
Bola.net - Isu kepergian Pep Guardiola dari Manchester City semakin menguat menjelang akhir musim. Spekulasi ini muncul setelah berbagai laporan menyebutkan adanya kemungkinan perubahan besar di Etihad.
Musim ini menjadi fase penting dalam perjalanan City di bawah asuhan Guardiola. Meski tetap meraih trofi, performa mereka dianggap mulai memasuki era transisi.
Perubahan gaya bermain juga terlihat jelas dalam beberapa pertandingan terakhir. City kini lebih direct dibandingkan pendekatan berbasis penguasaan bola seperti sebelumnya.
Banyak pihak menilai perubahan tersebut sebagai tanda persiapan menuju era baru. Situasi ini membuat nama calon pengganti Guardiola mulai ramai dibicarakan.
Jika benar Guardiola meninggalkan kursi pelatih, City akan menghadapi tantangan besar. Berikut empat kandidat utama yang dinilai mampu menggantikan posisinya.
1. Luis Enrique

Luis Enrique disebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk posisi di Manchester City. Kedekatannya dengan gaya bermain dan filosofi Pep Guardiola membuatnya masuk dalam daftar kandidat potensial.
Enrique pernah bermain bersama Guardiola di Barcelona dan memahami sistem permainan mereka dengan sangat baik. Ia juga pernah melanjutkan estafet kepelatihan di Barcelona B pada 2008.
Dalam satu dekade terakhir, Enrique berkembang menjadi salah satu pelatih paling dihormati di dunia. Kesuksesannya bersama Barcelona, tim nasional Spanyol, dan Paris Saint-Germain semakin menguatkan reputasinya.
Pencapaian terbesar datang saat ia membawa PSG menjuarai Liga Champions. Dengan performa tersebut, ia kini dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
2. Cesc Fabregas

Cesc Fabregas tumbuh dengan mengidolakan Pep Guardiola sejak masih menjadi pemain. Hal itu juga menjelaskan mengapa ia memilih nomor punggung 4 sepanjang kariernya.
Kekagumannya pada Guardiola turut memengaruhi keputusan besar dalam kariernya di masa lalu. Ia bahkan sangat ingin kembali ke Barcelona saat Guardiola masih melatih di Camp Nou.
Sebagai pelatih, Fabregas mulai menunjukkan identitas taktiknya sendiri. Como berkembang dengan gaya permainan berbasis penguasaan bola dan pressing agresif.
Pendekatan tersebut membawa hasil positif bagi Como di Serie A. Klub ini bahkan bersaing untuk tiket Liga Champions dan melaju jauh di Coppa Italia.
3. Vincent Kompany

Vincent Kompany dikenal sebagai salah satu sosok yang paling memahami struktur dan budaya Manchester City. Ia menghabiskan lebih dari satu dekade sebagai kapten dan meraih empat gelar Premier League di klub tersebut.
Dua dari gelar itu datang pada era kepelatihan Pep Guardiola. Hal ini membuatnya dianggap memiliki kedekatan kuat dengan filosofi permainan City modern.
Setelah berkarier sebagai pelatih, Kompany menunjukkan perkembangan signifikan. Ia berhasil membangun reputasi lewat pekerjaannya di Bayern Munich.
Gaya bermain yang ia terapkan dikenal agresif dan menyerang. Performa Bayern di bawahnya membuatnya masuk jajaran kandidat pelatih elite Eropa.
4. Enzo Maresca

Enzo Maresca disebut menjadi salah satu figur yang masuk radar masa depan Manchester City. Hubungannya dengan sistem dan filosofi Pep Guardiola membuatnya tetap dihargai di Etihad Stadium.
Maresca pernah bekerja di akademi City dan kemudian menjadi bagian staf pelatih Guardiola. Pengalaman itu membentuk pendekatan taktiknya yang berbasis penguasaan bola.
Ia dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan kontrol permainan melalui dominasi penguasaan bola. Gaya tersebut membuatnya dianggap sebagai salah satu penerus alami filosofi Guardiola.
Meski sempat meninggalkan Chelsea, reputasinya tetap terjaga di level tinggi. Pengalaman di Premier League dan kesuksesan awal kariernya membuatnya kembali dilirik untuk posisi besar.
Sumber: Sports Illustrated
Baca Juga:
- 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
- Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini Bisa Jadi Pelabuhan Berikutnya
- Xabi Alonso ke Chelsea? Ini 5 Bintang Real Madrid yang Bisa Ikut Hijrah ke Stamford Bridge
- 8 Pemain yang Membeli Klub Sepak Bola: Sergio Ramos Susul Ronaldo dan Messi
- 6 Pemain yang Punya Gelar La Liga Lebih Banyak dari Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lamine Yamal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Premier League: Bournemouth vs Man City
Liga Inggris 19 Mei 2026, 23:58
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Bournemouth vs Man City
Liga Inggris 19 Mei 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR