
Bola.net - Igor Tudor masih dipercaya menangani Tottenham meski timnya baru saja menelan kekalahan menyakitkan dari Atletico Madrid. Pelatih interim Spurs itu untuk sementara terhindar dari pemecatan.
Pelatih asal Kroasia tersebut baru ditunjuk bulan lalu setelah Tottenham memutuskan berpisah dengan Thomas Frank. Frank sendiri hanya bertahan delapan bulan sebagai pelatih kepala klub London itu.
Saat Tudor datang, Tottenham sebenarnya sudah berada dalam situasi sulit. Kini setelah tiga kekalahan beruntun, posisi Spurs hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.
Awal kepemimpinan Tudor juga tidak berjalan mulus. Tottenham kalah telak 1-4 dari Arsenal pada derby London Utara sebelum kembali tumbang 1-2 dari Fulham.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tottenham Masih Beri Kesempatan kepada Igor Tudor
Tekanan terhadap Tudor semakin besar setelah hasil buruk terus berlanjut. Situasi semakin memburuk saat Tottenham kalah secara mengejutkan di kandang dari Crystal Palace.
Banyak penggemar mulai meragukan keputusan manajemen klub menunjuk Tudor. Kekalahan dari Atletico Madrid di Liga Champions semakin mempertegas kekhawatiran tersebut.
Meski begitu, laporan Sky Sports News menyebut Tottenham belum berencana memecat Tudor. Ia bahkan dijadwalkan tetap menghadiri konferensi pers sebelum laga akhir pekan melawan Liverpool di Anfield.
Masalah Cedera Tambah Beban Tottenham
Tottenham juga harus menghadapi sejumlah masalah pemain jelang pertandingan berikutnya. Bek Micky van de Ven dipastikan absen karena menjalani hukuman larangan bermain.
Sementara itu kondisi Cristian Romero dan Joao Paulinha masih diragukan. Keduanya mengalami benturan kepala pada pertandingan melawan Atletico Madrid.
Situasi tersebut membuat pilihan pemain Tottenham semakin terbatas. Tudor harus memutar otak untuk menyusun tim yang kompetitif.
Keputusan Tudor Soal Kiper Jadi Sorotan
Keputusan Tudor memainkan kiper muda Antonin Kinsky di Liga Champions juga menuai kritik. Debut sang penjaga gawang berlangsung buruk hanya dalam waktu singkat.
Kinsky melakukan dua kesalahan yang berujung gol untuk Atletico Madrid. Gol tersebut dicetak oleh Marcos Llorente dan Julian Alvarez.
Tudor akhirnya menarik keluar Kinsky pada menit ke-17. Keputusan itu langsung memicu banyak perdebatan.
“Dia membuat keputusan yang mungkin menurutnya bisa, pertama, mempertahankan pekerjaannya, atau kedua, menjaga Tottenham Hotspur tetap berada di Premier League dan berharap performa tim akan membaik,” ujar mantan kiper utama Spurs, Paul Robinson.
“Itu adalah keputusan yang sangat egois dari seorang manajer. Jika ditarik ke belakang, saya rasa dia menurunkan Kinsky malam ini karena Guglielmo Vicario bermain buruk.”
Sumber: Metro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Penentu di Laga Madrid vs Man City
Liga Champions 11 Maret 2026, 22:21
-
Khvicha Kvaratskhelia Selalu Tampil Berbeda di Liga Champions Bersama PSG
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:58
-
Joao Pedro Jadi Andalan Chelsea Dalam Duel Kontra PSG di Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:39
LATEST UPDATE
-
Prediksi Espanyol vs Madrid 4 Mei 2026
Liga Spanyol 1 Mei 2026, 07:00
-
Prediksi Inter vs Parma 4 Mei 2026
Liga Italia 1 Mei 2026, 06:00
-
Prediksi Juventus vs Verona 3 Mei 2026
Liga Italia 1 Mei 2026, 05:00
-
Prediksi Man Utd vs Liverpool 3 Mei 2026
Liga Inggris 1 Mei 2026, 04:00
-
Prediksi Sassuolo vs Milan 3 Mei 2026
Liga Italia 1 Mei 2026, 01:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20

























KOMENTAR