Drama Liga Champions: Benfica Lolos ke Play-off UCL Lewat Lubang Jarum Bersama Jose Mourinho

Drama Liga Champions: Benfica Lolos ke Play-off UCL Lewat Lubang Jarum Bersama Jose Mourinho
Selebrasi pelatih Benfica, Jose Mourinho usai laga melawan Real Madrid, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Benfica mencatatkan malam bersejarah saat menjamu Real Madrid di matchday 8 Liga Champions 2025/2026 di Estadio da Luz, Kamis (29/01/2026). Bermain di bawah tekanan besar, wakil Portugal itu sukses meraih kemenangan dramatis yang mengubah nasib mereka di kompetisi elit Eropa.

Laga tersebut sejak awal berjalan intens dengan Benfica tampil ofensif demi mengejar tiga poin. Real Madrid sempat memimpin lebih dulu, namun tuan rumah menunjukkan mental baja untuk terus menekan hingga peluit akhir.

Atmosfer Estadio da Luz semakin bergemuruh ketika gol demi gol tercipta dalam duel penuh drama itu. Benfica akhirnya menutup laga dengan kemenangan yang terasa mustahil sebelum pertandingan dimulai.

Hasil tersebut menjadi kunci yang membuka jalan Benfica ke babak playoff Liga Champions 2025/2026. Jose Mourinho pun kembali mencuri sorotan lewat kepemimpinannya di malam yang menentukan.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 5 halaman

Terpuruk di Klasemen, Benfica Butuh Keajaiban

Pemain Leandro Barreiro merayakan gol keduanya dalam laga Liga Champions melawan Napoli, Kamis, (11/12/2025). (c) AP Photo/Armando Franca

Pemain Leandro Barreiro merayakan gol keduanya dalam laga Liga Champions melawan Napoli, Kamis, (11/12/2025). (c) AP Photo/Armando Franca

Sebelum matchday 8, posisi Benfica di klasemen Liga Champions terbilang mengkhawatirkan. Mereka terpuruk di peringkat ke-29 dengan koleksi enam poin dari tujuh pertandingan.

Enam poin itu didapat Benfica dari dua kemenangan dan lima kekalahan. Produktivitas gol mereka juga rendah dengan hanya mencetak enam gol dan kebobolan 10 kali.

Selisih gol minus empat membuat situasi Benfica semakin rumit jelang laga terakhir. Mereka tidak hanya wajib menang, tetapi juga harus berharap pada hasil tim-tim lain.

Benfica bergantung pada terpelesetnya sejumlah klub seperti Bodo/Glimt, Club Brugge, FC Copenhagen, Napoli, Olympiakos, Athletic Bilbao, AS Monaco, Bayer Leverkusen, Marseille, hingga PSV Eindhoven yang mengemas poin 9, 8, dan 7.

2 dari 5 halaman

Hasil Brugge vs Marseille Sesuai Harapan Benfica

Pemain Marseille merayakan gol ke gawang Bayeux di Coupe de France. (c) OM.fr

Pemain Marseille merayakan gol ke gawang Bayeux di Coupe de France. (c) OM.fr

Keajaiban pertama datang dari Belgia lewat laga Club Brugge kontra Marseille. Marseille memang tampil dominan di pertandingan tersebut.

Namun Club Brugge bermain jauh lebih efisien dalam memanfaatkan peluang. Dari 10 tembakan yang dilepaskan, lima di antaranya tepat sasaran dan tiga berbuah gol.

Gol Brugge dicetak Mamadou Diakhon pada menit keempat, Romeo Vermant pada menit ke-11, dan Aleksandar Stankovic pada menit ke-79. Meski kalah telak, hasil ini sempat membuat Marseille tetap bisa lolos ke babak berikutnya.

Bahkan pihak Club Brugge sempat memberikan ucapan selamat kepada Marseille lewat papan skor stadion, “Selamat atas lolosnya Marseille,” tulis pihak Brugge di papan skor mereka di stadion, via The Sun.

3 dari 5 halaman

Instruksi Mourinho Berbuah Gol

Selebrasi kiper Benfica, Anatoliy Trubin usai mencetak gol ke gawang Real Madrid di Liga Champions. (c) dok.SLBenfica

Selebrasi kiper Benfica, Anatoliy Trubin usai mencetak gol ke gawang Real Madrid di Liga Champions. (c) dok.SLBenfica

Drama sesungguhnya terjadi di Estadio da Luz pada menit-menit akhir pertandingan Benfica melawan Real Madrid. Saat Benfica mendapat tendangan bebas di masa injury time, Jose Mourinho memberikan instruksi yang tak biasa.

Mourinho meminta kiper Anatoly Trubin maju ke kotak penalti Real Madrid. Keputusan berani itu diambil saat Benfica unggul tipis dan membutuhkan gol tambahan.

Instruksi tersebut terbukti krusial dalam hitungan detik. Trubin berhasil menyambut bola hasil tendangan bebas Fredrik Aursnes dan menjebol gawang Thibaut Courtois dengan sundulannya.

Gol pada menit 90+8 itu memastikan kemenangan Benfica sekaligus mengubah peta klasemen secara dramatis. Estadio da Luz pun meledak dalam euforia luar biasa.

Gol Anatoly Trubin membawa Benfica unggul selisih gol atas Marseille meski keduanya sama-sama mengoleksi sembilan poin. Pasukan Roberto de Zerbi mencetak 11 gol dan kebobolan 14 kali dengan selisih minus tiga.

4 dari 5 halaman

Mourinho Rayakan Malam Bersejarah

Pelatih Benfica, Jose Mourinho merayakan kemenangan timnya 4-2 atas Real Madrid di Liga Champions. (c) AP Photo/Armando Franca

Pelatih Benfica, Jose Mourinho merayakan kemenangan timnya 4-2 atas Real Madrid di Liga Champions. (c) AP Photo/Armando Franca

Sementara itu, Benfica mencetak 10 gol dan kebobolan 12 kali sehingga selisih gol mereka minus dua. Keunggulan tipis itu cukup untuk membawa Benfica ke babak play-off.

Usai gol dramatis tersebut, Jose Mourinho meluapkan emosinya di pinggir lapangan. Ia merayakan kemenangan itu dengan penuh semangat bersama para pemain dan suporter.

"Gol yang fantastis, gol bersejarah, gol yang hampir membuat seluruh stadion bergemuruh - dan saya pikir itu sangat pantas untuk kami," kata Mourinho, via BBC.

"Bagi Benfica, mengalahkan Real Madrid adalah sebuah pencapaian luar biasa,” sambung Mourinho.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL