
Bola.net - Hasil drawing mempertemukan AC Milan dengan Napoli dalam babak perempat final Liga Champions 2022/23. AC Milan tentu ingin menambah trofi Liga Champions mereka menjadi delapan musim ini.
Meskipun punya DNA juara Liga Champions, AC Milan ternyata bukan yang paling favorit di Italia musim ini. Sang lawan, Napoli justru menjadi tim yang lebih diunggulkan untuk lolos ke semifinal Liga Champions
Pakar sepak bola Italia, James Horncastle menyebut Napoli sedikit lebih unggul dibandingkan Rossoneri. Horncastle menjelaskan pendapatnya tersebut berdasarkan pertemuan terakhir kedua tim di Liga Italia musim ini.
“Di satu sisi, Liga Champions memilih Napoli melawan AC Milan. Permainan yang mereka (Napoli) miliki di San Siro sangat fantastis, Napoli unggul dalam hal itu tetapi itu adalah pertandingan yang sangat ketat,” terang Horncastle dikutip dari BBC.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Performa Buruk AC Milan

Meskipun punya sejarah panjang di Liga Champions, Horncastle tidak melihat itu sebagai keuntungan. Horncastle melihat lebih realistis berdasarkan performa kedua tim musim ini.
Bagi Horncastle, Napoli jelas lebih unggul dibandingkan AC Milan yang terpaut 20 poin di table klasemen Liga Italia. Selain itu, Horncastle juga menilai naik turunnya performa para pemain AC Milan berdampak negative terhadap performa tim secara keseluruhan.
“AC Milan mengalami awal yang buruk hingga tahun 2023, mereka harus mengubah sistem, beberapa pemain mereka keluar masuk performa terbaik, mereka tidak mencetak gol semulus yang mereka inginkan, Napoli tidak diragukan lagi favorit untuk ini,” ujar Horncastle.
Momentum Napoli

Di sisi yang lain, Napoli punya sejarah yang tidak bagus di Liga Champions. Lolosnya Napoli ke perempat final Liga Champions bahkan yang pertama kali dalam sejarah klub. Legenda Napoli, Diego Maradona bahkan tidak bisa membawa Napoli berjalan jauh di Liga Champions.
Sejarah baru yang dicatatkan Napoli musim ini tentu menjadi momentum yang sangat bagus. Tim asuhan Luciano Spalletti tentu saja akan bertarung mati-matian untuk mengalahkan AC Milan.
Terlebih lagi, Napoli yang unggul 18 poin di puncak Liga Italia tentu memiliki beban yang lebih ringan. Keunggulan tersebut akan dimanfaatkan Spalletti untuk lebih fokus mengejar trofi Liga Champions musim ini.
“Ini adalah wilayah yang belum dipetakan untuk Napoli karena bahkan ketika mereka memiliki Diego Maradona di tim pada pertengahan 80-an/awal 90-an, mereka tidak pernah mencapai tahap ini.”
“Mereka belum pernah ke perempat final Liga Champions atau Piala Eropa sebelumnya,” tambah Horncastle tentang momentum Napoli.
Klasemen Liga Italia
Sumber: BBC dan Whoscored
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kumpul di Satu Bagan, Tim Italia Diuntungkan?
Liga Champions 17 Maret 2023, 22:44
-
Graham Potter: Everton Dulu, Real Madrid Entaran Aja!
Liga Champions 17 Maret 2023, 22:01
LATEST UPDATE
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR