Bola.net - - Arjen Robben sudah memasuki senja karir bersama Bayern Munchen. Hanya dua laga resmi yang tersisa untuknya. Tapi, rupanya Arjen Robben masih punya mimpi yang ingin dikejar sebelum pindah.
Arjen Robben telah membuat pengumuman bahwa dia akan mengakhiri kebersamaan dengan Bayern Munchen pasca musim 2018/19 berakhir. Kebetulan, kontrak pemain asal Belanda dengan Bayern juga akan habis pada 30 Juni 2019 mendatang.
Mantan pemain Real Madrid itu punya kesempatan untuk menutup karirnya di Bayern Munchen dengan gemilang. Dan, itulah yang kini menjadi mimpi bagi Arjen Robben. Mimpi yang ingin diwujudkan dalam dua laga ke depan.
Akhir pekan ini, Bayern akan berjumpa Eintracht Frankfurt di pekan ke-34 Bundesliga. Laga ini sangat menentukan gelar dalam perebutan gelar juara. Jika Bayern menang pada laga di Allianz Arena, maka Bayern akan menjadi juara Bundesliga musim 2018/19.
Situasi tersebut tentu saja memacu adrenalin Arjen Robben. Apalagi, ini akan jadi laga terakhirnya -juga bagi Franck Ribery- di Allianz Arena. Arjen Robben ingin memberikan kesan yang spesial bagi fans Bayern.
Simak pernyataan Arjen Robben tentang mimpi yang ingin dia wujudkan sebelum meninggalkan Bayern Munchen di bawah ini ya Bolaneters.
Gelar Juara dan Cetak Gol
"Ini adalah pertandingan yang sangat istimewa dan saya ingin mengerahkan semua energi saya untuk hari Sabtu [lawan Eintracht Frankfurt]," ucap Arjen Robben di situs resmi Bayern.
Bukan hanya sekedar mendapat kesempatan bermain, jika memungkinkan, pemain berusia 35 tahun juga ingin mencetak gol bagi Bayern. Arjen Robben benar-benar ingin momen perpisahannya terasa spesial di hadapan para penggemar Bayern.
"Jika saya mencetak gol, itu akan sangat sensasional. Saya sudah memikirkan pertandingan hari Sabtu. Itu hanya mimpi. Tapi Anda harus bisa membuat mimpi itu menjadi kenyataan dan saya yakin bisa melakukannya," tandas pemain asal Belanda.
Mimpi Arjen Robben tidak sebatas di laga melawan Eintracht Frankfurt saja. Sebab, Bayern masih punya satu laga tersisa yakni melawan RB Leipzig di final DFB Pokal. Dan, Robben juga ingin meraih gelar juara di laga terakhirnya ini.
"Saya selalu mengingkan lebih. Begitulah cara saya selama ini bermain, seperti itu juga cara saya hidup. Itu adalah karakter saya. Tapi mentalitas ini, saya tidak mungkin berada sampai sejauh ini," tutup Robben.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arjen Robben Mengejar Mimpi Terakhir di Bayern Munchen
Bundesliga 15 Mei 2019, 09:32
-
Robben Idamkan Akhir Karier Spesial di Bayern Munchen
Bundesliga 15 Mei 2019, 01:41
-
Arjen Robben Ingin Happy Ending di Bayern Munchen
Bundesliga 10 Mei 2019, 13:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR