
Bola.net - Newcastle United baru saja menandatangani deal sponsorship dengan perusahaan pemberi pinjaman Wonga. Deal itu berdurasi empat tahun dan pastinya memberi penghasilan besar buat The Toon Army yang sedang dililit utang.
Namun masalah muncul setelah deal itu tercapai. Bintang-bintang Newcastle yang beragama Islam dikabarkan bisa saja menolak memakai jersey dengan logo Wonga karena perusahaan itu dinilai melanggar hukum Islam.
Demba Ba, Papiss Cisse, Cheick Tiote dan Hatem Ben Arfa adalah para pemain yang berpeluang melakukan penolakan itu. Empat pemain itu bisa saja mengulang kisah penolakan Frederick Kanoute.
Kanoute menolak memakai jersey dengan logo 888.com yang merupakan rumah taruhan saat bermain bagi Sevilla. Karena itu, Kanoute jadi satu-satunya pemain yang mengenakan kostum 'kosongan' di Sevilla.
Bukan hanya dari kaum Muslim, deal dengan Wonga sebelumnya sudah mendapat banyak tentangan dari publik Newcastle. Wonga dikenal sebagai perusahaan lintah darat yang mengisap uang kaum miskin. Sebagai gambaran, jika ada fans Newcastle yang membeli jersey seharga 50 pound dengan uang pinjaman dari Wonga, mereka harus mengembalikannya sebesar 71,2 pound sebulan kemudian.
Ketua dewan kota Newcastle Nick Forbes mengatakan: "Saya menentang dengan keras keputusan klub untuk bekerjasama dengan hiu keuangan seperti itu. Newcastle United jadi seperti institusi yang menghalalkan segala cara."
Banyak klub lain yang mengajukan protes kepada FA terkait deal itu. Wonga dianggap tak pantas menjadi sponsor klub sepakbola Inggris, terutama klub besar seperti Newcastle. (tdm/hsw)
Namun masalah muncul setelah deal itu tercapai. Bintang-bintang Newcastle yang beragama Islam dikabarkan bisa saja menolak memakai jersey dengan logo Wonga karena perusahaan itu dinilai melanggar hukum Islam.
Demba Ba, Papiss Cisse, Cheick Tiote dan Hatem Ben Arfa adalah para pemain yang berpeluang melakukan penolakan itu. Empat pemain itu bisa saja mengulang kisah penolakan Frederick Kanoute.
Kanoute menolak memakai jersey dengan logo 888.com yang merupakan rumah taruhan saat bermain bagi Sevilla. Karena itu, Kanoute jadi satu-satunya pemain yang mengenakan kostum 'kosongan' di Sevilla.
Bukan hanya dari kaum Muslim, deal dengan Wonga sebelumnya sudah mendapat banyak tentangan dari publik Newcastle. Wonga dikenal sebagai perusahaan lintah darat yang mengisap uang kaum miskin. Sebagai gambaran, jika ada fans Newcastle yang membeli jersey seharga 50 pound dengan uang pinjaman dari Wonga, mereka harus mengembalikannya sebesar 71,2 pound sebulan kemudian.
Ketua dewan kota Newcastle Nick Forbes mengatakan: "Saya menentang dengan keras keputusan klub untuk bekerjasama dengan hiu keuangan seperti itu. Newcastle United jadi seperti institusi yang menghalalkan segala cara."
Banyak klub lain yang mengajukan protes kepada FA terkait deal itu. Wonga dianggap tak pantas menjadi sponsor klub sepakbola Inggris, terutama klub besar seperti Newcastle. (tdm/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Muslim Newcastle Enggan Pakai Jersey Wonga
Bolatainment 10 Oktober 2012, 23:00
-
Ferguson Puas Dengan Formasi Diamond
Liga Inggris 10 Oktober 2012, 22:25
-
14 Cerita Menarik di Balik Sponsor Utama Klub
Bolatainment 10 Oktober 2012, 03:01
-
Kepercayaan Diri Cleverley Meningkat
Liga Inggris 9 Oktober 2012, 16:30
-
Cleverley Puji Formasi Berlian United
Liga Inggris 8 Oktober 2012, 16:34
LATEST UPDATE
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
-
Napoli Cari Pelatih Anyar, Andoni Iraola Masuk Radar
Liga Italia 25 Mei 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR