Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!

Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Pemain Real Madrid, Federico Valverde, merayakan gol dalam pertandingan semifinal Piala Super Spanyol melawan Atletico Madrid, Jumat (9/1/2026). (c) AP Photo/Altaf Qadri

Bola.net - Real Madrid menemukan sumber ancaman baru dari sisi kanan permainan mereka. Dalam kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid pada semifinal Supercopa de Espana, Jumat (9/1/2025) dini hari WIB, kombinasi Federico Valverde dan Rodrygo tampil menentukan.

Valverde mencetak gol pembuka lewat tendangan bebas, sementara Rodrygo memastikan kemenangan Madrid dengan gol keduanya. Keduanya sama-sama beroperasi di sisi kanan, area yang kini justru menjadi jalur paling berbahaya dalam skema permainan Madrid.

Kemenangan ini bukan sekadar mengantar Real Madrid ke final. Laga tersebut juga menjadi penegasan bahwa perubahan peran di sisi kanan mulai membuahkan hasil nyata.

1 dari 4 halaman

Valverde, Bek Kanan yang Menyerang

Pemain Real Madrid, Federico Valverde (depan), merayakan gol pada laga semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana antara Atletico Madrid vs Madrid, 8 Januari 2026 (c) AP Photo/Altaf Qadri

Pemain Real Madrid, Federico Valverde (depan), merayakan gol pada laga semifinal Piala Super Spanyol/Supercopa de Espana antara Atletico Madrid vs Madrid, 8 Januari 2026 (c) AP Photo/Altaf Qadri

Dalam beberapa pekan terakhir, Valverde lebih sering ditempatkan sebagai bek kanan. Namun, perannya jauh dari bek kanan konvensional. Ia diberi kebebasan naik, masuk ke half-space, bahkan muncul di area tembak.

Mobilitas dan agresivitas Valverde membuat Madrid mampu mengalirkan bola lebih cepat saat transisi. Ketika Madrid kehilangan bola, Valverde menjadi penutup ruang pertama. Saat bola direbut kembali, ia langsung berubah menjadi motor serangan.

Gol tendangan bebasnya ke gawang Atletico menjadi simbol kepercayaan yang diberikan pelatih kepada pemain asal Uruguay tersebut.

2 dari 4 halaman

Rodrygo Menemukan Ruang Ideal

Penyerang Real Madrid, Rodrygo saat melawan Atletico Madrid di Piala Super Spanyol 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Penyerang Real Madrid, Rodrygo saat melawan Atletico Madrid di Piala Super Spanyol 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Di depan Valverde, Rodrygo mendapatkan peran yang lebih jelas sebagai winger kanan. Ia tidak lagi terlalu sering berpindah sisi, sehingga fokus pada eksploitasi ruang antara bek dan gelandang lawan.

Kecepatan akselerasi dan pergerakan diagonal Rodrygo membuat pertahanan Atletico beberapa kali terlambat bereaksi. Gol yang ia cetak di babak kedua lahir dari skema sederhana, tetapi efektif: pergerakan cepat, sentuhan minimal, dan penyelesaian tepat sasaran.

Kombinasi ini terasa signifikan karena Rodrygo sebelumnya sempat dikritik akibat inkonsistensi performa. Laga Supercopa memberi sinyal bahwa kepercayaan diri sang winger mulai kembali.

3 dari 4 halaman

Efek Domino dari Perubahan Taktik

Kombinasi Valverde dan Rodrygo juga memberi efek domino ke area lain. Ketika sisi kanan aktif, lawan terdorong menggeser blok pertahanan, membuka ruang bagi pemain Madrid lain di tengah.

Pelatih Xabi Alonso menilai kontribusi Valverde bukan hanya soal gol. Ia menyebut energi dan keberanian Valverde untuk mengambil risiko sebagai elemen penting dalam keseimbangan tim.

Pendekatan ini membuat Madrid tak lagi terlalu bergantung pada serangan dari sisi kiri, yang selama ini menjadi jalur utama mereka.

4 dari 4 halaman

Masih Ada Trent Alexander-Arnold

Menariknya, solusi Madrid ini hadir di tengah absennya profil bek kanan kreatif seperti Trent Alexander Arnold, yang saat ini masih menepi karena cedera.

Jika Trent dikenal lewat akurasi crossing dan distribusi bola dari area dalam, Valverde menawarkan pendekatan berbeda. Ia lebih vertikal, lebih agresif, dan lebih sering menusuk ke kotak penalti.

Laga semifinal Supercopa de Espana menunjukkan bahwa sisi kanan Real Madrid bukan lagi area eksperimen. Valverde dan Rodrygo menjadikannya senjata nyata, terutama dalam pertandingan besar.

Jika konsistensi dan kebugaran tetap terjaga, kombinasi ini berpotensi menjadi pembeda Madrid dalam perebutan trofi musim ini.

Final Supercopa melawan Barcelona akan menjadi ujian berikutnya, sekaligus panggung untuk melihat apakah senjata baru ini benar-benar siap dipertahankan.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL