
Bola.net - Fakta telak kemenangan Arsenal 4-1 atas Tottenham Hotspur menyisakan pil pahit bagi kubu tuan rumah. Laga Derbi London Utara ini benar-benar menjadi panggung pembuktian supremasi Meriam London di pucuk klasemen Liga Inggris.
Kekalahan menyakitkan ini memukul telak harga diri Spurs tepat di hadapan pendukungnya sendiri. Bahkan, Igor Tudor selaku nakhoda anyar The Lilywhites tak sungkan membeberkan realitas menyesakkan usai peluit panjang berbunyi.
Laga ini awalnya sempat diprediksi bakal menjadi batu sandungan licin bagi pasukan Mikel Arteta. Pergantian tongkat estafet dari Thomas Frank ke tangan Tudor seharusnya membawa tuah kebangkitan bagi kubu tuan rumah.
Harapan manis itu rupanya hancur berkeping-keping oleh gelontoran empat gol dari Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres. Kesenjangan kualitas antara kedua rival sekota ini pun akhirnya dibongkar secara blak-blakan oleh sang manajer asal Kroasia.
Pengakuan Jujur Igor Tudor

Igor Tudor sama sekali tidak mencari kambing hitam atas hasil memalukan yang menimpa tim asuhannya. Ia dengan jantan menerima fakta bahwa skuatnya benar-benar kalah kelas dalam segala aspek permainan.
Waktu persiapan ekstra yang dimilikinya ternyata tidak cukup untuk membendung ledakan energi tim tamu. Jurang pemisah antara kualitas permainan Spurs dan sang pemuncak klasemen terlihat begitu menganga selama sembilan puluh menit penuh.
"Saya merasa sedih karena penampilan kami sungguh tidak cukup baik, dan Arsenal tampil jauh lebih superior," ratap Igor Tudor kepada Sky Sports.
"Pada momen saat ini, terdapat jurang perbedaan yang terlalu besar di antara kedua tim," imbuhnya pasrah.
Tamparan Keras dan Pelajaran Berharga dari Arsenal

Dominasi Arsenal di atas lapangan sukses membuat sistem permainan Tottenham kocar-kacir tanpa ampun. Satu-satunya gol hiburan tuan rumah yang dicetak Kolo Muani pun murni lahir berkat blunder fatal Declan Rice.
Situasi timpang ini menjadi tamparan keras bagi staf pelatih Spurs untuk segera melakukan perombakan mental. Mereka dipaksa menyadari seberapa jauh tertinggal dari standar elite Liga Inggris musim ini.
"Ini menjadi momen yang bagus untuk menunjukkan kepada kami di mana seharusnya level kami berada. Semuanya kini tentang kerja keras, karena kami jelas kesulitan dalam banyak hal," tegas pelatih yang baru mengambil alih kursi panas tersebut.
"Kami telah melakukan persiapan selama empat hingga lima hari, tetapi mereka bergerak lebih cepat dan menunjukkan gairah yang luar biasa," keluh sang juru taktik menceritakan penderitaan timnya.
Kunci Keyakinan Meriam London

Kemenangan krusial ini mengukir rekor manis tersendiri bagi Mikel Arteta dalam sejarah Derbi London Utara. Juru taktik berkebangsaan Spanyol itu sukses membukukan lima kemenangan beruntun atas sang rival abadi.
Tambahan tiga poin ini sekaligus mengokohkan posisi Arsenal di singgasana dengan keunggulan lima angka atas Manchester City. Meski The Citizens masih mengantongi satu laga tunda kontra Crystal Palace, margin poin ini menyuntikkan mentalitas juara yang tak terbendung.
"Mereka jauh lebih kuat, memiliki tenaga berlebih, dan energi yang melimpah. Arsenal memiliki keyakinan yang lebih besar, dan itulah kunci utamanya," puji Tudor secara sportif mengakui ketangguhan lawan.
Ujian konsistensi Arsenal selanjutnya sudah menanti di depan mata pada hari Minggu mendatang. Derbi ibu kota lainnya melawan Chelsea di Emirates Stadium siap menguji kelayakan mereka merengkuh trofi musim ini.
Sementara itu, Manchester City yang terus menguntit di posisi kedua bakal bertandang ke markas Leeds United. Laga sengit di Elland Road tersebut dijadwalkan bergulir tepat dua puluh empat jam sebelum Meriam London berlaga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Arsenal Babat Habis Tottenham, Mikel Arteta Full Senyum
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:25
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR