
Bola.net - Nama Erling Braut Haaland sedang ramai dibicarakan, terutama setelah dirinya tampil apik bersama Borussia Dortmund musim ini. Lantas, mengapa pria berkebangsaan Norwegia itu tidak kunjung besar kepala?
Haaland mulai dikenal penikmat sepak bola dunia setelah tampil apik bersama klub sebelumnya, RB Salzburg. Hanya dalam kurun waktu setengah musim, ia sukses membukukan total 28 gol dari 22 penampilan di semua kompetisi.
Publik mungkin berpikir kalau Halaand hanya sekadar pemain yang bersinar satu musim saja, seperti yang terjadi ke Krzysztof Piatek di Italia. Namun ia sukses membuktikan bahwa anggapan itu tidak benar.
Ia semakin menggila di Dortmund. Haaland berhasil membukukan hat-trick pada laga debutnya kendati baru diturunkan pada babak kedua. Dan sekarang ini, penyerang berumur tahun itu sudah membukukan 12 gol dari 10 penampilan saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Haaland Rendah Diri karena...
Haaland sempat menjadi idaman banyak klub besar Eropa karena penampilannya yang apik selama membela RB Salzburg. Sebelum memutuskan bergabung dengan Dortmund, Haaland berulang kali dikaitkan dengan Manchester United dan Juventus.
Sekarang, tidak ada penikmat sepak bola yang tidak mengetahui namanya. Semuanya sepakat kalau Haaland adalah wonderkid yang bakalan menjadi salah satu pemain terbaik dunia di masa depan. Tetapi, hal itu tidak membuat dirinya besar kepala.
Apa yang membuat Haaland bisa tetap merendah sampai detik ini? Legenda sepak bola Norwegia, Tore Andre Flo, berkata kalau Haaland bisa tetap merendah karena adanya sosok ayah yang senantiasa membimbingnya.
"Jika anda tidak bisa menahan kaki anda di tanah, pikiran anda akan bepergian ke tempat lain. Mengetahui ayahnya, dia jadi bisa mengontorl itu," ujar Flo kepada Goal International.
Sudah Tahu Sejak Lama
Flo, yang juga pernah memperkuat Chelsea, mengakui sudah mengikuti kiprah Haaland sejak lama karena berteman dengan ayahnya, Alf Inge. Ia tahu bahwa Haaland punya potensi untuk mengemban status wonderkid.
"Saya pertama kali mengetahuinya saat bermain untuk Molde di Norwegia, dia mulai bermain dengan baik di sana. Saya pikir dia sangat mirip namun punya lebih banyak sekarang, kekuatan yang lebih, kecepatan, dan sangat efektif di depan gawang," lanjutnya.
"Kualitas terbaiknya adalah efektivitas. Dia punya beberapa statistik terbaik yang saya lihat sejak lama dan dia baru berumur 19 tahun. Dia punya masa depan yang cerah," pungkasnya.
Flo sendiri berperan sebagai penyerang sewaktu masih aktif bermain dulu. Ia juga cukup lama malang melintang di ajang Premier League dan membela klb seperti Chelsea, Sunderland, serta Leeds United.
(Goal International)
Baca Juga:
- Jadon Sancho ke Liverpool? Emangnya Dia Sudah SIap Jadi Pemain Cadangan?
- Emre Can Pernah Tolak MU, Fans: Tak Ada Separuhnya Bruno Fernandes
- 30 Pemain Klub Eropa yang Nilai Jualnya Melonjak: Haaland Nomor 1, Urutan Ketiga Pemain Madrid
- Erling Haaland Tegaskan Dortmund Bukan Sekadar Batu Loncatan dalam Kariernya
- Ada Satu Bek yang Dibenci Haaland, Namanya Virgil van Dijk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sedang Bersinar, Kenapa Erling Haaland Tak Kunjung Besar Kepala?
Bundesliga 11 Maret 2020, 22:57
-
Sarri Jadi Alasan Terbesar Emre Can Tinggalkan Juventus
Bundesliga 11 Maret 2020, 22:20
-
Abaikan MU, Kai Havertz Pilih Gabung Klub Ini
Bundesliga 11 Maret 2020, 21:20
-
Timo Werner Disebut Rencana B yang Bagus untuk Liverpool
Bundesliga 11 Maret 2020, 20:20
-
Jadon Sancho ke Liverpool? Emangnya Dia Sudah SIap Jadi Pemain Cadangan?
Bundesliga 11 Maret 2020, 19:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR