
Bola.net - Bek Bayern Munchen, Josip Stanisic, meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Joao Pinheiro setelah timnya gagal melaju ke final Liga Champions usai bermain imbang 1-1 melawan PSG.
Hasil tersebut membuat Bayern tersingkir dengan agregat tipis 5-6, setelah pekan lalu menelan kekalahan 4-5 di kandang PSG.
Berbeda dengan beberapa rekan setimnya yang memilih irit bicara soal wasit, Josip Stanisic justru terang-terangan mengaku bingung dengan sejumlah keputusan yang diambil sepanjang pertandingan.
“Sejujurnya saya tidak mengerti apa yang dia lakukan. Saya pikir dia sendiri sedikit kewalahan,” ujar Josip Stanisic usai laga.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Wasit Bukan Alasan Kalah

Meski demikian, Stanisic tidak sepenuhnya menyalahkan pengadil lapangan atas kegagalan Bayern menjaga asa di kompetisi elite Eropa tersebut. Menurutnya, performa tim secara keseluruhan memang belum cukup baik untuk mengalahkan PSG.
“Pada akhirnya wasit bukan alasan kami gagal menang hari ini. Kami memang tidak pantas lolos. Pelatih mengatakan kami sudah sangat dekat, tetapi memang belum waktunya,” lanjutnya.
Pernyataan itu menggambarkan kekecewaan mendalam kubu Bayern yang kembali harus mengakhiri perjalanan mereka sebelum mencapai partai puncak. Padahal, raksasa Bundesliga tersebut datang dengan ambisi besar untuk kembali merebut trofi Liga Champions.
Target Juara Liga Champions Musim Depan

Di sisi lain, Josip Stanisic juga menegaskan bahwa target Bayern tidak berubah untuk musim depan. Klub asal Jerman itu tetap membidik gelar juara Eropa sebagai prioritas utama.
“Kami akan kembali musim depan dengan tujuan yang sama, yakni memenangkan Liga Champions,” tegasnya.
Terlepas dari kontroversi kepemimpinan wasit, banyak pihak menilai PSG memang tampil lebih efektif dan layak melangkah ke babak berikutnya.
Bayern gagal menunjukkan performa terbaiknya di momen krusial, sementara wakil Prancis mampu memanfaatkan peluang dengan lebih maksimal.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Bracket fase knockout Liga Champions 2025-2026 (c) dok.UEFA
Jangan Lewatkan!
- Wasit Bayern vs PSG Bikin Vincent Kompany Geram: Harusnya Ada Kartu Merah dan Penalti
- Sesumbar Luis Enrique Usai Singkirkan Bayern Munchen: PSG Tak Punya Tandingan di Eropa
- Arsenal Siapkan Parade Juara, tapi Terancam Batal jika Musim Berakhir Tanpa Trofi
- PSG di Ambang Dinasti Baru Eropa, Arsenal Hadapi Misi Nyaris Mustahil di Final Liga Champions
- PSG vs Arsenal: The Gunners Ditantang Tampil Sempurna di Final Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR