Bola.net - - Bek tengah , Laurent Koscielny, mengatakan bahwa rekan setimnya menganggap dirinya seperti seorang kakek-kakek, karena tidak pernah menggunakan Twitter.
Koscielny merupakan sosok yang dikenal sebagai bek tangguh di The Gunners dan juga punya jiwa kepemimpinan tinggi. Namun demikian, ia juga cukup jarang membuat komentar di depan TV atau media sosial.
Pemain Prancis amat terlihat jarang menggunakan Twitter, tidak seperti kebanyakan pemain Arsenal lainnya dan ia rupanya justru memilih untuk mencari hiburan dari sumber lainnya.
"Rekan setim saya yang lebih muda jauh lebih menguasai teknologi ketimbang saya. Saya tidak menggunakan Twitter dan mereka pasti berpikir saya seperti seorang kakek," tutur Koscielny menurut Metro.
"Namun saya lebih senang bermain scrabble. Saya memulai itu bersama Ayah tiri dan kakak saya. Saya sekarang cukup mahir memainkannya, hal itu membuat saya rileks. Saya cukup kompetitif dan saya ingin terus menang dan menjadi lebih baik."
Arsenal sendiri kini tengah duduk di peringkat empat klasemen sementara liga domestik, setelah mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Tottenham di Emirates pekan lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dengar Kabar Sanchez Cedera, Ini Reaksi Pelatih Arsenal
Liga Inggris 10 November 2016, 23:05
-
MU Tertarik dengan Pemain Muda Arsenal Ini
Liga Inggris 10 November 2016, 22:07
-
Giroud Tak Tenang di Arsenal, Milan Siaga Satu
Liga Italia 10 November 2016, 19:22
-
Neville: Chelsea dan Liverpool Terdepan di Bursa Juara
Liga Inggris 10 November 2016, 14:22
-
Eks Liverpool: Alexis Sanchez Selalu Ancam Lawan
Liga Inggris 10 November 2016, 13:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR