
Bola.net - Bayern Munchen membawa misi besar saat menjamu PSG di leg kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Setelah kalah 4-5 di Paris, tim asuhan Vincent Kompany harus membalikkan keadaan di depan pendukung sendiri.
Bek Bayern, Jonathan Tah memastikan timnya siap menghadapi tekanan tinggi dari PSG. Ia percaya atmosfer kandang akan memberi dorongan tambahan dalam laga penentuan ini.
Leg pertama semifinal Liga Champions menjadi salah satu pertandingan paling dramatis musim ini. Sembilan gol tercipta dan menunjukkan tajamnya lini serang kedua tim, sekaligus menyisakan catatan bagi lini belakang Bayern.
Menjelang laga, Tah menekankan pentingnya detail kecil di lapangan. Konsentrasi sejak menit awal dinilai menjadi kunci untuk meredam pergerakan cepat lawan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kunci Hadapi Pergerakan Cair PSG

PSG dikenal dengan mobilitas tinggi di lini depan. Pergerakan tanpa bola mereka kerap membuat pertahanan lawan kehilangan bentuk.
Tah menilai disiplin posisi saja tidak cukup. Bayern perlu tampil lebih agresif dan kuat dalam duel untuk memutus aliran serangan.
Pendekatan fisik menjadi penting untuk menguasai bola kedua. Dengan cara itu, tekanan PSG bisa dikurangi sejak lini tengah.
"Mereka bergerak begitu banyak, sama seperti kami. Hal yang paling penting adalah kami harus agresif dan melakukan tekel. Kami perlu memenangkan duel dan bola kedua," ujar Jonathan Tah.
"Kami akan mencoba bermain lebih baik lagi, menciptakan lebih banyak peluang, dan meminimalisir peluang lawan. Maka laga ini pasti akan menjadi sebuah tontonan menarik," tambahnya.
Optimisme Bayern

Di leg pertama di Parc des Princes, Bayern sempat berada dalam posisi sulit. Penalti di akhir babak pertama mengubah momentum pertandingan.
Meski begitu, respons di babak kedua memberi harapan baru. Bayern mampu bangkit dan menekan balik tuan rumah dengan intensitas tinggi.
Semangat tersebut kini menjadi modal penting menjelang laga penentuan. Tim merasa mereka punya kapasitas untuk membalikkan keadaan.
"Yah, Vincent Kompany tidak berada di ruang ganti saat turun minum. Kami kebobolan penalti sesaat sebelum jeda, setelah itu mereka unggul. Jelas itu bukan perasaan yang baik, padahal kami punya periode bagus sebelumnya. Awal babak kedua memang sulit, tetapi cara kami bangkit memberikan keyakinan bahwa kami bisa melakukannya," tutur Tah.
Soliditas Pertahanan dan Gairah Bermain

Perdebatan soal komposisi lini belakang Bayern terus muncul. Namun, Tah menegaskan performa tim tidak bergantung pada satu nama.
Ia menilai semua pemain memahami perannya masing-masing. Fokus utama adalah menjaga organisasi tim tetap solid sepanjang pertandingan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menikmati permainan. Menurutnya, keseimbangan antara fokus dan gairah akan membantu tim tampil maksimal.
"Rasanya tidak peduli siapa yang berada di lapangan, pertahanan kami selalu melakukan pekerjaannya. Kita tidak seharusnya fokus pada hal yang mungkin sesekali tidak berjalan. Semua orang tahu perannya dan berkonsentrasi pada hal itu," tegasnya.
"Saya sangat menantikan pertandingan ini. Kami memang lebih tegang dan fokus, tetapi itu tertutup oleh kegembiraan, terutama setelah leg pertama. Penting bagi saya untuk tidak lupa mengapa saya mulai bermain sepak bola, yaitu kesenangan dan gairah," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pilih Lawan Arsenal di Final UCL? Bayern Munchen Aja!
Liga Inggris 6 Mei 2026, 21:31
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern vs PSG
Liga Champions 6 Mei 2026, 21:05
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR