Berikut ini beberapa potongan rambut para pesepakbola yang kami anggap 'kurang layak' untuk ditiru, karena hanya akan memperburuk penampilan di lapangan. (sun/lex)
Umit Davala

Pada Piala Dunia 2002 tak hanya Ronaldo dari Brasil yang membawa potongan rambut konyol. Umit Davala dari Turki juga membawa style rambut Mohawk yang tak jelas, bahkan dari belakang mirip ekor berang-berang yang menumpang di atas kepala.
Abel Xavier

Salah satu yang paling diingat dari bek sayap asal Portugal ini jelas gaya ramutnya yang mencolok itu. Ia pernah menghiasi Liga Inggris dengan stylenya itu ketika membela Liverpool hingga Middlesbrough.
Timnas Rumania Piala Dunia 1998

Pada Piala Dunia 1998 di Prancis, publik dikejutkan dengan penampilan para penggawa Rumania. Mereka kompakan mengecat rambut mereka dengan warna kuning dan sang pelatih menyebut hal itu dilakukan memang demi kekompakan skuadnya.
Chris Waddle

Mungkin potongan model mullet memang tren di masa lalu, maka dari itu di masa itu Waddle terus memakai style ini bersama Inggris, namun jelas hal ini akan terlihat oldies jika dipakai untuk masa sekarang.
Carlos Valderrama

Si Legenda dari Kolombia, masih tetap setia dengan rambut keriwil pirangnya dari era 90-an. Bahkan beberapa hari lalu ketika menghadiri Ballon d'Or 2012 gaya rambut Valderrama masih tetap seperti itu.
Taribo West

Bek legendaris Nigeria dan Inter Milan, jika Anda masih mengingat namanya hari ini mungkin bukan karena prestasi individualnya melainkan gaya rambutnya itu. berkuncir dua, berwarna hijau dan membuatnya tetap diingat hingga hari ini.
Jamie Lawrence

Mantan pemain Bradford City ini memang terkenal eksentrik, selain warna ungu ia juga pernah mengecat rambutnya dengan warna hijau. Bahkan bisa berganti-ganti tiap pekannya, entahlah sepertinya ia terinspirasi pebasket Dennis Rodman.
Jason Lee

Gaya ini dulu pada awal era 1990an dipopulerkan oleh komedian David Baddiel serta Frank Skinner. Namun Jason Lee si mantan pemain Nottingham Forrest sempat membawanya masuk ke dalam lapangan juga di masa lalu.
Bobby Chartlon

Persoalan kemampuan bermain maupun melatih pastinya tak banyak yang meragukan kapasitas Sir Bobby. Namun untuk urusan gaya rambut, Opa Bobby sepertinya butuh penasehat mode ketika dulu ia masih bermain.
Bacary Sagna

Pesepakbolaera modern yang dianggap punya potongan rambut yang tak keren adalah bek sayap kanan Arsenal ini, namun Anda semua pasti tak akan banyak protes ketika tahu model rambut ini bisa menggaet seorang istri yang cantik.
Ronaldo

Dia memang fenomenal untuk skillnya di atas lapangan, namun apa yang ia suguhkan di Piala Dunia 2002 ini sama sekali tidak fenomenal. Penampilan Ronaldo lebih cocok plontos seperti sebelum-sebelumnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Youri Tielemans Dinilai Belum Layak Main untuk Manchester United
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:48
-
Carlos Baleba Dikabarkan Merapat ke MU, Begini Kata Pihak Brighton
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:45
-
Liverpool Ingin Adam Wharton, Crystal Palace: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:30
-
Viktor Gyokeres Dikabarkan Tawarkan Diri ke Barcelona, Arsenal Hadapi Dilema
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:12
-
Pengakuan Jujur Andoni Iraola: Skuad Liverpool Sekarang Masih Tipis!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:00
-
Hull City vs MU: Sesko Berpotensi Comeback, Dua Lainnya Masih Belum Siap!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:45
-
Hansi Flick Sudah Tentukan Posisi Karim Adeyemi di Lini Serang Barcelona
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 18:35
-
Michael Carrick: Hull City Lawan Mudah? Kata Siapa?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:30
-
Usai Carlos Baleba, Manchester United Kejar Pemain Barcelona Ini?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

















KOMENTAR