Duel Pertama Lionel Messi Lawan Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 03:11
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
-
Resmi! Manchester United Umumkan Transfer Andrey Santos dari Chelsea
Liga Inggris 13 Juli 2026, 20:20
-
PORAL 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kemampuan dan Soliditas Prajurit TNI AL
Lain Lain 13 Juli 2026, 19:49
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR