
Bola.net - Harry Kane kembali menjadi starter bagi Bayern Munchen ketika mereka bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Stuttgart 3-1 di Bundesliga Jumat lalu. Meski tidak mencetak gol atau assist, Kane tetap menunjukkan kegembiraannya atas kemenangan tim.
Di unggahan Instagram-nya, Kane menulis, "Momen yang luar biasa! Kemenangan besar! Performa hebat tim di kandang lawan!!" Kemenangan ini memperlebar jarak Bayern dengan Bayer Leverkusen di puncak klasemen sementara.
Namun, Leverkusen berhasil memangkas selisih menjadi delapan poin setelah menang 4-1 atas Eintracht Frankfurt pada Sabtu. Dengan sepuluh laga tersisa, gelar Bundesliga belum sepenuhnya aman bagi Bayern.
Performa Bayern dan Peran Kane
Meski Kane tidak mencetak gol dalam laga melawan Stuttgart, kontribusinya tetap penting bagi tim. Tiga gol Bayern dicetak oleh Michael Olise, Leon Goretzka, dan Kingsley Coman, setelah Angelo Stiller membuka skor untuk tuan rumah.
Kane, yang telah mencetak 21 gol dan delapan assist di Bundesliga musim ini, tetap menjadi andalan Bayern. Kemenangan ini memperkuat posisi Bayern di puncak klasemen, meski Leverkusen masih terus membayangi.
Dengan delapan poin selisih, Bayern berpeluang besar meraih gelar Bundesliga musim ini. Jika selisih ini bertahan, fans Bayern bisa mulai merayakan gelar pada 3 Mei, ketika mereka menghadapi RB Leipzig.
Peluang Gelar Pertama bagi Kane

Bagi Harry Kane, gelar Bundesliga ini akan menjadi trofi pertama dalam kariernya. Sebelum bergabung dengan Bayern pada musim panas 2023, Kane hampir memenangkan beberapa trofi bersama Tottenham Hotspur, tetapi selalu gagal di akhir.
Selama di Tottenham, Kane pernah finis kedua di Premier League musim 2016/17, serta menjadi runner-up di final Piala Liga 2015 dan 2021, serta final Liga Champions 2019. Dominasi domestik Bayern menjadi salah satu alasan utama Kane memilih bergabung dengan raksasa Jerman ini.
Sebelum kedatangan Kane, Bayern telah memenangkan 11 gelar Bundesliga secara beruntun. Kini, Kane berpeluang besar untuk akhirnya merasakan gelar juara bersama Bayern.
Tantangan ke Depan
Meski unggul delapan poin, Bayern tidak boleh lengah. Leverkusen, yang dipimpin Xabi Alonso, masih berpotensi mengejar jika Bayern melakukan kesalahan.
Sepuluh laga tersisa akan menjadi ujian bagi Bayern dan Kane. Jika mereka bisa mempertahankan performa, gelar Bundesliga musim ini hampir pasti akan menjadi milik mereka.
Bagi Kane, ini adalah kesempatan emas untuk mengakhiri puasa gelar dan menulis sejarah baru dalam kariernya. Fans Bayern pun berharap Kane bisa menjadi pemicu kesuksesan tim di sisa musim ini.
Klasemen Liga Jerman 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Segera, Harry Kane dan Menuju Trofi Liga Pertama dalam Kariernya!
Bundesliga 3 Maret 2025, 11:15
-
Arsenal dan Chelsea Incar Benjamin Sesko, RB Leipzig Terancam Jual Pemain
Bundesliga 2 Maret 2025, 15:45
-
Minat Lama Bersemi Lagi: Bayern Munchen Kembali Memburu Hakan Calhanoglu
Bundesliga 2 Maret 2025, 00:02
LATEST UPDATE
-
Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 4 Juli 2026, 14:00
-
Cristiano Ronaldo: Spanyol? Siapa Takut!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 13:00
-
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026, 5-8 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 11:05
-
Inilah 16 Tim yang Bakal Bertarung di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:52
-
Man of the Match Kolombia vs Ghana: Luis Diaz
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:41
-
Lionel Messi Sanjung Habis Cape Verde: Mereka Sungguh Luar Biasa!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:40
-
Man of the Match Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:03
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR