
Bola.net - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengungkapkan bahwa dirinya tidak menerima pesan khusus dari Arsene Wenger menjelang final Liga Champions melawan PSG, SAbtu (30/5/2026) malam WIB. Hal itu disampaikan Arteta dalam konferensi pers resmi di Budapest.
Menurut Arteta, Wenger sengaja menjaga jarak karena menghormati ruang kerja tim pelatih saat ini. Meski tidak berkomunikasi secara langsung, dukungan dari sosok legendaris Arsenal itu tetap dirasakan oleh seluruh elemen klub.
Di sisi lain, banyak mantan pemain Arsenal yang sudah menghubunginya dan memberikan dukungan. Semangat dari mereka menjadi tambahan motivasi bagi The Gunners yang tengah memburu gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Dukungan itu datang pada saat yang tepat. Arsenal kini hanya berjarak satu pertandingan dari kesempatan menorehkan sejarah baru di panggung sepak bola Eropa.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sikap Arsene Wenger

Arteta menilai Wenger selalu menunjukkan sikap hormat terhadap tim yang kini menangani Arsenal. Karena itulah mantan manajer asal Prancis tersebut memilih tidak ikut campur menjelang pertandingan besar ini.
Meski tanpa pesan langsung, Arteta memahami bahwa Wenger tetap mendukung perjuangan Arsenal dari kejauhan. Perasaan itu juga dirasakan banyak orang yang memiliki ikatan kuat dengan klub.
"Tidak, tidak secara langsung karena Anda tahu seperti apa Arsene. Dia tidak ingin mengganggu, tetapi saya tahu bagaimana perasaan kami semua," ungkap Mikel Arteta.
"Saya berbicara dengan banyak mantan pemain yang pernah berada dalam situasi seperti ini dan mereka mendukung kami. Ini adalah kesempatan bagi klub untuk menulis sesuatu yang baru yang belum pernah kami lakukan sebelumnya, dan itulah yang ingin kami capai," lanjut Arteta.
Tekad Membawa Pulang Trofi Juara ke London

Arteta mengaku memiliki gambaran yang mirip dengan saat Arsenal mengejar gelar Premier League. Ia melihat perjalanan tim menuju final sebagai hasil dari proses panjang yang dibangun bersama.
Menurutnya, konsistensi performa para pemain sepanjang kompetisi menjadi alasan utama Arsenal mampu mencapai titik ini. Kini mereka hanya perlu menyelesaikan satu langkah terakhir.
"Dengan cara yang sangat mirip. Saya pikir proses dan perjalanan yang membawa kami sampai ke sini benar-benar luar biasa sebagai sebuah tim," tutur Arteta.
"Kami mendapatkannya melalui cara kami menjalani kompetisi ini di setiap pertandingan, serta kontribusi dan performa para pemain. Besok adalah pertandingan terakhir, dan kami harus memenangkannya serta membawa trofi itu pulang," tambahnya optimistis.
Misi Besar Merebut Takhta dari Tangan Juara Bertahan

Arteta tidak mempersoalkan status PSG sebagai favorit di laga final. Baginya, hal itu wajar karena klub asal Prancis tersebut datang sebagai juara bertahan Liga Champions.
Meski begitu, Arsenal tidak datang ke Budapest hanya untuk menjadi pelengkap. The Gunners membawa ambisi besar untuk mengakhiri dominasi PSG dan merebut trofi yang saat ini berada di tangan lawan mereka.
"Mereka adalah juara bertahan, jadi merekalah tim terakhir yang berhak mengangkat trofi itu," tegas Arteta saat menanggapi status favorit PSG.
"Mereka adalah juaranya saat ini, dan kami datang ke sini untuk merebutnya dari mereka," lanjut sang manajer.
Arsenal kini tinggal menjalani sentuhan akhir dalam persiapan mereka di Budapest. Setelah itu, semua akan ditentukan di lapangan: apakah dukungan para legenda, kerja keras sepanjang musim, dan keyakinan tim cukup untuk membawa pulang trofi Liga Champions pertama ke London Utara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 30 Mei 2026, 22:01
-
Link Live Streaming Final Liga Champions: PSG vs Arsenal
Liga Champions 30 Mei 2026, 21:55
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR