7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United

7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Pelatih Manchester United Michael Carrick melambaikan tangan kepada suporter setelah timnya kalah dalam laga Premier League antara Man Utd vs Bournemouth, Minggu, 25 Oktober 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Manchester United berpotensi mencari pelatih baru setelah performa tim di bawah asuhan Michael Carrick mengecewakan pada musim 2026/2027. Kekalahan telak dari Bournemouth membuat posisi pelatih berusia 45 tahun itu semakin terancam.

Carrick sebelumnya mendapat kepercayaan untuk menjadi pelatih permanen setelah membawa Manchester United finis di posisi ketiga Premier League musim lalu. Namun, dukungan dana transfer sebesar 153 juta pounds pada musim panas belum mampu membantu Setan Merah menunjukkan performa yang konsisten.

Situasi semakin sulit setelah Manchester United kalah 1-4 dari Como di Liga Champions, sebelum kembali tumbang 0-3 saat menghadapi Bournemouth. Hasil tersebut membuat tekanan terhadap Carrick meningkat, sementara suara suporter yang meminta pemecatannya mulai terdengar.

Jika manajemen memutuskan berpisah dengan Carrick, Darren Fletcher bisa dipertimbangkan sebagai pelatih interim. Manchester United juga memiliki sejumlah pilihan pelatih berpengalaman yang saat ini tidak terikat kontrak dengan klub mana pun.

Berikut tujuh pelatih yang berpotensi menggantikan Carrick jika Manchester United memutuskan melakukan perubahan di kursi manajer.

1 dari 7 halaman

1. Eddie Howe

Eddie Howe menjadi salah satu nama yang berpotensi dipertimbangkan Manchester United. Pelatih asal Inggris itu meninggalkan Newcastle United pada Juli setelah hampir lima tahun menangani klub tersebut dan kini sedang mengambil jeda dari dunia kepelatihan.

Selama menangani Newcastle, Howe berhasil membawa klub kembali tampil di Liga Champions dan mempersembahkan gelar Carabao Cup pada 2025. Pencapaian tersebut memperlihatkan kemampuannya membangun tim yang mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris.

Howe juga memiliki rekam jejak positif bersama Bournemouth. Ia membawa The Cherries menjuarai Championship pada 2015 sebelum mengantarkan mereka promosi ke Premier League, sehingga pengalamannya di kompetisi Inggris bisa menjadi nilai tambah bagi Manchester United.

2 dari 7 halaman

2. Antonio Conte

Antonio Conte merupakan pelatih berpengalaman yang pernah meraih kesuksesan bersama Chelsea di Premier League. Ia terakhir menangani Napoli dan meninggalkan klub tersebut pada Juni setelah mempersembahkan gelar Serie A musim 2024/2025.

Pelatih asal Italia itu telah lima kali menjuarai Serie A sepanjang kariernya. Bersama Chelsea, Conte juga sukses meraih gelar Premier League dan Piala FA, yang memperkuat reputasinya sebagai pelatih dengan standar tinggi.

Conte sebelumnya menyatakan terbuka terhadap proyek baru, tetapi menegaskan tidak sedang bernegosiasi dengan Manchester United maupun klub lain. Jika manajemen Setan Merah tertarik merekrutnya, mereka perlu memastikan bahwa kedua pihak memiliki visi yang sejalan.

3 dari 7 halaman

3. Julian Nagelsmann

Julian Nagelsmann merupakan salah satu pelatih muda yang memiliki pengalaman menangani klub-klub besar Eropa. Ia sebelumnya melatih Hoffenheim, RB Leipzig, dan Bayern Munchen sebelum menangani timnas Jerman.

Bersama Hoffenheim, Nagelsmann mencatat sejarah sebagai pelatih termuda dalam sejarah Bundesliga. Ia kemudian membawa RB Leipzig mencapai semifinal Liga Champions, sekaligus menarik perhatian sejumlah klub elite berkat pendekatan taktiknya.

Nagelsmann disebut pernah masuk radar klub-klub besar Inggris. Pengalamannya menangani pemain berkualitas dan bekerja di lingkungan dengan tekanan tinggi bisa membuatnya menjadi opsi menarik apabila Manchester United mencari pelatih untuk proyek jangka panjang.

4 dari 7 halaman

4. Kieran McKenna

Kieran McKenna memiliki kedekatan dengan Manchester United karena pernah bekerja di klub tersebut. Ia menangani tim U-18 sebelum menjadi bagian dari staf pelatih tim utama pada era Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer.

McKenna kemudian meninggalkan Old Trafford untuk menangani Ipswich Town. Ia sukses membawa klub tersebut meraih dua promosi beruntun hingga mencapai Premier League, sebuah pencapaian yang meningkatkan reputasinya sebagai pelatih.

Pelatih yang dikenal sebagai pendukung Manchester United itu meninggalkan Ipswich pada Juni dan sedang menjalani jeda yang telah direncanakan. Meski memiliki ikatan dengan klub, kemungkinan perekrutannya dapat terkendala paket kompensasi yang besar.

5 dari 7 halaman

5. Gareth Southgate

Gareth Southgate menjadi opsi yang menarik, meski pengalamannya sebagai pelatih klub masih terbatas. Namanya sudah beberapa kali dikaitkan dengan Manchester United sejak mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Inggris pada Juli 2024.

Selama menangani Inggris, Southgate membawa The Three Lions mencapai semifinal Piala Dunia dan dua final Euro secara beruntun. Rekam jejak tersebut menunjukkan kemampuannya memimpin tim nasional dalam turnamen besar.

Namun, pengalaman Southgate di level klub bersama Middlesbrough pada 2006 hingga 2009 tidak terlalu menonjol. Ia pernah menyatakan bersedia mempertimbangkan kembali pekerjaan di sepak bola klub apabila ada kesempatan yang tepat, tetapi Manchester United tetap harus menilai kesesuaiannya dengan kebutuhan tim.

6 dari 7 halaman

6. Roberto Martinez

Roberto Martinez juga tersedia setelah menjalani karier panjang sebagai pelatih klub dan tim nasional. Pelatih asal Spanyol itu pernah menangani Swansea City, Wigan Athletic, dan Everton sebelum memimpin timnas Belgia.

Pencapaian penting Martinez bersama Wigan adalah gelar Piala FA, sedangkan bersama Belgia ia membawa tim tersebut finis di posisi ketiga Piala Dunia 2018. Pengalaman menangani pemain bintang juga menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.

Martinez terakhir melatih timnas Portugal dan berhasil mempersembahkan gelar UEFA Nations League. Hubungannya dengan sejumlah pemain Manchester United, termasuk Bruno Fernandes dan Diogo Dalot, bisa menjadi salah satu faktor yang menguntungkannya, meski peluangnya dinilai tidak sebesar kandidat lain.

7 dari 7 halaman

7. Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer menjadi pilihan yang memiliki ikatan kuat dengan Manchester United. Mantan penyerang Setan Merah itu pernah menangani tim utama pada 2018 hingga 2021 dan mendapat dukungan dari banyak suporter selama masa kepemimpinannya.

Solskjaer sempat kembali dikaitkan dengan klub setelah Ruben Amorim meninggalkan Manchester United. Pengalamannya memahami budaya klub dan tuntutan di Old Trafford bisa menjadi pertimbangan jika manajemen menginginkan sosok yang sudah mengenal lingkungan internal.

Meski demikian, menunjuk Solskjaer kembali berarti manajemen harus mempertimbangkan keputusan memecatnya lima tahun lalu. Ia saat ini tersedia setelah diberhentikan Besiktas pada Agustus 2025, sehingga peluang reuni tetap terbuka apabila Manchester United menilai langkah tersebut sebagai solusi yang tepat.

Sumber: Manchester Evening News


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL