Bola.net - Tahun 2019 menjadi tahun yang dinamis bagi Timnas Jerman. Tim besutan Joachim Loew itu memastikan satu tiket untuk lolos ke Euro 2020 mendatang.
Namun di balik kelolosan Jerman ke Euro 2020, mereka sempat mengalami masalah yang cukup pelik. Sejumlah pemain andalan mereka, sebut saja Leroy Sane, Matthias Ginter dan delapan pemain lainnya harus absen membela Skuat Der Panzer di tahun 2019 karena mengalami cedera.
Absennya sejumlah pemain kunci ini menjadi berkah bagi beberapa pemain lainnya. Beberapa pemain yang sebelumnya tidak pernah membela Timnas Jerman akhirnya dipanggil Loew ke Die Mannschaft.
Dari para zero-kapster tersebut, ada ada dua nama yang berpotensi untuk menjadi bintang masa depan Timnas Jerman. Siapa mereka? Simak ulasannya di bawah ini.
Nadiem "The Versatile" Amiri, 22 tahun - Bayern Leverkusen

Amiri masuk ke tim senior setelah baru-baru ini membintangi Piala Eropa UEFA U-21 selama musim panas. Memainkan peran dalam semua lima pertandingan Kejuaraan U-21 bersama Jerman, Amiri mengumpulkan total tiga gol dan dua assist.
Dari kemungkinan 450 menit waktu bermain, 279 menit di antaranya dimainkan Amiri. Gelandang serang itu rata-rata mencetak gol setiap 55,8 menit di level kejuaraan; suatu prestasi yang cukup mengesankan. Di level klub, Amiri sekarang bermain untuk Bayer Leverkusen setelah pindah dari TSG Hoffenheim musim panas lalu dengan mahar 9 juta euro.
Sebelum bergabung dengan tim remaja Hoffenheim, Amiri bermain untuk tim remaja Mannheim dan Kaiserslautern. Amiri adalah pemain yang senang dengan bermacam peran dan posisi. Amiri terutamanya adalah seorang gelandang serang, namun ia juga mampu bermain sebagai gelandang tengah dan juga pemain sayap kiri. Bahkan, pemain kelahiran Ludwigshafen, Jerman tersebut dikhususkan bermain di sayap kiri untuk Jerman di Kejuaraan Eropa U-21.
Bersama Leverkusen, Amiri lazimnya bermain sebagai gelandang serang tunggal. Penampilannya yang paling inspiratif di posisi ini datang ketika pertandingan melawan FC Augsburg di mana ia menciptakan dua gol. Amiri juga bermain sebagai salah satu dari dua gelandang serang dalam formasi 3-4-2-1, bersama Kai Havertz. Amiri juga baru berusia 22 tahun, jadi ia punya banyak waktu dan ruang untuk tumbuh berkembang menjadi bintang masa depan Jerman.
Luca "The Resilient" Waldschmidt, 23 tahun - SC Freiburg

Waldschmidt juga masuk ke tim senior setelah belum lama ini menjadi bintang untuk tim U-21 Jerman di Kejuaraan Eropa. Pemain kelahiran Siegen, Jerman tersebut menjadi pelari terdepan dalam perlombaan meraih sepatu emas, dengan total tujuh gol mengesankan dan tambahan satu assist yang hanya diraih dalam lima pertandingan.
Waldschmidt bermain untuk SC Freiburg di Bundesliga. Ia telah menyumbang empat gol dan satu assist di Bundesliga musim ini - statistik yang tidak terlalu buruk untuk seorang striker muda. Sebelum pindah ke Freiburg pada musim panas tahun 2018 dengan biaya 5 juta Euro, Waldschmidt bermain untuk Hamburg SV selama dua tahun, setelah pindah ke sana dari Eintracht Frankfurt dengan mahar 1,3 juta Euro.
Peran utamanya adalah penyerang tengah, baik sebagai penyerang tunggal atau penyerang kedua. Ia memiliki kemampuan, dalam kondisi seperti apa pun, untuk bermain di kedua sayap. Kuat secara fisik dan mental, pemain tersebut memiliki semua atribut yang dibutuhkan untuk menjadi striker kelas dunia. The Resilient tentu saja merupakan bakat muda Jerman yang menarik untuk disimak dan mungkin saja akan menjadi striker besar Jerman berikutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal Calon Bintang Masa Depan Timnas Jerman, Siapa Mereka?
Bundesliga 13 Desember 2019, 23:38
-
Kevin Volland, Bukti Bahwa Penyerang Lokal Masih Berjaya di Bundesliga
Bundesliga 13 Desember 2019, 22:35
-
Eks Liverpool ini Dukung Haaland Pindah ke Dortmund
Bundesliga 13 Desember 2019, 18:49
-
Bayern Munchen Enggan Terburu-buru Permanenkan Coutinho
Bundesliga 13 Desember 2019, 13:09
-
Kai Havertz Jadi Prioritas Transfer Manchester United
Bundesliga 12 Desember 2019, 17:20
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Coventry: Pesan Keras untuk Rival
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 10:24
-
Rapor Pemain Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard Bersinar
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:34
-
Arsenal 3-0 Coventry City: Juara Bertahan Awali Musim dengan Kemenangan Meyakinkan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:04
-
Arsenal Puncaki Klasemen Premier League usai Lumat Coventry City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 07:34
-
Catatan Menarik Arsenal vs Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
-
Manchester United Sepakat Datangkan Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 05:39
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Hasil Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al-Nassr Hajar Al-Riyadh 4-0
Asia 22 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:33
-
Hasil Arsenal vs Coventry City: The Gunners Langsung Tancap Gas di Pekan Pembuka
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:07
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR