
Bola.net - Wojciech Szczesny tahu betul apa arti laga besar. Jika namanya tercantum dalam starting XI Barcelona untuk semifinal Liga Champions leg pertama melawan Inter Milan, hanya satu hal yang terlintas di benaknya: deja vu.
Estadi Olimpic Lluis Companys bersiap jadi saksi duel dua kekuatan klasik Eropa pada Kamis, 1 Mei 2025 pukul 02.00 WIB. Di antara gemuruh penonton, Szczesny bakal berdiri sebagai perwakilan dari masa lalu yang belum selesai.
Usianya kini 35 tahun, tapi semangat dan insting penyelamatnya belum pudar. Dan malam ini, dia bakal kembali menghadapi lawan yang dulu kerap membuatnya jatuh bangun di bawah mistar: Inter Milan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Petualangan di Italia yang Membentuk Mental Baja

Petualangan Szczesny di Serie A dimulai bersama AS Roma pada 2015. Saat itu, ia datang dari Arsenal sebagai pemain buangan, tapi di ibu kota Italia, dia menemukan kembali kepercayaan dirinya.
Bersama Roma selama dua musim, Szczesny tampil 72 kali di liga. Dia mencatat clean sheet terbanyak di Serie A musim 2016/17, bukti perannya yang krusial dalam membawa Roma finis kedua.
Dari empat laga kontra Inter bersama Roma, Szczesny mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang. Sisanya, dua kekalahan jadi pelajaran berharga bagi sang kiper.
Dominasi Bersama Juventus: Lebih Dari Sekadar Kiper Pelapis

Pada 2017, Szczesny hijrah ke Juventus dengan status suksesor Gianluigi Buffon. Awalnya hanya pelapis, dia perlahan menggeser legenda hidup Italia itu dari bawah mistar.
Selama tujuh musim bersama Bianconeri, Szczesny mencatatkan delapan kemenangan dari 13 penampilan melawan Inter. Dia juga berhasil menjaga lima clean sheet dari total 17 laga melawan Nerazzurri di Serie A.
Pada musim 2022/23, dia bahkan tampil penuh dalam dua kemenangan atas Inter tanpa kebobolan satu gol pun. Juventus saat itu masih jadi raja defensif dan Szczesny adalah pilar utama di baliknya.
Babak Baru di Catalunya: Comeback Tak Terduga

Setelah memutuskan pensiun pada Agustus 2024, tak banyak yang menyangka Szczesny akan kembali bermain. Namun, cedera panjang Marc-Andre ter Stegen membuka jalan untuk comeback tak terduga di Barcelona.
Debutnya bersama Blaugrana terjadi di ajang Copa del Rey, lalu dilanjutkan dengan performa heroik di Liga Champions. Lawan Benfica, dia menyelamatkan delapan tembakan dalam kondisi 10 vs 11 dan keluar sebagai Man of the Match.
Szczesny kini menjadi andalan di bawah mistar. Hansi Flick bakal mempercayainya penuh di fase krusial ini, dan melawan Inter, pengalaman lamanya jadi senjata tersendiri.
Inter, Musuh yang Tak Pernah Pergi

Sejak hari pertamanya di Italia, Inter adalah nama yang akrab dalam perjalanan Szczesny. Sejak 2015 hingga 2024, dia sudah 17 kali menghadapi mereka di Serie A.
Rekornya? Delapan menang, lima imbang, dan empat kali kalah. Total kebobolan hanya 14 gol dalam 17 laga adalah catatan yang cukup patut diacungi jempol.
Kali ini, Szczesny bakal berdiri lagi di antara dua tiang gawang. Kali ini, bukan hanya untuk menyelamatkan bola, tapi juga untuk menuntaskan cerita yang sudah dimulai sejak satu dekade lalu.
Namun, duel kali ini bukan di Roma atau Turin, melainkan di bawah langit Barcelona. Szczesny bakal mencoba menghentikan Inter untuk ke-18 kalinya—kali ini demi membuka jalan ke final Liga Champions.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deja Vu di Bawah Mistar: Wojciech Szczesny Mengadang Inter Sekali Lagi
Liga Champions 30 April 2025, 08:41
-
Penjelasan Resmi Wasit Soal Anulir Penalti Milan dan Kartu Merah Yildiz
Liga Italia 28 April 2025, 14:34
-
Juventus Menang 2-0 atas Monza, Tudor: Kerja Keras dan Penderitaan!
Liga Italia 28 April 2025, 05:39
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR