Bola.net - - Barcelona terbukti bukan lawan yang sepadan untuk Liverpool. Raksasa Premier League tersebut babak belur saat berkunjung ke markas Barcelona.
The Reds takluk dengan skor telak 0-3 dari Barca pada leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB. Pertandingan tersebut digelar di Camp Nou.
Luis Suarez membuka skor untuk Barca pada babak pertama. Lionel Messi kemudian memborong dua gol pada babak kedua.
The Reds sejatinya punya peluang untuk mencetak gol pada pertandingan. Sayangnya, tidak ada yang berhasil memaksa Marc-Andre Ter Stegen untuk memungut bola dari gawangnya.
Hasil ini membuat Liverpool harus berjuang sangat keras untuk membalikkan keadaan di Anfield. Sementara itu, Barcelona hanya tinggal selangkah lagi ke final.
Berikut ini tiga alasan mengapa Liverpool kalah dari Barcelona seperti dilansir Sportskeeda.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Liverpool Merindukan Kehadiran Firmino

Roberto Firmino mungkin kalah bersinar dari Mohamed Salah tahun lalu dan Sadio Mane tahun ini, tetapi kontribusinya sangat besar. Pemain Brasil itu bisa membuat rekan-rekannya bermain lepas di depan.
Dia juga kreator utama dalam serangan Liverpool dengan pergerakan dan operannya, tetapi sayangnya, The Reds sangat merindukannya di pertandingan paling penting sejauh musim ini. Firmino mengalami cedera paha pada akhir pekan kemarin dan hanya cukup fit untuk memulai dari bangku cadangan.
Mane dan Salah keduanya memulai sebagai striker dengan dukungan Giorginio Wijnaldum. Komposisi itu memiliki keseimbangan karena keduanya kesulitan membuat dampak. Baik Mane dan Salah harus melebar untuk mendapat bola, sebelum berusaha keras mengalahkan kawalan pemain belakang lawan.
Setelah masuk menggantikan Wijnaldum, kontribusi Firmino langsung terlihat. Ia nyaris mencetak gol setelah tendangannya dari dalam kotak penalti diblok dua bek Barca tepat di garis gawang. Sementara rebound Salah ke arah gawang yang sudah kosong malah mengenai mistar gawang.
Kehadiran Firmino bisa membuat Liverpool lebih mengancam. Ia mngkin bisa membantu menyelamatkan Liverpool di pertandingan leg kedua karena saat ini sudah terlambat.
Visi dan Teknik Messi

Messi sangat suka bermain melawan tim Inggris. Messi membuat perbedaan melawan Liverpool dan mencetak brace dari tiga tim Inggris di Liga Champions musim ini saja.
Messi memainkan peran penting dalam gol kedua Barca. Pemain Argentina sempat mengecoh beberapa pemain Liverpool sebelum Luis Suarez melepas tembakan yang membentur mistar. Messi kemudian dengan cepat merebut bola muntah dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang yang kosong.
Gol kedua Messi dicetaknya lewat tendangan bebas. La Pulga memang sangat ahli dalam tendangan bebas. Messi mengeksekusi tendangan bebas dari jarak yang cukup jauh dari kotak penalti Liverpool. Tembakannya melengkung indah ke pojok kiri gawang Alisson Becker dan memperdayai kiper termahal kedua di dunia itu.
Liverpool Tidak Beruntung

Liverpool sejatinya punya banyak peluang tetapi sangat disayangkan mereka tidak bisa mencetak gol. The Reds bisa mengacak-acak beberapa bagian di lini belakang Barcelona tetapi mereka sepertinya dijauhi keberuntungan.
James Milner menciptakan dua peluang tetapi bisa digagalkan Marc-Andre Ter Stegan. Begitu pun dengan Sadio Mane. Tinggal berhadapan dengan kiper Jerman itu, tendangan kaki kanan pemain Senegal itu masih melenceng di atas mistar gawang
Mohamed Salah juga membuang peluang emas untuk mencetak gol setelah sepakan kaki kanannya hanya membentur tiang gawang. Itu mungkin kesempatan terbaik bagi Liverpool untuk mencetak gol tandang.
Jurgen Klopp dan kawan-kawan hanya kurang beruntung. Tidak ada yang berjalan dengan bagus meskipun mereka sudah melakukan yang terbaik.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Allegri Yakin Gol Ke-600 Messi Akan Melecut Motivasi Ronaldo
Liga Italia 2 Mei 2019, 23:36
-
Suarez Tak Akan Dapat Sambutan Hangat Ketika Balik ke Anfield
Liga Champions 2 Mei 2019, 22:23
-
Kovac Selalu Setia Pada Messi untuk Urusan Ballon d'Or
Liga Champions 2 Mei 2019, 21:28
-
Van Dijk Lega Tak Harus Duel Dengan Messi Tiap Musim
Liga Champions 2 Mei 2019, 20:48
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR