
Bola.net - Borussia Monchengladbach akan menjalankan matchday keduanya di Liga Champions Grup B dengan menjamu Real Madrid, Rabu (28/10/20) dini hari. Baik Monchengladbach maupun Real Madrid masih belum mendapatkan kemenangan pertamanya di Grup B.
Namun, Borussia Monchengladbach lebih meyakinkan karena mampu menyulitkan Inter Milan di matchday dan meraih hasil seri. Sedangkan lawannya, Real Madrid malah dipecundangi Shakhtar Donetsk di kandang sendiri.
Borussia Monchengladbach juga patut percaya diri untuk laga ini, karena dua punggawanya Jonas Hofmann dan Florian Neuhaus tampil memukau belakangan ini. Keduanya tentu bisa menjadi pembeda di laga ini dan semakin memperburuk kondisi El Real di Liga Champions.
Bukan hanya dua nama tersebut, Monchengladbach pun memiliki komposisi skuad bernuansa timnas Jerman yang juga siap menggulingkan Real Madrid. Selain komposisi skuadnya yang siap mengejutkan Liga Champions, Monchengladbach setidaknya memiliki alasan lain untuk menang di laga ini.
Dilansir situs resmi Bundesliga, Borussia Monchengladbach memiliki lima alasan untuk bisa mengalahkan El Real. Apa saja alasan tersebut? berikut ulasannya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
1. Hofmann Sedang Panas

Ancaman terbesar Real Madrid di laga ini adalah Jonas Hofmann, yang selalu berkontribusi dalam bentuk gol maupun assists untuk Monchengladbach di lima laga terakhirnya. Jonas Hofmann memiliki segalanya untuk mampu tampil menjadi pembeda di setiap laga.
Hofmann juga merupakan pemain yang bisa memanfaatkan betul kemampuan rekannya. Marcus Thuram, Alassane Plea dan Embolo tentu tidak perlu khawatir dengan tugasnya di lini depan.
Hal yang ditunjukkan berkat catatan mentereng Jonas Hofmann yang kini memiliki rataan gol dan assists yang sangat baik. Hofmann memiliki rataan menciptakan assists maupun gol di setiap 77 menit pertandingan.
2. Neuhaus Masternya Passing

Hofmann memang sedang menggila, namun Monchengladbach tidak hanya perlu mengandalkannya, karena ada Florian Neuhaus. Pemain ini bisa mengontrol permainan dari lini tengah yang begitu dikuasainya.
Pemain berusia 23 tahun ini menjadi harapan cerah untuk sepak bola Jerman berkat bakatnya yang telah ditunjukkan di usia mudanya. Bersama arahan Marco Rose, Neuhaus semakin menjadi sosok yang begitu penting untuk tim.
Dari tujuh laganya, Neuhaus telah memberikan dua gol dan dua assists. Paling menonjol tentu raihan akurasi passingnya yang kini mencapai 87 persen di Bundesliga. Sebagai penyeimbang lini tengah pun Neuhaus memiliki rataan intersep 1.8 di setiap pertandingannya.
3. Rotasi Rose vs Zidane yang under-fire

Marco Rose memiliki andalan dalam diri Hofmann dan Neuhaus yang siap tampil on fire di laga ini. Keduanya baru saja menjadi pembeda di pertandingan melawan Mainz sebelumnya dan stamina yang masih banyak tentunya karena hanya tampil sebagai pengganti di laga tersebut.
Marco Rose juga merupakan pelatih dengan pembacaan situasi yang sangat baik, dan mampu menyimpan energi pemain-pemainnya. Tercatat Marco Rose telah membuat lima perubahan pada timnya yang mampu membawa timnya membawa timnya memaksakan hasil imbang.
Hal yang tidak bisa diberikan Zinedine Zidane di Real Madrid untuk laga ini. Terakhir, Zidane telah mengeluarkan kekuatan terbaiknya untuk meraih kemenangan atas Barcelona.
Pertandingan tersebut tentu sangat menguras energi pemain-pemain terbaiknya. Ditambah laga melawan Monchengladbach akan menjadi laga ketiga El Real dalam kurun waktu tujuh hari.
4. Magis Borussia Park

Borussia Monchengladbach bisa kembali memaksimalkan keuntungannya bermain di Borussia Park. Salah satu hal terbaik paling menonjol yang dimiliki Monchengladbach adalah catatan laga kandangnya yang menjadi terbaik kedua di Bundesliga musim lalu.
Real Madrid tentu memiliki tugas yang sangat menyulitkan, mengingat musim lalu Monchengladbach mendapatkan 38 poin dari Borussia Park. Di stadion tersebut, Monchengladbach mampu memenangkan 12 pertandingan, seri dua kali dan kalah tiga kali.
Hal yang berlanjut hingga musim ini, yang membawa Borussia Monchengladbach belum kalah dari dua laga kandangnya.
5. Gladbach Menyukai Tantangan Besar

Matchday pertama Monchengladbach menghadapi raksasa Italia, Inter Milan dan mampu tampil menyulitkan meskipun bertandang ke Italia. Jauh sebelum itu, Monchengladbach faktanya selalu mengejutkan untuk laga-laga besar.
Musim lalu, AS Roma yang menjadi unggulan digulungnya di Liga Europa dengan skor agregat 3-2. Di Liga Champions pelatih beken macam Pep Guardiola pun pernah merasakan sulitnya menjatuhkan mental tempur Gladbach.
Manchester City yang diasuhnya hanya mampu bermain imbang di kandangnya di Liga Champions musim 2016/17. Sedangkan di Bundesliga, Monchengladbach menjadi satu dari tiga tim yang mampu meraih poin penuh ketika bersua dengan Bayern Munchen asuhan Hansi Flick.
Sumber: Bundesliga
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Baca Juga:
- 9 Pemain Jerman yang Pernah Bermain di Real Madrid, Salah Satunya Toni Kroos
- 5 Kegiatan 'Seru' Mekanik Yamaha Selama Valentino Rossi Absen Karena Covid-19
- 5 Pemain Kunci Borussia Monchengladbach yang Bisa Bikin Malu Real Madrid
- Termasuk Messi dan Dybala, Ini Pencetak Gol Terbanyak pada Laga Juventus vs Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nganggur Di Real Madrid, Man City Siap Selamatkan Karir Isco
Liga Spanyol 27 Oktober 2020, 21:50
-
Real Madrid Belum Move On dari Pemain Napoli Ini
Liga Spanyol 27 Oktober 2020, 18:40
-
5 Alasan Borussia Monchengladbach Bakal Kalahkan Real Madrid
Liga Champions 27 Oktober 2020, 18:19
-
9 Pemain Jerman yang Pernah Bermain di Real Madrid, Salah Satunya Toni Kroos
Liga Champions 27 Oktober 2020, 15:16
-
5 Pemain Kunci Borussia Monchengladbach yang Bisa Bikin Malu Real Madrid
Bundesliga 27 Oktober 2020, 14:37
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Como: Sudah Kalah, Juve Dicemooh Suporternya Sendiri Pula
Liga Italia 22 Februari 2026, 07:05
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Osasuna: Lini Belakang Jadi Sumber Bencana!
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 06:58
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR