
Bola.net - Laga PSG vs Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025-2026 menghadirkan momen tak biasa dari Virgil van Dijk. Bek sekaligus kapten The Reds itu kembali menunjukkan gerakan khas yang ramai diperbincangkan.
Dalam pertandingan PSG vs Liverpool yang berakhir 0-2 di Parc des Princes, Van Dijk kesulitan menghadapi tekanan tuan rumah. Dominasi Paris Saint-Germain membuat lini belakang Liverpool kerap berada dalam situasi genting.
Gol Desire Doue pada menit ke-11 dan Khvicha Kvaratskhelia di menit ke-65 memastikan kemenangan PSG. Liverpool kini harus mengejar defisit dua gol pada leg kedua di Anfield.
Di tengah hasil buruk tersebut, satu momen dari Van Dijk menarik perhatian publik. Aksi refleksnya saat menghadapi tembakan lawan kembali menjadi bahan pembicaraan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Momen 'Bum Defending' Kembali Terulang
🚨 𝗡𝗘𝗪: Virgil van Dijk has added another pose to the collection! pic.twitter.com/PSsQrQoPqy
— The Touchline | 𝐓 (@TouchlineX) April 8, 2026
Dalam salah satu situasi bertahan, Van Dijk terlihat memalingkan wajah dari arah bola. Alih-alih melakukan blok secara frontal, ia justru berbalik dan menghadapi bola dengan posisi tubuh membelakangi.
Gerakan tersebut langsung ramai dibicarakan di media sosial. Banyak warganet melabeli gerakan ini sebagai “bum defending”. Ini tidak lazim untuk seorang bek top.
Aksi ini bukan kali pertama dilakukan oleh pemain asal Belanda tersebut. Sebelumnya, gerakan serupa juga pernah muncul.
Netizen pun menganggapnya sebagai ciri khas Van Dijk. Namun, dalam konteks laga ini, aksi tersebut dinilai mencerminkan kurangnya respons cepat dalam situasi krusial.
Kritik Terhadap Performa sang Kapten

Selain momen tersebut, performa Van Dijk secara keseluruhan juga mendapat kritik. Ia dinilai gagal memimpin lini belakang dengan baik saat tim berada di bawah tekanan.
Merasa kesal dengan pertahanan yang longgar di sekitarnya saat gol pertama, tetapi ia perlu bertanya mengapa ia selalu membelakangi tembakan.
Setelah mengkritik rekan setimnya di Etihad, sang kapten harusnya memberi contoh di Paris. Ia tidak melakukannya.
Liverpool kini menghadapi tantangan berat untuk membalikkan keadaan. Selain memperbaiki taktik, performa individu para pemain bertahan juga menjadi kunci pada leg kedua.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Taktik 5 Bek Arne Slot saat Liverpool Lawan PSG: Gagal Total!
Liga Champions 9 April 2026, 19:32
-
Hat-trick Man of the Match Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 10:28
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR