
Bola.net - Real Madrid menemukan sumber ancaman baru dari sisi kanan permainan mereka. Dalam kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid pada semifinal Supercopa de Espana, Jumat (9/1/2025) dini hari WIB, kombinasi Federico Valverde dan Rodrygo tampil menentukan.
Valverde mencetak gol pembuka lewat tendangan bebas, sementara Rodrygo memastikan kemenangan Madrid dengan gol keduanya. Keduanya sama-sama beroperasi di sisi kanan, area yang kini justru menjadi jalur paling berbahaya dalam skema permainan Madrid.
Kemenangan ini bukan sekadar mengantar Real Madrid ke final. Laga tersebut juga menjadi penegasan bahwa perubahan peran di sisi kanan mulai membuahkan hasil nyata.
Valverde, Bek Kanan yang Menyerang

Dalam beberapa pekan terakhir, Valverde lebih sering ditempatkan sebagai bek kanan. Namun, perannya jauh dari bek kanan konvensional. Ia diberi kebebasan naik, masuk ke half-space, bahkan muncul di area tembak.
Mobilitas dan agresivitas Valverde membuat Madrid mampu mengalirkan bola lebih cepat saat transisi. Ketika Madrid kehilangan bola, Valverde menjadi penutup ruang pertama. Saat bola direbut kembali, ia langsung berubah menjadi motor serangan.
Gol tendangan bebasnya ke gawang Atletico menjadi simbol kepercayaan yang diberikan pelatih kepada pemain asal Uruguay tersebut.
Rodrygo Menemukan Ruang Ideal

Di depan Valverde, Rodrygo mendapatkan peran yang lebih jelas sebagai winger kanan. Ia tidak lagi terlalu sering berpindah sisi, sehingga fokus pada eksploitasi ruang antara bek dan gelandang lawan.
Kecepatan akselerasi dan pergerakan diagonal Rodrygo membuat pertahanan Atletico beberapa kali terlambat bereaksi. Gol yang ia cetak di babak kedua lahir dari skema sederhana, tetapi efektif: pergerakan cepat, sentuhan minimal, dan penyelesaian tepat sasaran.
Kombinasi ini terasa signifikan karena Rodrygo sebelumnya sempat dikritik akibat inkonsistensi performa. Laga Supercopa memberi sinyal bahwa kepercayaan diri sang winger mulai kembali.
Efek Domino dari Perubahan Taktik
Kombinasi Valverde dan Rodrygo juga memberi efek domino ke area lain. Ketika sisi kanan aktif, lawan terdorong menggeser blok pertahanan, membuka ruang bagi pemain Madrid lain di tengah.
Pelatih Xabi Alonso menilai kontribusi Valverde bukan hanya soal gol. Ia menyebut energi dan keberanian Valverde untuk mengambil risiko sebagai elemen penting dalam keseimbangan tim.
Pendekatan ini membuat Madrid tak lagi terlalu bergantung pada serangan dari sisi kiri, yang selama ini menjadi jalur utama mereka.
Masih Ada Trent Alexander-Arnold
Menariknya, solusi Madrid ini hadir di tengah absennya profil bek kanan kreatif seperti Trent Alexander Arnold, yang saat ini masih menepi karena cedera.
Jika Trent dikenal lewat akurasi crossing dan distribusi bola dari area dalam, Valverde menawarkan pendekatan berbeda. Ia lebih vertikal, lebih agresif, dan lebih sering menusuk ke kotak penalti.
Laga semifinal Supercopa de Espana menunjukkan bahwa sisi kanan Real Madrid bukan lagi area eksperimen. Valverde dan Rodrygo menjadikannya senjata nyata, terutama dalam pertandingan besar.
Jika konsistensi dan kebugaran tetap terjaga, kombinasi ini berpotensi menjadi pembeda Madrid dalam perebutan trofi musim ini.
Final Supercopa melawan Barcelona akan menjadi ujian berikutnya, sekaligus panggung untuk melihat apakah senjata baru ini benar-benar siap dipertahankan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
-
Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 21:10
-
Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026, 20:25
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR