
Bola.net - PSG kembali membuktikan dominasinya di Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar Liga Champions usai menundukkan Arsenal melalui drama adu penalti. Pertandingan final yang berlangsung di Budapest berakhir imbang 1-1 selama 120 menit sebelum PSG memastikan kemenangan dari titik putih.
Arsenal sebenarnya memulai laga dengan sempurna. Baru lima menit pertandingan berjalan, Kai Havertz sukses membawa The Gunners unggul dan membuat ribuan pendukung mereka bermimpi mengangkat trofi Liga Champions untuk pertama kalinya.
Namun PSG menunjukkan mental juara. Tim asuhan Luis Enrique mampu bangkit dan menyamakan kedudukan melalui penalti setelah Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan di kotak terlarang. Meski kedua tim sama-sama menciptakan peluang sepanjang pertandingan, skor tidak berubah hingga babak tambahan usai.
Di balik jalannya laga yang ketat, terdapat sejumlah duel individu yang sangat memengaruhi hasil akhir pertandingan. Berikut tiga pertarungan penting yang menjadi penentu nasib final Liga Champions musim ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Cristhian Mosquera vs Khvicha Kvaratskhelia

Salah satu duel yang paling menentukan terjadi di sisi kanan pertahanan Arsenal. Absennya Jurrien Timber dari susunan pemain inti membuat Mikel Arteta memberikan tanggung jawab besar kepada Cristhian Mosquera.
Pada babak pertama, bek asal Spanyol tersebut tampil cukup solid dalam meredam pergerakan Kvaratskhelia. Namun performanya mulai menurun drastis setelah turun minum.
Puncaknya terjadi ketika Mosquera melakukan pelanggaran ceroboh terhadap winger asal Georgia itu di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih dan memberikan kesempatan emas bagi PSG untuk menyamakan skor.
Situasi semakin buruk karena Mosquera sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning. Ia bahkan dianggap beruntung tidak menerima kartu merah sebelum akhirnya ditarik keluar tak lama setelah insiden penalti tersebut. Final ini menjadi malam yang sulit dilupakan bagi sang bek muda Arsenal.
Declan Rice vs Vitinha

Pertarungan di lini tengah mempertemukan dua pemain yang dalam beberapa bulan terakhir kerap disebut sebagai kandidat peraih Ballon d'Or.
Vitinha tampil luar biasa sebagai otak permainan PSG. Gelandang Portugal itu mendikte tempo pertandingan, mengalirkan bola dengan tenang, dan menjadi pemain dengan jumlah umpan terbanyak sepanjang laga.
Di sisi lain, Declan Rice menunjukkan karakter petarung yang selama ini menjadi identitas Arsenal. Mantan kapten West Ham tersebut bekerja tanpa lelah untuk memutus serangan lawan sekaligus menjaga keseimbangan timnya.
Meski Vitinha lebih dominan dalam penguasaan bola, Rice tetap memberikan kontribusi besar lewat kerja kerasnya di lapangan tengah. Tanpa performa impresif Rice, Arsenal kemungkinan akan kesulitan menahan tekanan PSG yang terus meningkat sepanjang pertandingan.
Kai Havertz vs Marquinhos

Duel antara Kai Havertz dan Marquinhos langsung menjadi sorotan sejak menit-menit awal laga. Havertz memanfaatkan kesalahan fatal Marquinhos saat melakukan sapuan bola yang tidak sempurna.
Kesalahan tersebut membuka ruang bagi penyerang Jerman itu untuk berlari bebas menuju gawang sebelum menyelesaikan peluang dengan tenang dan membawa Arsenal unggul cepat.
Namun setelah gol tersebut, Marquinhos perlahan mampu memperbaiki performanya. Bek sekaligus kapten PSG itu tampil lebih disiplin dan sukses membatasi ruang gerak Havertz sepanjang sisa pertandingan.
Havertz juga kesulitan mendapatkan keuntungan dari duel-duel udara dan bola panjang yang terus diarahkan ke lini depan Arsenal. Menjelang akhir waktu normal, pemain berusia 27 tahun itu bahkan bergeser ke peran yang lebih dalam sebagai gelandang serang di belakang Viktor Gyokeres setelah Martin Odegaard ditarik keluar.
Meski sempat menjadi pembeda di awal pertandingan, pengaruh Havertz perlahan meredup seiring meningkatnya kontrol PSG atas jalannya laga. Pada akhirnya, ketangguhan lini belakang PSG dan dominasi mereka di babak adu penalti menjadi faktor utama yang memastikan trofi kembali jatuh ke tangan klub asal Prancis tersebut.
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
No Arsenal, No PSG! Marcus Rashford Hanya Mau Barcelona!
Liga Spanyol 1 Juni 2026, 17:18
-
Ditinggal Vlahovic, Juventus Pilih Balikan dengan Striker Ini?
Liga Italia 1 Juni 2026, 16:27
LATEST UPDATE
-
Ditinggal Zirkzee, MU Impor Striker Baru dari Spanyol?
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 19:30
-
Kabar Terbaru Joshua Zirkzee: Jadi Gabung Fiorentina Gak Sih?
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 19:00
-
Link Streaming Chelsea vs Brighton di Liga Inggris, Minggu 30 Agustus 2026
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 18:58
-
Bye AC Milan! Santiago Gimenez Segera Tuntaskan Kepindahan ke FC Porto
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 18:30
-
Julian Alvarez Susah, Arsenal Coba Bajak Marcus Rashford?
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 18:00
-
Cari Bek Kiri Baru, MU Kejar Mantan Pemain Chelsea Ini?
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 17:30
-
Emiliano Martinez Siap Bantu Chelsea Raih Tsunami Trofi!
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 17:00
-
Edan! Manchester City Tawar Cody Gakpo 100 Juta Euro!
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 16:20
-
Resmi! Chelsea Umumkan Transfer Emiliano Martinez dari Aston Villa
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 16:01
-
Live Streaming Cagliari vs Inter Hari Ini, 31 Agustus 2026
Liga Italia 30 Agustus 2026, 14:35
-
Live Streaming Chelsea vs Brighton Hari Ini, 30 Agustus 2026
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 14:13
-
Live Streaming Real Madrid vs Malaga Hari Ini, 30 Agustus 2026
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 13:48
-
Live Streaming Man United vs Ipswich Town Hari Ini, 30 Agustus 2026
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 13:13
-
Barcelona dan Misi Nirbobol ke-3 Beruntun di La Liga
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 12:11
-
Raphinha Lagi-Lagi Jadi 'Juru Selamat' Barcelona
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 11:36
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

























KOMENTAR