
Bola.net - Diego Simeone mengakui keunggulan Arsenal setelah Atletico Madrid tersingkir dari Liga Champions. Kekalahan di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari tadi memastikan langkah mereka terhenti di babak semifinal Liga Champions.
Hasil ini menutup harapan Los Rojiblancos untuk melangkah lebih jauh ke final Liga Champions musim ini. Meski begitu, Simeone menilai timnya sudah memberikan segalanya di lapangan.
Ia tetap tenang usai laga dan menyampaikan kebanggaannya. Menurutnya, performa Atletico telah melampaui ekspektasi banyak pihak.
Arsenal lolos dengan keunggulan agregat setelah duel sengit di leg kedua berakhir 1-0 lewat gol tunggal Bukayo Saka. Usai pertandingan, Simeone pun memberi selamat sekaligus memuji kinerja Mikel Arteta.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pengakuan Atas Kekuatan Arsenal

Simeone menilai Arsenal tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Ia juga menyinggung kegagalan timnya tampil tajam di leg pertama sebagai faktor penentu.
Performa bertahan Atletico sempat membaik, tetapi tekanan lawan akhirnya sulit dibendung. Baginya, hasil ini mencerminkan pentingnya efisiensi di level tertinggi.
"Jika kami tersingkir, itu karena lawan memiliki keunggulan, dimulai dengan sikap klinis mereka di babak pertama. Saya merasa tenang, damai, karena tim telah memberikan segalanya yang mereka miliki," ujar Diego Simeone.
"Kami bisa saja memenangkan pertandingan pertama, tetapi kami tidak se-klinis yang dibutuhkan. Hari ini kami membaik secara defensif di babak pertama namun menawarkan sedikit serangan, di babak kedua kami membaik dan ada situasi yang tidak menguntungkan kami hari ini," tambahnya.
Ogah Salahkan Wasit dan Taktik Lawan

Laga sempat diwarnai protes atas klaim penalti terhadap Antoine Griezmann. Insiden lain yang melibatkan Pubill juga memicu reaksi dari para pemain Atletico.
Namun, Simeone menolak menjadikan keputusan wasit sebagai alasan kekalahan. Ia juga memahami pendekatan Arsenal yang mencoba mengulur waktu di akhir laga.
"Saya tidak akan terpaku pada sesuatu yang sangat mudah dan sederhana seperti pergerakan Griezmann. Kami tetap pada pelanggaran Pubill, kami pikir itu adalah pelanggaran. Tapi saya tidak ingin terpaku pada itu karena saya tidak ingin berlindung di balik apa pun," tegasnya.
"Tidak, itu adalah bagian dari sepak bola, kita semua sadar bahwa dalam menit-menit itu kita semua ingin waktu berlalu cepat. Kerja Arteta sangat bagus dan ia punya kekuatan ekonomi yang bisa mendampinginya," lanjutnya.
Realitas Pahit Atletico Madrid
Atletico kini telah berkembang menjadi klub yang disegani di Eropa. Namun, Simeone menyadari bahwa ekspektasi suporter tetap berujung pada tuntutan trofi.
Ia menilai ambisi besar itu belum selalu sejalan dengan kondisi tim. Secara khusus, ia memuji kontribusi Koke dan Antoine Griezmann sepanjang musim.
"Ini memberikan kenyataan bagi saya, yaitu Atletico sebagai sebuah klub, telah tumbuh pesat dan sekarang diakui di Eropa serta dunia, namun orang-orang ingin menang, tidak cukup bagi mereka hanya sampai ke final," tutur Simeone.
"Saya berterima kasih kepada para pemain karena mereka berkompetisi, kami adalah orang pertama yang ingin menang, tetapi itu tidak cukup bagi kami," tutupnya.
Perjalanan Atletico Madrid di Eropa musim ini pun berakhir di tangan Arsenal. Kini, Simeone dan timnya dituntut segera bangkit untuk menjawab harapan suporter di musim berikutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Spanyol vs Arab Saudi: Mikel Oyarzabal
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:51
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: La Roja Menang Telak 4-0
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:39
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28

























KOMENTAR