
Bola.net - Langkah Barcelona di Liga Champions musim ini harus terhenti. Tim asuhan Hansi Flick tersingkir setelah kalah agregat 2-3 dari Atletico Madrid di perempat final UCL, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal Ademola Lookman di babak pertama jadi pembeda setelah Blaugrana sempat memberikan kejutan cepat di awal laga dengan unggul 2-0. Hasil ini juga memperpanjang catatan buruk Barcelona yang belum mencapai semifinal Eropa dalam tujuh tahun terakhir.
Meski tersingkir, Flick menilai timnya tidak tampil buruk. Ia bahkan menyebut performa Barcelona secara keseluruhan lebih baik dibanding lawan.
Barcelona kini harus segera bangkit. Fokus tim diarahkan ke kompetisi domestik agar kegagalan ini tidak berlarut dan memengaruhi sisa musim.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Penyesalan Flick Soal Hasil Akhir

Flick mengaku hasil akhir tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya dua pertandingan. Menurutnya, para pemain sudah tampil baik sejak awal laga.
Pelatih asal Jerman itu menyoroti dominasi timnya di babak pertama. Namun, satu momen membuat mereka kebobolan dan situasi langsung berubah.
"Jika kita melihat kedua pertandingan, kami layak berada di semifinal. Kami bermain luar biasa di babak pertama, namun gol mereka sungguh tidak terduga," ujar Hansi Flick kepada awak media.
Ia juga menyinggung masalah penyelesaian akhir. Menurut Flick, dominasi tanpa gol tambahan pada akhirnya merugikan tim.
Ambisi Mengunci Gelar Juara La Liga

Setelah tersingkir dari Eropa, Barcelona kini fokus ke La Liga. Flick meminta tim menjaga mentalitas untuk mengamankan gelar.
Barcelona masih memimpin klasemen dengan selisih sembilan poin. Situasi ini dinilai harus dimanfaatkan sebaik mungkin hingga akhir musim.
"Tentu saja kami kecewa, memenangkan Liga Champions adalah mimpi besar bagi semua orang. Kami memiliki tim muda dan kami akan berkembang musim depan," tegas mantan pelatih Bayern Munchen tersebut.
Soal peluang mengunci gelar saat El Clasico, Flick tidak terlalu memikirkannya. Baginya, yang penting adalah memastikan gelar diraih, bukan kapan momen itu terjadi.
Kebanggaan Terhadap Perkembangan Tim Muda
Flick tetap mengapresiasi kerja keras timnya. Ia yakin para pendukung tetap melihat usaha yang sudah ditunjukkan di lapangan.
Dalam laga itu, kartu merah Eric Garcia menjadi salah satu momen penting. Namun, Flick memilih tidak membahas keputusan wasit lebih jauh.
"Saya tidak ingin membicarakan hal itu, saya harus menerimanya. Kami akan menganalisis semuanya, tim muda kami akan mengambil langkah maju dari kejadian ini," kata Flick memberikan pembelaan.
Barcelona akan kembali bermain di La Liga pekan depan melawan Celta Vigo di Camp Nou. Mereka butuh kemenangan untuk menjaga peluang tetap di jalur juara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR