
Bola.net - Laga semifinal Liga Champions antara Atletico Madrid dan Arsenal berubah panas di menit-menit akhir akibat keputusan kontroversial wasit. Penalti yang sempat diberikan kepada Arsenal justru dibatalkan setelah tinjauan VAR yang panjang.
Insiden ini terjadi saat pertandingan memasuki 10 menit terakhir, ketika tensi laga sudah berada di titik tertinggi. Keputusan tersebut bukan hanya memicu protes di lapangan, tetapi juga memantik kritik keras setelah peluit akhir dibunyikan.
Momen tersebut kemudian menjadi pusat perhatian, menggeser fokus dari jalannya pertandingan ke perdebatan soal konsistensi penggunaan VAR.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kronologi Insiden Eze vs Hancko

Situasi bermula dari skema serangan rapi Arsenal yang melibatkan beberapa pemain kunci. Umpan akhirnya mengarah kepada Eberechi Eze yang berada di dalam kotak penalti.
Bola sedikit terlalu jauh dari jangkauan Eze, sehingga ia harus berebut dengan bek Atletico, David Hancko. Dalam upaya menguasai bola, Eze lebih dulu menyentuhnya sebelum kontak terjadi.
Kaki Hancko kemudian mengenai kaki Eze, membuat pemain Arsenal itu terjatuh. Setelah sempat menilai situasi, wasit Danny Makkelie menunjuk titik putih, menandakan penalti untuk tim tamu.
Protes Atletico dan Intervensi VAR

Keputusan tersebut langsung memicu reaksi keras dari para pemain Atletico. Hancko menjadi yang paling vokal, bahkan menerima kartu kuning akibat protes berlebihan.
Beberapa pemain lain seperti Koke dan Jan Oblak ikut melayangkan keberatan. Di sisi lapangan, pelatih Diego Simeone berulang kali meminta tinjauan VAR.
Tekanan terus meningkat hingga akhirnya VAR yang dipimpin Dennis Higler meminta Makkelie untuk meninjau ulang insiden di monitor pinggir lapangan.
Keputusan Akhir: Penalti Dibatalkan

Setelah melihat tayangan ulang sebanyak 13 kali dari dua sudut kamera berbeda, Makkelie membuat keputusan mengejutkan. Ia membatalkan penalti yang sebelumnya sudah diberikan.
Keputusan ini diambil setelah proses yang berlangsung sekitar tiga menit lebih. Reaksi pun bermunculan, termasuk dari Eze yang tampak tidak percaya dengan hasil akhir tersebut.
Simeone bahkan terlihat meminta wasit memberikan kartu kepada Eze karena dianggap melakukan simulasi, menambah panas suasana di lapangan.
Reaksi Arteta dan Kritik yang Mencuat
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai keputusan tersebut tidak seharusnya diubah.
“Setelah kembali ke ruang ganti, berbicara dengan para pemain dan melihat insiden penalti itu, saya sangat kecewa dan kesal. Itu bertentangan dengan aturan dan mengubah jalannya pertandingan,” ujar Arteta.
Ia menambahkan bahwa kontak yang terjadi sudah cukup jelas dan tidak pantas dibatalkan setelah ditinjau berulang kali.
“Saya sangat marah. Ada kontak yang jelas. Anda tidak bisa membatalkan keputusan seperti itu setelah melihatnya 13 kali. Di level ini, itu benar-benar tidak bisa diterima,” tegasnya.
Sikap Diego Simeone
Di sisi lain, Simeone memberikan pandangannya terkait beberapa keputusan penalti sepanjang laga. Ia meragukan keabsahan penalti pertama yang didapat Arsenal melalui Viktor Gyokeres.
Ia juga memuji VAR yang dianggap jeli dalam mendeteksi handball Ben White sebelum gol penyeimbang dari Julian Alvarez.
Bagi Simeone, rangkaian keputusan tersebut menunjukkan bahwa pertandingan berjalan penuh dinamika dan interpretasi, terutama dalam situasi krusial di kotak penalti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lagi-Lagi Ada Kontroversi VAR di Liga Champions
Liga Champions 30 April 2026, 23:03
-
Jagoan! Arsenal 13 Laga Tak Terkalahkan di Liga Champions
Liga Champions 30 April 2026, 19:49
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR