
Bola.net - Kekalahan pahit harus diterima Real Madrid saat mereka tersingkir dari Liga Champions musim ini. Raksasa Spanyol itu gagal melangkah lebih jauh usai dihentikan Bayern Munchen di babak perempat final.
Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan karena Madrid sempat difavoritkan untuk melaju jauh. Namun, performa inkonsisten membuat mereka akhirnya harus angkat koper lebih cepat.
Kekalahan agregat 6-4 dari Bayern menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Alvaro Arbeloa. Situasi ini memicu banyak kritik, baik dari dalam maupun luar lingkaran klub.
Salah satu suara paling keras datang dari legenda Prancis, Emmanuel Petit. Ia melontarkan kritik tajam yang langsung mengarah ke Kylian Mbappe.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Petit Sentil Ego Mbappe di Ruang Ganti

Emmanuel Petit tidak menahan diri dalam mengomentari situasi yang terjadi di Real Madrid. Ia menilai kehadiran Kylian Mbappe justru membawa dampak negatif bagi keharmonisan tim.
Menurut Petit, perubahan atmosfer di ruang ganti Madrid terasa sejak kedatangan sang bintang. Ia menyebut ada peningkatan sikap individualistis yang merusak keseimbangan tim.
Kritik ini muncul di tengah tekanan besar yang sedang dihadapi Los Blancos. Kekalahan dari Bayern dianggap sebagai momen refleksi bagi klub yang terbiasa berjaya di Eropa.
"Ini bukan sepenuhnya kesalahan Mbappe. Tetapi kedatangannya memenuhi ruang ganti Real Madrid dengan keegoisan. Ini sebuah kegagalan," kritiknya pada RMC, via Goal.
Madrid Dibandingkan Dengan PSG

Petit kemudian membandingkan situasi Real Madrid dengan PSG. Ia menilai klub Paris itu justru berkembang menjadi tim yang lebih solid setelah kepergian Mbappe.
Menurutnya, PSG kini bermain dengan kolektivitas yang jauh lebih baik. Hal ini berbanding terbalik dengan Madrid yang dinilai kehilangan keseimbangan tim.
Perubahan tersebut dianggap sebagai bukti bahwa budaya tim lebih penting daripada sekadar kehadiran bintang besar. Petit melihat PSG kini tampil lebih menyatu di lapangan.
"Waktunya benar-benar tidak menguntungkan baginya. Sejak PSG bermain sebagai sebuah tim, mereka luar biasa. Mereka semua bersatu, seperti jari-jari tangan," tuturnya.
Camavinga Juga Jadi Sorotan Usai Kartu Merah Krusial

Selain Mbappe, Petit juga menyoroti peran Eduardo Camavinga dalam kekalahan Madrid. Ia menilai kartu merah yang diterima gelandang muda itu menjadi titik balik pertandingan.
Camavinga diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua di menit-menit akhir. Keputusan tersebut membuat Madrid kehilangan momentum untuk bangkit.
Petit menganggap pelanggaran yang dilakukan Camavinga sangat merugikan tim. Situasi itu disebutnya sebagai kesalahan fatal yang menghancurkan peluang comeback.
"Jika ada yang harus disalahkan, itu adalah Camavinga. Pelanggarannya sangat fatal. Pada saat itu dalam pertandingan (menit ke-86), kartu merah itu sangat keras, tetapi sayangnya wasit hanya menerapkan aturan. Real selalu bersembunyi di balik kinerja wasit," kritiknya.
Klasemen Liga Champions
(Goal)
Baca Juga:
- Real Madrid Punya Deadline 30 Juli untuk Aktifkan Klausul Buyback Winger Incaran Barcelona
- Menjajaki Peluang Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid
- Rashford Tak Pasti, Barcelona Siapkan 4 Opsi Pengganti
- Bayern Munchen Kudeta Real Madrid sebagai Klub Nomor Satu di Peringkat UEFA
- Eduardo Camavinga Minta Maaf untuk Insiden Kartu Merah
- Gagal Total di Eropa, Real Madrid Siap Rombak Besar-Besaran?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR