
Bola.net - Turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2025 mencapai titik klimaks. Hari ini, Minggu, 8 Juni 2025, babak final akan digelar di Istora Senayan, Jakarta. Turnamen bergengsi kategori BWF World Tour Super 1000 ini akan menyajikan lima partai pemungkas mulai pukul 12.00 WIB.
Perhatian kita tentu tertuju pada partai ganda putra yang melibatkan satu-satunya wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. Pasangan ini akan menantang ganda Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seong Jae, dalam laga yang menjadi penutup turnamen.
Atmosfer Istora dipastikan akan memanas. Publik tuan rumah siap memberi dukungan penuh untuk Sabar/Reza yang membidik gelar BWF Super 1000 perdana sepanjang karier mereka.
Ganda Campuran Buka Pertarungan Final
Laga pembuka menghadirkan duel seru dari sektor ganda campuran. Wakil Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, akan menantang pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Ini menjadi final Super 1000 kedua bagi Dechapol/Supissara di musim 2025.
Sebelumnya, mereka sukses merebut gelar juara Malaysia Open 2025. Sementara itu, Gicquel/Delrue terakhir tampil di final Super 1000 pada China Open 2023, membuat duel ini menjadi ajang pembuktian untuk keduanya.
Dari rekor pertemuan, pasangan Thailand sedikit lebih unggul dengan skor 2-0. Laga terakhir mereka adalah di Malaysia Open awal tahun ini dan berlangsung ketat hingga rubber game.
Adu Unggulan di Sektor Tunggal Putri
Pertarungan kelas dunia tersaji di sektor tunggal putri. An Se Young dari Korea Selatan akan menantang Wang Zhi Yi dari China. Keduanya merupakan unggulan teratas turnamen dan sama-sama tampil impresif sejak babak awal.
Sejauh ini, An Se Young memegang keunggulan head to head 11-4 atas Wang Zhi Yi. Pemain Korea itu bahkan selalu menang dalam tiga pertemuan terakhir mereka sepanjang tahun 2025.
Namun, final kali ini dipastikan tidak akan mudah. Wang Zhi Yi datang dengan motivasi tinggi untuk memutus dominasi An dan membawa pulang gelar dari Jakarta.
Ganda Putri Panas, Perebutan Gelar Perdana 2025
Final ganda putri mempertemukan Liu Sheng Siu/Tan Ning (China) dengan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia). Kedua pasangan tampil tajam sepanjang turnamen dan punya peluang besar merebut gelar Super 1000 pertama mereka tahun ini.
Secara head to head, Liu/Tan lebih unggul dengan catatan 7-3 atas Pearly/Thinaah. Namun, performa kedua pasangan yang relatif berimbang membuat partai ini sulit diprediksi.
Penampilan konsisten dan komunikasi solid bakal jadi kunci. Laga ini berpotensi berjalan panjang jika kedua pasangan mampu menjaga intensitas permainan sejak awal.
Duel Panas Tunggal Putra: Antonsen vs Chou
Partai keempat menghadirkan duel kelas berat di sektor tunggal putra. Anders Antonsen (Denmark) berjumpa Chou Tien Chen (China Taipei) dalam pertarungan yang mempertemukan dua pemain dengan gaya bermain agresif.
Chou punya keunggulan rekor pertemuan 8-4 atas Antonsen. Namun, performa Antonsen yang menumbangkan Shi Yu Qi di semifinal menunjukkan dirinya dalam kondisi terbaik jelang laga final.
Pertemuan ini diyakini bakal berlangsung ketat dan menarik. Keduanya sama-sama lapar gelar dan siap tampil all out di hadapan publik Istora.
Satu Harapan Indonesia di Final Ganda Putra
Harapan tuan rumah ada di tangan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Mereka akan menghadapi pasangan tangguh Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seong Jae, dalam partai penutup hari ini.
Keduanya belum pernah bertemu di ajang resmi. Namun, dari ranking, Kim/Seo sedikit lebih unggul dengan berada di peringkat 6 dunia, sementara Sabar/Reza berada di posisi ke-8.
Meski begitu, status non-unggulan tak mengurangi peluang Sabar/Reza untuk mencetak kejutan. Dengan dukungan penuh dari publik Istora, mereka siap menulis sejarah baru di pentas Super 1000.
Jadwal Final Indonesia Open 2025 (Mulai pukul 12.00 WIB)
- Ganda Campuran (XD): Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) vs Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand)
- Tunggal Putri (WS): An Se Young (Korea Selatan) vs Wang Zhi Yi (China)
- Ganda Putri (WD): Liu Sheng Siu/Tan Ning (China) vs Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia)
- Tunggal Putra (MS): Anders Antonsen (Denmark) vs Chou Tien Chen (China Taipei)
- Ganda Putra (MD): Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani vs Kim Won Ho/Seo Seong Jae (Korea Selatan)
Lima partai pemungkas ini bisa disaksikan langsung mulai pukul 12.00 WIB lewat siaran MNCTV dan Vision+.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Pertandingan Indonesia Open 2025, 3-8 Juni 2025
Bulu Tangkis 8 Juni 2025, 10:56
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2025, 3-8 Juni 2025
Bulu Tangkis 8 Juni 2025, 10:55
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2025
Bulu Tangkis 8 Juni 2025, 10:54
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard Bersinar
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:34
-
Arsenal 3-0 Coventry City: Juara Bertahan Awali Musim dengan Kemenangan Meyakinkan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:04
-
Arsenal Puncaki Klasemen Premier League usai Lumat Coventry City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 07:34
-
Catatan Menarik Arsenal vs Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
-
Manchester United Sepakat Datangkan Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 05:39
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Hasil Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al-Nassr Hajar Al-Riyadh 4-0
Asia 22 Agustus 2026, 04:57
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR