
Bola.net - Cesc Fabregas memiliki mimpi untuk bisa tampil di stadion Wembey dalam final Liga Champions musim ini. Lawan yang dia pilih di final nanti adalah klub yang menyingkirkan Barcelona FC musim lalu, Chelsea.
Memori kekalahan menyakitkan dari Chelsea rupanya masih sangat membekas di benak seorang Fabregas. Namun mantan pemain Arsenal ini dengan sportif mengakui bahwa Chelsea memang mengalami kemajuan pesat di paruh terakhir musim lalu.
"Bisa mencapai laga final Liga Champions saja sudah hebat, siapa pun lawan yang akan dihadapi. Namun akan terasa lebih hebat jika bisa menghadapi Chelsea. Pasti akan sangat menyenangkan bisa membalas kekalahan kami musim lalu," ungkap Fabregas.
Kekalahan Barca musim lalu itu memang patut disesali oleh para pemainnya. Pada leg kedua di Camp Nou, Chelsea kehilangan Gary Cahill karena cedera. Kemudian John Terry mendapat kartu merah. Barca juga sempat unggul agregat 2-1.
Chelsea bangkit dengan gol indah yang dicetak Ramires beberapa saat sebelum babak pertama usai. Chelsea kemudian bertahan habis-habisan di sisa laga. Anehnya, Chelsea justru bisa mencetak gol kedua lewat Fernando Torres yang lepas dari pengawalan pemain Barca.
Cesc mengatakan bahwa dirinya mengamati perkembangan Chelsea sejak awal musim lalu. Pergantian pelatih di Chelsea disebutnya sebagai titik awal kebangkitan The Blues. Meski gagal menyelamatkan posisi di Liga Premier, Chelsea di bawah asuhan Roberto Di Matteo menjadi semakin kuat dari pekan ke pekan dan berhasil menjadi juara Liga Champions. [initial]
Liga Inggris - Fabregas: Arsenal Akan Juara Bersama Wenger (sun/hsw)
Memori kekalahan menyakitkan dari Chelsea rupanya masih sangat membekas di benak seorang Fabregas. Namun mantan pemain Arsenal ini dengan sportif mengakui bahwa Chelsea memang mengalami kemajuan pesat di paruh terakhir musim lalu.
"Bisa mencapai laga final Liga Champions saja sudah hebat, siapa pun lawan yang akan dihadapi. Namun akan terasa lebih hebat jika bisa menghadapi Chelsea. Pasti akan sangat menyenangkan bisa membalas kekalahan kami musim lalu," ungkap Fabregas.
Kekalahan Barca musim lalu itu memang patut disesali oleh para pemainnya. Pada leg kedua di Camp Nou, Chelsea kehilangan Gary Cahill karena cedera. Kemudian John Terry mendapat kartu merah. Barca juga sempat unggul agregat 2-1.
Chelsea bangkit dengan gol indah yang dicetak Ramires beberapa saat sebelum babak pertama usai. Chelsea kemudian bertahan habis-habisan di sisa laga. Anehnya, Chelsea justru bisa mencetak gol kedua lewat Fernando Torres yang lepas dari pengawalan pemain Barca.
Cesc mengatakan bahwa dirinya mengamati perkembangan Chelsea sejak awal musim lalu. Pergantian pelatih di Chelsea disebutnya sebagai titik awal kebangkitan The Blues. Meski gagal menyelamatkan posisi di Liga Premier, Chelsea di bawah asuhan Roberto Di Matteo menjadi semakin kuat dari pekan ke pekan dan berhasil menjadi juara Liga Champions. [initial]
Liga Inggris - Fabregas: Arsenal Akan Juara Bersama Wenger (sun/hsw)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Llorente Buka Pintu Negosiasi Tahun Depan
Liga Spanyol 17 September 2012, 22:45
-
Fabregas Masih Simpan Dendam Kepada Chelsea
Liga Champions 17 September 2012, 20:52
-
Janji Di Matteo Kepada Sturridge
Liga Inggris 17 September 2012, 19:30
-
Chelsea Ingin Ambil Deulofeu Dari Barcelona
Liga Champions 17 September 2012, 18:00
-
Oscar Tak Sabar Debut di Liga Champions
Liga Champions 17 September 2012, 17:07
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:28
-
Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:25
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:23
-
Jalan Pulang Jose Mourinho ke Real Madrid Semakin Mahal!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR