
Bola.net - Bek kiri andalan Inter Milan, Federico Dimarco, sebut fokus merupakan modal yang baik untuk menjalani laga leg pertama semifinal Liga Champions kontra AC Milan. Dimarco juga berkata bahwa mereka harus bermain dengan kepala dan hati yang baik.
Laga tensi tinggi bertajuk Derby della Madonnina akan tersaji yang mempertemukan dua klub raksasa Italia, yakni AC Milan dan Inter Milan. Keduanya bertemu pada babak semifinal Liga Champions musim 2022/2023 dan akan menjalani laga leg pertama hari Kamis (11/05/2023) dini hari WIB di San Siro.
Sehari jelang laga dimulai, penggawa I Nerazzurri melakukan sesi konferensi pers yang diwakili oleh Federico Dimarco ditemani sang pelatih, Simone Inzaghi. Pemain berusia 25 tahun tersebut menyampaikan beberapa pernyataan terkait kesiapan Inter menghadapi rival sekotanya dini hari nanti.
Lantas, bagaimana komentar lengkap dari sang pemain? Simak penjelasan di bawah.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Menikmati Jalannya Pertandingan
Kepada reporter UEFA, Dimarco tampak tenang ketika ditanyai tentang partai besar yang akan dijalaninya. Bek kiri Nerazzurri tersebut berkata ini merupakan pertandingan yang seru dan akan menikmati tiap menit jalannya pertandingan.
Ia juga tak menampik bahwa I Rossoneri merupakan tim yang besar dan telah mengalahkan tim-tim besar untuk sampai di babak ini. Maka dari itu, Dimarco ingin membuktikan bahwa Inter tak kalah hebatnya.
"Seperti semua laga derby lainnya, ini akan menjadi pertandingan yang hebat. Saya telah mengalami banyak dari mereka dan saya akan bermain di semifinal melawan AC Milan. Saya ingin menikmatinya semaksimal mungkin.”
“Saya pikir AC Milan telah melewati dua babak yang sulit melawan Tottenham dan Napoli. Mereka adalah juara bertahan Italia dan kami akan mencoba untuk membuktikan kepada diri kami sendiri apa yang bisa kami lakukan,” sahut Dimarco dengan penuh percaya diri.
Tak Ingin Melihat Masa Lalu

Dimarco juga disindir mengenai laga 20 tahun lalu yang juga mempersembahkan Derby Milan. Kala itu, skuad Inter harus mengakui keunggulan Paolo Maldini Cs akibat kalah gol tandang.
Dimarco tak ingin membahas lebih lanjut terkait hal tersebut dan akan membuktikan penuh bahwa kini adalah era bagi Nerazzurri untuk bersinar di level tertinggi kompetisi Eropa. Baginya, laga ini bukan sekadar laga semifinal, melainkan adu gengsi antara dua rival abadi.
"Saya tidak ingin berbicara tentang balas dendam karena begitu banyak waktu yang telah berlalu sejak saat itu. Saya berada di San Siro pada tahun 2003 dan membayangkan bahwa saya berada di sana 20 tahun yang lalu dan sekarang bermain di sana, sungguh luar biasa.”
Namun, kami harus fokus pada saat ini dan meraih hasil yang baik. Kami bisa melihat laga ini sebagai sebuah laga semifinal Champions League, namun kami juga menyadari betapa pentingnya laga derby ini. Kami harus menjalani enam hari ke depan dengan fokus pada diri kami sendiri, sebelum pertandingan besok dan leg kedua.”
“Anda membutuhkan kepala dan hati yang baik untuk bermain di laga-laga seperti ini,” tegas pemain Timnas Italia tersebut.
Sumber: UEFA, Sofascore, Transfermarkt
Penulis: Vieri Firdausy Akhlaq (penulis adalah peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Leg 2 Man City vs Madrid di Etihad: Siap-siap Dirujak? Akankah Terjadi Pembantaian?
- Setelah Imbang 1-1 Lawan Manchester City, Bek Real Madrid Menganggap City Tidak Berbahaya
- Pep Guardiola tak Lakukan Pergantian Pemain Lawan Real Madrid
- Roket De Bruyne Jebol Gawang Courtois: Puas Banget Dia, Ada Dendam Pribadi Ya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Nonton Live Streaming Liga Champions: AC Milan vs Inter Milan
Liga Champions 10 Mei 2023, 23:00
LATEST UPDATE
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR