
Bola.net - Ada segelintir pesepakbola yang memanfaatkan popularitas dan kekayaannya untuk sekadar memenuhi nafsu duniawi. Namun itu tidak terlihat dalam diri penyerang Manchester United dan Timnas Inggris, Marcus Rashford.
Beberapa pemain muda Manchester United kerap menjadi sorotan belakangan ini karena melakukan tindakan yang kontroversial. Contohnya Mason Greenwood yang baru saja kedapatan membawa wanita ke hotel saat memperkuat the Three Lions bulan lalu.
Tentu, Rashford bukanlah sosok yang sempurna. Tahun lalu, video yang menunjukkan dirinya berkata kasar membuat publik gempar. Alhasil, pemain berusia 22 tahun itu menjadi sasaran kritik dari berbagai kalangan.
Namun momen kontroversial tersebut langsung terhapuskan dengan perbuatan baik yang ditunjukkan Rashford beberapa bulan terakhir. Terutama di masa pandemi Covid-19 yang juga meluluhlantakkan Inggris.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Angka Penderitaan yang Menakjubkan
Rashford menggunakan popularitasnya untuk memaksa pemerintah agar meneruskan program makanan sekolah gratis. Program itu sendiri ditujukan kepada 1,3 juta anak tak mampu.
Tidak sampai di situ, Rashford juga bekerja sama dengan sebuah produsen makanan ternama untuk melaksanakan kegiatan amalnya. Tujuannya adalah memerangi kemiskinan anak di seluruh penjuru Inggris.
Rashford mengaku bahwa dirinya terkejut melihat begitu banyaknya penderitaan di Inggris. Karena itulah, ia terus berkomitmen untuk membantu mereka yang membutuhkan selama dirinya mampu.
"Setiap harinya membuat saya terkejut. Sampai saya melihat angkanya dan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi beberapa keluarga yang bisa saya bantu dan mendengar bagaimana itu mempengaruhi dan mengubah hidup mereka," ujar Rashford seperti yang dikutip dari Goal International.
"Jumlah orang yang menderita dan jumlah orang yang tidak tahu di mana harus mendapatkan bantuan sungguh sangat menakjubkan," lanjutnya.
Pernah Berada di Situasi yang Sama
Rashford berkata bahwa dirinya pernah berada di posisi yang sama dengan mereka. Mengingat hidupnya telah berubah, ia ingin membantu orang-orang yang membutuhkan momen ajaib untuk bisa keluar dari kesulitan.
"Bagi saya secara personal, sedih saat mengetahui bahwa ini masih berlangsung, dan saya sudah pasti pernah berada di posisi itu saat masih muda, dan beberapa keluarga berada di situasi yang lebih buruk ketimbang saya," tambahnya.
"Saya hanya bisa membayangkan bagaimana rasanya untuk orang tua dan anak-anak yang hanya menginginkan yang terbaik untuk lainnya, jadi sulit untuk mengatakan satu perkataan seseorang yang menonjol, sebab mereka semua sama pentingnya satu sama lain," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Sergio Romero Melawan, Relakan Rp28 Miliar demi Tinggalkan Manchester United
- Bruno Fernandes Bisa Melewatkan 3 Laga Krusial kalau Sampai Dipaksa Swakarantina
- Legenda Manchester United Ini Yakin Bisa Menjadi Mimpi Terburuk Virgil van Dijk
- Punya Mimpi Gabung Real Madrid, Bagaimana Respon Skuad MU pada Paul Pogba?
- Tentang 'Project Big Picture', Ide Kontroversial yang Didukung Liverpool dan MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Manchester United Pesimistis Solskjaer Bisa Selamat dari Pemecatan
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 22:00
-
MU Butuh Striker No 9 Baru? Ngapain Beli?
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 21:40
-
Lawan Newcastle, Manchester United usung Misi Kebangkitan
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 21:20
-
Manchester United Rekrut Alex Telles, Luke Shaw Tidak Gentar
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 21:00
-
Benarkah ada Friksi antara Bruno Fernandes dan Ole Gunnar Solskjaer?
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 20:40
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR