
Bola.net - Inter Milan akan mengenakan kostum ketiga mereka saat berhadapan dengan PSG di final Liga Champions 2024/2025. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan didasarkan pada pertimbangan teknis dan keyakinan tim.
Sebagai tim "tamu" dalam pertandingan yang akan datang, Inter tidak diizinkan untuk memakai seragam kandang mereka yang berwarna biru-hitam. Hal ini dikarenakan warna tersebut dinilai akan bertabrakan dengan seragam utama PSG.
Para pemain Inter, setelah melalui musyawarah tim, justru memilih kostum ketiga yang berwarna kuning-hitam. Keputusan ini juga didukung oleh catatan positif mereka ketika mengenakan kostum tersebut dalam kompetisi Eropa musim ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Alasan Teknis di Balik Pemilihan Kostum

UEFA telah menetapkan PSG sebagai tim "tuan rumah" dalam final yang akan berlangsung di Munich. Aturan ini mengharuskan Inter, yang berada di sisi kanan bracket turnamen, untuk menggunakan kostum alternatif.
Kostum kedua Inter yang berwarna putih sempat dipertimbangkan, namun tim memutuskan untuk menghindarinya. Pasalnya, mereka justru mengalami kekalahan dari Bayer Leverkusen saat mengenakan kostum putih di fase grup.
"Inter tidak diizinkan memakai kostum utama karena akan bentrok dengan kostum PSG," demikian penjelasan dari laporan resmi UEFA.
Pemain Memilih Kostum Ketiga karena Faktor Keberuntungan

Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport, para pemain Inter sepakat untuk memakai kostum ketiga karena alasan psikologis. Mereka tercatat meraih kemenangan dalam dua pertandingan sebelumnya saat mengenakan seragam kuning-hitam ini.
Kostum ini pernah dipakai ketika Inter mengalahkan Sparta Praha (1-0) dan Feyenoord (2-0). Catatan positif tersebut menumbuhkan keyakinan dalam tim untuk mengulang kesuksesan di final.
"Pemain memilih kostum ketiga secara bulat. Mereka percaya itu membawa hoki," tulis La Gazzetta dello Sport.
Sejarah Kostum Ketiga Inter di Kompetisi Eropa

Ini akan menjadi kali pertama Inter mengenakan kostum ketiga mereka di final Liga Champions. Sebelumnya, mereka selalu menggunakan seragam utama atau kedua dalam enam final Liga Champions yang pernah mereka ikuti.
Namun, Inter pernah memenangkan Piala UEFA pada tahun 1998 dengan mengenakan kostum ketiga saat mengalahkan Lazio 3-0. Fakta ini mungkin menjadi pertimbangan tambahan bagi Simone Inzaghi dan skuadnya.
Football Italia melaporkan bahwa Inter terakhir kali juara di Eropa dengan kostum ketiga adalah pada tahun 1998. Kini, mereka memiliki peluang untuk mengulang sejarah tersebut.
Desain Khusus untuk Final Munich 2025
Kostum ketiga Inter untuk musim ini memiliki desain unik dengan motif simbol kota Milan. Warna kuning-hitam dipadukan dengan tulisan khusus di bagian dada.
Di atas logo klub, terdapat tulisan "FINAL MUNICH 2025 - Munich Football Arena 31 May - Paris Saint-Germain VS FC Internazionale Milano" sebagai penanda momen bersejarah ini.
Pihak klub menyatakan bahwa mereka sengaja mendesain kostum dengan sentuhan istimewa untuk pertandingan paling penting di musim ini.
Jadwal Final Liga Champions
Final UCL 2024/2025
- Pertandingan: PSG vs Inter Milan
- Stadion: Allianz Arena
- Hari: Minggu, 1 Juni 2025
- Kick off: 02:00 WIB
- Siaran langsung: SCTV
- Live streaming: Vidio >>> (((klik di sini)))
Jangan Lewatkan!
- PSG vs Inter Milan: Duel 2 Kota Fashion Simbol Kemewahan dan Keanggunan Eropa
- Revolusi Senyap Luis Enrique: Ubah PSG Jadi Monster Tak Terkalahkan
- Ada yang Beda, Final Liga Champions Kali Ini Adalah Final Impian
- Donnarumma vs Sommer di Final UCL 2025: Siapa Lebih Tangguh?
- Riwayat Pertemuan Luis Enrique vs Inter Milan: Pernah Menang Telak 4-0, Sekarang Bawa Ambisi PSG
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR