
Bola.net - Noni Madueke menunjukkan dua versi berbeda dalam satu musim bersama Arsenal. Penampilannya di Premier League masih jauh dari harapan, tetapi di Liga Champions ia berubah menjadi mesin gol baru The Gunners. Kontras performa ini memunculkan banyak tanda tanya.
Di kompetisi domestik, winger 23 tahun itu kesulitan menembus tim inti. Ia masih berada di bawah bayang-bayang Bukayo Saka dan belum mampu menyumbang gol maupun assist. Situasinya memicu perdebatan soal efektivitas transfernya.
Namun, keadaan berbalik total di Liga Champions. Madueke tampil eksplosif, mencetak tiga gol dalam tiga laga awal. Ia menjadi figur kunci dalam skema Mikel Arteta dan memberikan bukti nyata kualitasnya sebagai winger top.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Madueke Kesulitan di Premier League, Tapi Menyela di Liga Champions
Kebuntuan Madueke di Premier League menjadi sorotan utama. Minim menit bermain membuat ritmenya tidak stabil, sementara tingginya standar permainan Saka membuat peluang untuk tampil sebagai starter sangat terbatas.
Namun panggung Eropa menghadirkan cerita berbeda. Madueke menjadi salah satu pemain paling menentukan bagi Arsenal di Liga Champions.
Dua golnya dalam kemenangan 3-0 atas Club Brugge pada matchday ke-6 menjadi bukti. Salah satunya bahkan tercipta melalui tembakan spektakuler dari jarak 20 yard, menegaskan kualitas individual yang ia miliki.
"Gol yang luar biasa. Jika Anda berbicara tentang kualitas individu dan momen-momen ajaib, itulah dia," kata Arteta dikutip dari BBC Sport.
Madueke Menjawab Keraguan

Perjalanan Madueke musim ini tidak mudah. Transfer senilai £48,5 juta yang sempat dipertanyakan mulai mendapat pembenaran lewat performa impresifnya di Eropa.
Setelah cedera lutut pada September dan absen sekitar satu bulan, ia kembali pada akhir November dan langsung mencetak gol pertamanya untuk Arsenal saat menghadapi Bayern Munchen di Liga Champions.
"Saya pikir minimal yang perlu saya berikan kepada tim saya adalah ancaman," kata Madueke kepada TNT Sports setelah kemenangan atas Club Brugge.
"Jelas mencoba mencetak gol dan menjadi seberpengaruh mungkin, itu adalah level selanjutnya yang perlu saya capai dalam hal menjadi penentu secara konsisten untuk klub dan negara. Saya pikir saya bisa mencapai level itu," tegasnya.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Liga Champions 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Kesuksesan Ganda Gabriel Martinelli Usai Laga Club Brugge vs Arsenal di Liga Champions
- Efek Absennya Kylian Mbappe: Dorongan Psikologis untuk Manchester City
- Pemain Real Madrid Tetap Dukung Xabi Alonso 100 Persen Meski Dikalahkan Man City
- Xabi Alonso Merasa Masih Didukung Pemain Real Madrid Meski Kalah dari Manchester City
- Kalah dari Manchester City, Apakah Xabi Alonso Akan Dipecat Real Madrid?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Gila di Liga Champions: 51 Gol dari 50 Starter!
Liga Champions 11 Desember 2025, 23:40
-
2 Pemain Real Madrid Jadi Sasaran Ketidakpuasan Publik Santiago Bernabeu
Liga Champions 11 Desember 2025, 17:00
-
Ruang Ganti Bicara: Pemain Real Madrid Kompak Dukung Xabi Alonso di Tengah Tren Negatif
Liga Spanyol 11 Desember 2025, 16:48
-
Man City Masih Harus Lebih Baik Lagi Walau Sudah Permalukan Real Madrid
Liga Champions 11 Desember 2025, 16:26
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lazio vs AC Milan: Gustav Isaksen
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:51
-
Luka Modric Siap Mengabdi di AC Milan Hingga 2027?
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:00
-
Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan
Liga Italia 16 Maret 2026, 03:54
-
Man of the Match Barcelona vs Sevilla: Raphinha
Liga Spanyol 16 Maret 2026, 02:48
-
Man of the Match Man United vs Aston Villa: Bruno Fernandes
Liga Inggris 16 Maret 2026, 02:31
-
Man of the Match Liverpool vs Tottenham: Richarlison
Liga Inggris 16 Maret 2026, 01:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54

























KOMENTAR