Bola.net - - Mantan bintang Premier League, Paul Merson, mengagumi penampilan Tottenham Hotspur pada babak perempat final Liga Champions musim 2018/19. Bukan hanya ke semifinal, Paul Merson menilai Spurs sudah layak melaju ke final.
Spurs memainkan laga perempat final melawan Manchester City dengan epik. Mereka memang kalah dengan skor 4-3 pada laga leg kedua yang digelar di Stadion Etihad. Namun, Spurs tetap lolos karena menang 1-0 pada leg pertama.
Secara agregat, kedua tim bermain imbang 4-4. Namun, The Lily White unggul dalam hal produktifitas gol tandang. Spurs pun melaju ke semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak tahun 1962 lalu, saat masih bernama Piala Champions.
Simak ulasan Paul Merson terkait jalannya laga leg kedua di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Layak ke Final
Pertandingan leg kedua antara Man City melawan Spurs berjalan dramatis. Spurs tertinggal pada menit ke-4 dari gol Raheem Sterling. Setelah itu, ada tiga gol dalam durasi empat menit saja. Son Heun-min mencetak dua gol dan Bernardo Silva satu gol. Skor jadi imbang 2-2.
Lewat gol Sterling [21'] dan Sergio Aguero [59'], Man City sempat unggul 4-2. Namun, Spurs belum menyerah dan mencetak gol pada menit ke-72 dari aksi Fernando Llorente. Sterling sempat mencetak gol lagi, namun dianulir setelah melihat VAR. Skor akhir laga 4-3.
"Semua orang di Eropa yang melihat hasil ini pasti akan berkata wow," buka Paul Merson dikutip dari Sky Sports.
"Pada babak kedua, Tottenham tertekan. Mereka bisa saja dengan mudah tunduk dan tersingkir 'tidak mungkin kami keluar dari ini. Kami tertinggal 4-2, usai sudah'. Tapi mereka terus berjalan. Jangan remehkan mereka, ini adalah sepak bola fenomenal."
"Mereka punya banyak peluang untuk melaju ke final. Ajax bagus, tapi jika Tottenham mampu bermain sebagus ini, maka mereka akan terlalu tangguh untuk Ajax," tandas mantan pemain Arsenal tersebut.
Kagumi Pochettino
Paul Merson mengakui jika dia adalah salah satu pengagum berat Mauricio Pochettini, manajer Tottenham. Sebab, manajer asal Argentina tersebut mampu meracik tik yang tangguh meski ada banyak pemain cedera, salah satunya Harry Kane.
"Saya adalah penggemar berat Pochettino dan dia pantas mendapatkannya. Ada banyak pemain cedera, bangku cadangan mereka tidak cukup bagus. Banyak yang bilang Man City tidak beruntung, tapi kita harus memberikan kredit pada Tottenham."
"Tottenham baru saja mengalahkan salah satu tim terbaik di dunia. Mereka telah menyingkirkan Man City pada pertandingan dua leg," tutup Paul Merson.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Kubur Mimpi Man City
Galeri 18 April 2019, 12:22 -
Bermain Fenomenal, Tottenham Dinilai Sudah Layak ke Final
Liga Champions 18 April 2019, 11:56
-
Guardiola Gagal di Liga Champions karena Messi, Mengapa Begitu?
Liga Champions 18 April 2019, 11:28
-
Manchester City Tersingkir Dengan Cara Mengerikan
Liga Champions 18 April 2019, 11:05
-
Singkirkan City, Salah Satu Momen Terbaik dalam karier Llorente
Liga Champions 18 April 2019, 10:45
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR