
Bola.net - Chelsea berhasil menjuarai UEFA Supercup dengan menundukkan perlawanan Villarreal lewat babak adu penalti, Windsor Park, Kamis (12/8/2021) dini hari WIB.
The Blues unggul lebih dahulu di babak pertama, Villarreal bisa menyamakan kedudukan di babak kedua. Skor 1-1 imbang selama 120 menit.
Laga kemudian dilanjutkan ke adu penalti dan Chelsea berhasil keluar jadi pemenang dengan skor 6-5. Kepa Arrizabalaga menepis dua tendangan lawan untuk jadi pahlawan kemenangan The Blues.
Thomas Tuchel mengaku puas dengan kemenangan ini. Namun, dia juga mengakui risiko kelelahan yang kini harus dihadapi timnya.
Setidaknya ada 5 pelajaran berharga dari kemenangan Chelsea kali ini. Apa saja sih?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Chelsea dipaksa siap main 120 menit

Tuchel mengakui bahwa timnya belum siap bermain penuh, apalagi selama 120 menit. Dia mengambil risiko besar untuk laga ini.
Sebelumnya Tuchel dan tim pelatihnya menimbang apakah sebaiknya laga ini digunakan untuk rotasi tim atau menurunkan tim terbaik untuk berjuang meraih trofi.
Pelatih Jerman ini memilih opsi kedua, dan dia tidak menyangka timnya harus bermain selama 120 menit. Terlihat para pemain tidak siap dan kelelahan, meski akhirnya menang adu penalti.
Menang karena komposisi skuad

Dalam duel seimbang selama 120 menit plus adu penalti, pemenangn seringkali ditentukan oleh kualitas pemain. Tuchel punya itu dalam tim Chelsea yang sekarang.
The Blues mendominasi pertandingan dengan pemain-pemain terbaik mereka. Ziyech bermain sangat baik sebelum ditarik keluar karena cedera.
Lalu, di babak adu penalti, Chelsea bisa menang karena memiliki Kepa yang terbukti lebih jago dalam menahan tendangan penalti lawan.
Ziyech jadi korban

Ziyech seharusnya jadi pahlawan dengan gol pembukanya di menit ke-27, sayangnya dia harus ditarik keluar lebih cepat. Bintang Maroko ini harus ditarik keluar menjelang akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-43.
Ziyech tampak kesakitan setelah salah jatuh dalam skema tendangan sudut, dia memegangi bahunya. Lalu di babak kedua dia terlihat duduk di bench Chelsea dengan menggunakan sling untuk menyangga lengannya.
Diduga Ziyech mengalami dislokasi bahu, cedera yang cukup merepotkan. Tentunya cedera ini jadi pukulan besar baginya, mengingat performa Ziyech di pramusim sejauh ini sudah sangat baik.
Kepa jago penalti

Villarreal sudah bermain baik, tapi kali ini laga ditentukan oleh performa Kepa Arrizabalaga di babak adu penalti.
Kepa baru bermain di menit ke-119, artinya jelas bahwa dia disiapkan untuk adu penalti. Keputusan ini sudah dipertimbangkan oleh Tuchel dan tim pelatihnya.
Kepa diyakini punya persentase menggagalkan penalti yang lebih baik dan hal itu terbukti tepat. Dia menepis dua penalti Villarreal untuk menuntun Chelsea jadi juara.
Risiko kelelahan

Memulai musim dengan satu trofi jelas sangat menguntungkan untuk mental para pemain. Masalahnya, pertandingan selama 120 menit tersebut juga menguras fisik skuad Chelsea yang belum siap.
Mereka masih menjalani pramusim, tidak seharusnya bermain penuh dan intens selama 120 menit. Tentu laga ini akan membawa konsekuensi.
Tuchel sendiri mengakui timnya akan menghadapi risiko besar, terlebih karena mereka hanya punya dua hari istirahat sebelum pertandingan berikutnya vs Cyrstal Palace, Sabtu (14/8/2021) nanti.
Sumber: Bola
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Hore! Romelu Lukaku Sudah Tiba di London, Segera Resmi jadi Pemain Chelsea
- Eks Liverpool Ini Bisa Bantu Chelsea Mendapatkan Jules Kounde, Caranya?
- Chelsea Terima Tawaran AS Roma Buat Tammy Abraham, Harganya Oke Juga
- Jadon Sancho Debut di Manchester United Akhir Pekan Ini?
- Terungkap, Xavi Mengaku Pernah Menolak Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Bek Baru, Real Madrid Sosor Pemain Chelsea Ini?
Liga Inggris 12 Agustus 2021, 19:00
-
Monchi: Jules Kounde Gabung Chelsea?
Liga Inggris 12 Agustus 2021, 16:20
-
5 Fakta Trevoh Chalobah, Bintang Chelsea pada Piala Super Eropa 2021
Liga Champions 12 Agustus 2021, 13:37
-
Plot Twist! Tammy Abraham Impikan Transfer ke Arsenal
Liga Inggris 12 Agustus 2021, 11:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR