
Bola.net - Bek sayap Inter Milan, Denzel Dumfries, menyuarakan keyakinan tinggi jelang laga perdana timnya vs Ajax Amsterdam di Liga Champions, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB. Ia tanpa ragu menyebut Nerazzurri memiliki skuad yang mampu untuk menjadi juara Eropa musim ini.
Pernyataan optimistis ini datang di tengah situasi yang kurang ideal. Inter baru saja menelan dua kekalahan beruntun yang menyakitkan di kompetisi Serie A.
Dumfries mengakui bahwa mood di ruang ganti tim sedang tidak baik-baik saja. Namun, ia menjadikan panggung Liga Champions sebagai momentum sempurna untuk bangkit dari keterpurukan.
Ia menuntut rekan-rekannya untuk segera berbenah dan membuktikan kualitas mereka. Menurutnya, Inter memiliki pengalaman dan karakter yang dibutuhkan untuk kembali ke jalur kemenangan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kondisi Tim Sedang Tidak Baik-baik Saja
Denzel Dumfries tidak menampik bahwa Inter Milan sedang dalam periode yang sulit. Dua kekalahan dari tiga laga terakhir di liga, termasuk dari Juventus, membuat kondisi tim anjlok.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa Liga Champions adalah arena yang sama sekali berbeda. Dengan segudang pengalaman yang dimiliki, ia yakin Inter bertekad untuk kembali menunjukkan kualitas terbaiknya.
"Kami kalah dua dari tiga laga, ini bukan awal yang kami inginkan, tetapi kami punya banyak pengalaman dan ingin kembali tampil baik," ujar Dumfries dalam konferensi pers pralaga.
"Ini adalah kompetisi yang berbeda, kami harus memulai dengan kuat dan semua tergantung pada kami. Kami perlu membuktikan nilai kami," sambungnya.
Masalah Pertahanan Jadi Sorotan Utama
Dumfries secara jujur mengidentifikasi lini pertahanan sebagai salah satu biang keladi performa buruk tim. Ia merasa Inter terlalu mudah kebobolan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Menurutnya, saat melawan Juventus, Inter sebenarnya mampu tampil dominan dari segi permainan. Namun, mereka pada akhirnya harus kalah karena kesalahan-kesalahan kecil yang fatal.
"Jika Anda melihat pertandingan melawan Juventus, kami kebobolan gol terlalu mudah, jadi kami telah mengusahakannya dan mengatakan pada diri sendiri bahwa kami harus berbenah," kata Dumfries.
"Namun, gaya sepak bola kami dominan, kami kalah karena detail. Kami punya pengalaman dan tahu cara untuk bangkit kembali," tegasnya.
Analisis Momen Krusial di Dalam Laga
Lebih jauh, Dumfries memberikan analisisnya terkait rapuhnya pertahanan Inter belakangan ini. Ia menyebut hal itu tidak lepas dari ketidakmampuan tim dalam membaca momen-momen krusial di pertandingan.
Ia kembali mencontohkan laga kontra Juventus di mana Inter unggul dalam penguasaan bola. Akan tetapi, mereka justru kebobolan di waktu-waktu yang salah dan merusak ritme permainan.
"Kami telah berbicara tentang gol-gol yang bersarang di gawang kami, dan bagi saya ini semua tentang apa yang terjadi di dalam laga. Kami bermain sangat baik melawan Juve, contohnya, jika Anda melihat penguasaan bola, kami melakukan apa yang harus kami lakukan," jelasnya.
"Tetapi kami kebobolan gol di waktu yang salah. Semoga kami menjadi lebih baik dalam memahami momen-momen ini di beberapa pertandingan ke depan," harap Dumfries.
Tetap Pede Bisa Juara Liga Champions
Terlepas dari semua masalah yang sedang dihadapi, Dumfries sama sekali tidak menurunkan targetnya di Eropa. Ia dengan lantang menyebut bahwa skuad Inter saat ini punya kapasitas untuk menjuarai Liga Champions.
Ia sadar ini adalah kompetisi yang sangat sulit dan menuntut penampilan sempurna. Oleh karena itu, ia mengajak rekan-rekannya untuk memberikan yang terbaik sejak laga pertama melawan Ajax.
"Kami bermain di Liga Champions untuk menang. Kami punya skuad yang luar biasa, tetapi bagi saya, ini bukan tentang melakukan lebih baik dari tahun lalu," ujar Dumfries.
"Kami adalah klub hebat dan kami bisa memenangkan Liga Champions, tetapi ini adalah kompetisi yang sulit dan kami harus memberikan yang terbaik mulai besok," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Nonton Live Streaming Olympiakos vs Pafos FC - Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 September 2025, 22:47
-
Link Nonton Live Streaming Slavia Praha vs Bodo/Glimt - Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 September 2025, 22:46
-
Rekor Baru! Real Madrid Jadi Raja Penalti Sepanjang Sejarah Liga Champions
Liga Champions 17 September 2025, 22:14
-
Prediksi Starting XI Bayern Munchen vs Chelsea
Liga Champions 17 September 2025, 21:37
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR