
Bola.net - Kondisi seragam kontingen Indonesia saat devile di Asian Games 2014, Incheon, Korea Selatan, dinilai jelek oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin. Dikatakannya, hal tersebut berdasarkan pengamatannya secara langsung.
"Sangat menyedihkan kalau diceritakan. Seperti forum antar desa," ungkapnya.
Diterangkannya lagi, hal tersebut seolah berbanding terbalik saat era Agum Gumelar, Ketua Umum Komite Olimpiade Nasional Indonesia (KONI).
"Jangankan dengan negara-negara besar, dengan tetangga saja kita kalah. Jepang dan Timor Leste, menggunakan jas lengkap dan rapih. Begitupun, dengan Filipina, Thailand serta Singapura. Mereka terlihat sangat cantik," tuturnya.
"Harusnya, kita melakukan seperti itu. Sebab, ajang ini mencerminkan gengsi negara. Setelah Olimpiade, ajang ini (Asian Games) lah yang paling tinggi," tegasnya.
Kontingen Indonesia, berjumlah total 306 orang. 186 di antaranya, merupakan atlet dari 23 cabang olahraga yang akan berlaga di Incheon, Korea Selatan, pada 19 September-4 Oktober mendatang.
Jumlah atlet dan cabang olahraga tersebut, lebih sedikit daripada Asian Games 2010 di Guangzhou, Tiongkok. Yakni, 216 atlet dari 26 cabang olahraga.
Dari target masuk 10 besar dengan perolehan minimal sembilan medali emas, ketika itu Indonesia hanya mendapatkan empat medali emas dan berada di peringkat ke-15 pada klasemen perolehan medali. (esa/pra)
"Sangat menyedihkan kalau diceritakan. Seperti forum antar desa," ungkapnya.
Diterangkannya lagi, hal tersebut seolah berbanding terbalik saat era Agum Gumelar, Ketua Umum Komite Olimpiade Nasional Indonesia (KONI).
"Jangankan dengan negara-negara besar, dengan tetangga saja kita kalah. Jepang dan Timor Leste, menggunakan jas lengkap dan rapih. Begitupun, dengan Filipina, Thailand serta Singapura. Mereka terlihat sangat cantik," tuturnya.
"Harusnya, kita melakukan seperti itu. Sebab, ajang ini mencerminkan gengsi negara. Setelah Olimpiade, ajang ini (Asian Games) lah yang paling tinggi," tegasnya.
Kontingen Indonesia, berjumlah total 306 orang. 186 di antaranya, merupakan atlet dari 23 cabang olahraga yang akan berlaga di Incheon, Korea Selatan, pada 19 September-4 Oktober mendatang.
Jumlah atlet dan cabang olahraga tersebut, lebih sedikit daripada Asian Games 2010 di Guangzhou, Tiongkok. Yakni, 216 atlet dari 26 cabang olahraga.
Dari target masuk 10 besar dengan perolehan minimal sembilan medali emas, ketika itu Indonesia hanya mendapatkan empat medali emas dan berada di peringkat ke-15 pada klasemen perolehan medali. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Djohar: Seragam Kontingen Indonesia di Asian Games 2014 Jelek
Bolatainment 25 September 2014, 16:44
-
Jadi Panitia Piala Dunia U-20, Djohar Tak Terganggu Agenda PSSI
Bola Indonesia 25 September 2014, 16:03
-
Inilah Tugas Djohar di Panitia Piala Dunia U-20 2015
Bola Indonesia 25 September 2014, 14:03
-
Djohar Arifin Dipercaya FIFA Jadi Panitia Piala Dunia U-20 2015
Bola Indonesia 25 September 2014, 13:45
-
PSSI Berharap Bisa Menjamu Tamu AFF di Kantor Baru
Bola Indonesia 24 September 2014, 18:43
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR