
Bola.net - Pertandingan tanpa penonton yang digelar Bundesliga untuk memulai kembali kompetisi di masa pasca-pandemi ini mungkin membuat beberapa pemain kehilangan sebagian semangatnya untuk bermain.
Namun ada hikmah tersendiri bagi para penikmat Bundesliga di luar Jerman, termasuk kita di Indonesia, yaitu hampir semua kata atau kalimat yang diucapkan oleh para pemain dan staf kepelatihan di pinggir lapangan jadi terdengar jelas.
Ingin tahu apa arti dari kata-kata yang diteriakkan Erling Haaland, Robert Lewandowski, dan Timo Werner selama pertandingan tersebut?
Kami menuju tepi lapangan untuk menyekolahkanmu dari A(bseits) sampai Z(eit) tentang semua yang dikatakan –dan diteriakkan- para pemain dan pelatih sepanjang 90 menit pertandingan Bundesliga yang bergelora sehingga kamu bisa menjadi penggemar Fussball paling otentik. Komm schon!
Abseits!

Terjemahan: Offside!
Kapan digunakan: Saat pemain lawan menerima umpan dari rekan satu tim, dengan keadaan pemain tersebut berada mendahului pemain paling belakangmu dan hanya menyisakan penjaga gawang untuk ditaklukkan.
Paling efektif bila dikombinasikan dengan lengan yang terangkat dan pandangan putus asa atau memohon ke asisten wasit yang diikuti gerakan “Naikkan benderamu!”. Yang menggunakan: Bek tengah yang sudah menua, terutama saat harus berhadapan dengan penyerang bermesin jet seperti Timo Werner dari RB Leipzig.
Elfer!

Terjemahan: Penalti!
Variasi: Elfmeter (harfiah: “11 meter!” Mengacu pada jarak dalam satuan metrik untuk 12 yard
antara garis gawang dan titik penalti.)
Kapan digunakan: Ketika striker bintang tim Anda wajahnya mencicipi rumput setelah hadangan telat lawan, atau saat pemain lawan mendadak menjadi Michael Jordan di tengah jalannya pertandingan dengan melakukan blok terhadap sepakan terarah striker andalan.
Peringatan: sebaiknya dilakukan tanpa menyemprotkan seteguk minuman favorit ke TV layar datar kesayanganmu. Yang menggunakan: Setiap pemain tim yang menyerang dan staf pelatih.
Gut gehalten!

Terjemahan: Penyelamatan bagus!
Kapan digunakan: Saat kipermu melakukan lompatan seperti lumba-lumba untuk menepis tembakan yang mengarah ke sudut atas gawang. Dapat disertai tepuk tangan atau –jika kamu berada di atas lapangan- tos atau tepukan di punggung untuk sang malaikat penyelamat bersarung tangan.
Yang menggunakan: Siapa pun yang menonton atau bermain satu tim dengan Manuel Neuer, Yann Sommer, Peter Gulasci, Lukas Hradecky, dan pahlawan-pahlawan lainnya di bawah mistar gawang.
Mensch!
Terjemahan: Sial! (harfiah: “Manusia!”.)
Variasi: *X?%#! (Bagian ini tidak lulus sensor.)
Kapan digunakan: Dapat diterapkan secara bebas dan digunakan dengan fleksibel dalam situasi apa pun, terutama di saat kesalahan mencolok telah dibuat oleh tim kamu. Di lain hal bisa juga untuk tetap mempertahankan suasana “kekeluargaan.”
Yang menggunakan: Pemain depan/gelandang/bek yang baru saja melewatkan peluang emas atau “Elfer” (lihat di atas) bisa juga para penggemar yang frustrasi dengan penampilan tim mereka atau atas keputusan wasit apa pun yang bertentangan dengan tim.
Zeit!
Terjemahan: Pas!
Kapan digunakan: Ketika kamu baru saja melesatkan umpan terobosan tak terduga yang membahagiakan rekan setim, pelatih, staff, presiden klub dan para penggemar.
Yang menggunakan: Bek tengah pengalir bola – contoh: Mats Hummels, Jerome Boateng, Matthias Ginter, atau Dayot Upamecano.
(Bundesliga)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Bintang Borussia Dortmund yang Digaet dengan Harga Murah
Editorial 15 Juni 2020, 15:53
-
4 Impor Termahal dari Bundesliga di Premier League
Editorial 15 Juni 2020, 15:08
-
Yuk Mengenal Istilah-Istilah Sepak Bola dalam Bahasa Jerman
Bundesliga 15 Juni 2020, 15:02
-
Florian Wirtz dan Para Pencetak Gol Termuda di Sejarah Bundesliga
Bundesliga 15 Juni 2020, 14:55
-
Bayern Munchen Menang Tipis Atas Monchengladbach
Galeri 15 Juni 2020, 12:58
LATEST UPDATE
-
Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 13:16
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR