
Bola.net - - Pelatih Bayern Munchen, Niko Kovac meyakini laga melawan Liverpool di leg pertama 16 besar Liga Champions 2018/19, Rabu (20/2) dini hari WIB nanti akan berjalan sulit. Dia mengakui Liverpool sebagai lawan paling sulit dari semua opsi yang tersedia pada undian beberapa waktu lalu.
Kali ini, Bayern memasuki fase gugur Liga Champions tanpa status favorit. Mereka cukup kesulitan di kompetisi domestik musim ini, yang membuat laju mereka di Liga Champions juga tertahan.
Di sisi lain, Liverpool diunggulkan karena mereka berhasil mencapai final Liga Champions musim lalu. Juga, performa Liverpool musim ini terbilang sangat baik, mereka tampil oke di Premier League, juga di Liga Champions.
Kondisi inilah yang membuat Kovac waspada. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Lawan Paling Sulit
Menurut Kovac, bermain melawan Liverpool di LIga Champions adalah tantangan paling sulit. Dia mengakui kekuatan pasukan Jurgen Klopp tersebut, yang tampil impresif di Premier League dan Liga Champions.
"Saya ingin mengatakannya sekali lagi, besok kami akan bermain melawan tim yang merupakan lawan paling sulit. Jika anda melihat apa yang dilakukan Liverpool di Liga Champions musim lalu, dan apa yang mereka lakukan di Premier League musim ini, anda harus mengakui mereka sebagai lawan paling sulit," tegas Kovac di Sky Sports.
"Lawan-lawan yang lain memang sulit, tapi saya berpendapat bahwa laga besok dan di Munchen akan ditentukan oleh performa pada hari itu."
Respek

Lebih lanjut, Kovac juga tidak mau menyebut salah satu tim sebagai favorit. Menurutnya, Bayern dan Liverpool saling menaruh respek, dan akan memberikan yang terbaik di lapangan.
"Saya tidak tahu apakah ada favorit atau tidak. Liverpool memiliki respek pada kami sebagaimana kami kepada mereka, besok akan jadi kontes olahraga."
"Di Bundesliga, kami bermain melawan dua tim - Dortmund dan Leverkusen - yang memiliki gaya bermain mirip dengan mereka. Namun, laga besok ada di level yang berbeda," tandas dia.
Berita Video
Berita video highlights Piala FA 2018-2019 antara Chelsea melawan Manchester United yang berakhir dengan skor 0-2, Senin (18/2/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dybala Sadar Akan Bahaya yang Bisa Diciptakan Atletico
Liga Champions 19 Februari 2019, 22:48
-
Kemenangan Atas Bayern Bisa Bantu Liverpool Menangi Premier League
Liga Champions 19 Februari 2019, 19:52
-
Bonucci: Ada Ronaldo, Juve Kini Bidik Liga Champions
Liga Champions 19 Februari 2019, 18:51
-
Liverpool Tak Boleh Sampai Kebobolan Saat Jamu Bayern
Liga Champions 19 Februari 2019, 18:32
-
Jika Main Sebagai Bek, Fabinho Diklaim Bakal Dimangsa Lewandowski
Liga Champions 19 Februari 2019, 18:12
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR