
Bola.net - Mantan striker Sevilla, Frederic Kanoute menawarkan bantuan kepada seorang muslim tuna daksa asal Inggris, yang tidak mampu membayar biaya ekstra selama berpuasa.
Melalui akun Twitter pribadinya, Kanoute mengaku bersedia membayar biaya perawatan ekstra bagi Imraan Adam, seorang tuna daksa di kota Derby, Inggris, selama Ramadan. Hal itu dilakukannya, setelah dewan setempat tidak memberikan bantuan kepada mereka.
Imraan Adam adalah seorang penyandang Cerebral Palsy, sebuah gangguan fisik yang disebabkan perkembangan abnormal di otak, berusia 26 tahun yang membutuhkan bantuan untuk kegiatan makan, minum dan berdoa ketika sahur.
Adam, yang mendapat gelar first-class journalism dari University of Derby, membutuhkan tambahan dua jam perawatan, yang mengharuskannya membayar biaya ekstra sebesar £30 per harinya kepada dewan kota. Sayangnya hal tersebut tidak mampu dipenuhi oleh Adam.
Dan Kanoute yang dikenal sebagai aktivis sosial dan Islam akhirnya mendengar kabar tersebut. Uluran tangan dari pemain yang kini memperkuat Beijing Huoan itu pun disampaikannya melalui akun Twitter.
"Saya membutuhkan kontak saudara Imraan Adam dari Derby. Saya ingin membayar biaya tambahan untuknya selama Ramadan, untuk membantunya berpuasa," tulis pemain 35 tahun tersebut.
Sementara itu, Adam sendiri sejauh ini telah mendapatkan bantuan sekitar £2,000 untuk kelancaran puasanya. Semoga sikap dan niat baik Kanoute tersebut sanggup menginspirasi banyak manusia lainnya. [initial]
(twit/atg)
Melalui akun Twitter pribadinya, Kanoute mengaku bersedia membayar biaya perawatan ekstra bagi Imraan Adam, seorang tuna daksa di kota Derby, Inggris, selama Ramadan. Hal itu dilakukannya, setelah dewan setempat tidak memberikan bantuan kepada mereka.
Imraan Adam adalah seorang penyandang Cerebral Palsy, sebuah gangguan fisik yang disebabkan perkembangan abnormal di otak, berusia 26 tahun yang membutuhkan bantuan untuk kegiatan makan, minum dan berdoa ketika sahur.
Adam, yang mendapat gelar first-class journalism dari University of Derby, membutuhkan tambahan dua jam perawatan, yang mengharuskannya membayar biaya ekstra sebesar £30 per harinya kepada dewan kota. Sayangnya hal tersebut tidak mampu dipenuhi oleh Adam.
Dan Kanoute yang dikenal sebagai aktivis sosial dan Islam akhirnya mendengar kabar tersebut. Uluran tangan dari pemain yang kini memperkuat Beijing Huoan itu pun disampaikannya melalui akun Twitter.
"Saya membutuhkan kontak saudara Imraan Adam dari Derby. Saya ingin membayar biaya tambahan untuknya selama Ramadan, untuk membantunya berpuasa," tulis pemain 35 tahun tersebut.
Sementara itu, Adam sendiri sejauh ini telah mendapatkan bantuan sekitar £2,000 untuk kelancaran puasanya. Semoga sikap dan niat baik Kanoute tersebut sanggup menginspirasi banyak manusia lainnya. [initial]
(twit/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kanoute Bantu Kelancaran Puasa Muslim Tuna Daksa
Bolatainment 9 Juli 2013, 13:40
-
Terkait Kasus Wonga, Cisse Alami Pelecehan Rasial di Facebook
Liga Inggris 14 Juni 2013, 12:30
-
Pegang Teguh Keyakinan, Cisse Didukung PFA
Liga Inggris 13 Juni 2013, 20:44
-
Pemain Muslim dan Cobaan Bermain di Eropa
Lain Lain 20 Juli 2012, 18:17
-
Kanoute Akhirnya Juga Pilih Bermain di China
Asia 1 Juli 2012, 03:30
LATEST UPDATE
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR