
Bola.net - Perjalanan mengejutkan pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, terhenti di semifinal China Open 2025. Mereka dikalahkan unggulan kedua tuan rumah, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.
Meski sempat unggul di gim pertama, Jafar/Felisha akhirnya kalah dalam pertandingan rubber game. Mereka menyerah 21-16, 15-21, dan 16-21 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Sabtu (26/7).
Pasangan peringkat 14 dunia ini tetap mendapat apresiasi atas pencapaian luar biasa mereka. Di turnamen BWF Super 1000 tersebut, Jafar/Felisha sukses menyingkirkan beberapa unggulan.
Langkah Mengesankan Sebelum Gugur
Di babak 32 besar, Jafar/Felisha mengalahkan unggulan keenam dari Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie. Mereka menang dalam pertandingan ketat: 18-21, 24-22, dan 21-15.
Laju impresif berlanjut di babak 16 besar. Kali ini giliran pasangan Denmark, Mads Vestergaard/Christine Busch, yang ditundukkan dua gim langsung, 21-9 dan 21-15.
Puncaknya terjadi di perempat final saat mereka menaklukkan unggulan ketiga, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Dalam laga sengit, mereka menang 21-13, 18-21, dan 21-17.
Evaluasi Permainan
Felisha mengakui kekalahan melawan Jiang/Wei bukanlah hasil yang diharapkan. "Sebenarnya tidak mau kalah tapi ini hasilnya, kami harus terima. Setelah ini alihkan pikirannya ke turnamen berikutnya, pertandingan yang besar, Kejuaraan Dunia," ujarnya.
Pasangan ini tetap puas dengan performa di turnamen bergengsi ini. "Kami merasa level kami sudah tidak terlalu jauh dengan mereka, hanya kami perlu lebih konsisten lagi di lapangan," kata Felisha.
Jafar menambahkan, "Kami harus meningkatkan ketenangan, mengurangi mati-mati sendiri di poin-poin krusial. Sementara Wei Ya Xin permainan depannya bagus, jadi kami ragu-ragu dan malah kesulitan sendiri."
Masih Ada Harapan dari Fajar/Fikri
Indonesia masih memiliki satu wakil di semifinal China Open 2025. Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan menghadapi pasangan kuat tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Fajar/Fikri menjadi harapan terakhir Merah Putih untuk membawa pulang gelar dari Changzhou. Kombinasi baru ini diharapkan mampu menjaga konsistensi performa di fase penting turnamen.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil China Open 2025: Langkah Jafar/Felisha Berakhir di Semifinal
Bulu Tangkis 26 Juli 2025, 14:03
-
Jadwal Live Streaming Babak Semifinal China Open 2025 Hari Ini di Vidio
Bulu Tangkis 26 Juli 2025, 01:00
-
Hasil Lengkap Pertandingan China Open 2025 di Vidio, 22-27 Juli 2025
Bulu Tangkis 25 Juli 2025, 22:39
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR